Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » DPRD Bekasi Ancam Tutup Batching Plant Bandel, Warga Tegal Danas Siapkan Aksi Turun ke Jalan

DPRD Bekasi Ancam Tutup Batching Plant Bandel, Warga Tegal Danas Siapkan Aksi Turun ke Jalan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Aktivitas truk pengangkut material di kawasan Tegal Danas, Cikarang Pusat. DPRD Kabupaten Bekasi mengancam menutup sementara batching plant yang tetap melanggar aturan operasional.

Aktivitas truk pengangkut material di kawasan Tegal Danas, Cikarang Pusat. DPRD Kabupaten Bekasi mengancam menutup sementara batching plant yang tetap melanggar aturan operasional.

INFO CIKARANG – Kesabaran warga Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, mulai mencapai batas.

Setelah bertahun-tahun mengeluhkan debu pekat, ceceran semen, hingga material beton yang berserakan di jalan, masyarakat kini bersiap menggelar aksi damai sebagai bentuk protes terhadap aktivitas sejumlah perusahaan batching plant.

Rencana aksi tersebut muncul karena warga menilai berbagai keluhan yang telah disampaikan melalui audiensi maupun rapat bersama pemerintah belum menghasilkan perubahan yang signifikan di lapangan.

Di sisi lain, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi turut mengambil langkah tegas dengan memberikan peringatan keras kepada lima perusahaan batching plant yang sebelumnya dipanggil dalam rapat dengar pendapat (RDP).

Perusahaan diminta segera membenahi operasional dan mematuhi standar yang berlaku.

Warga Kampung Kandang Gereng, Desa Hegarmukti, Indra, mengatakan aktivitas kendaraan pengangkut beton masih sering meninggalkan material di badan jalan.

Saat musim kemarau, kondisi tersebut memicu debu yang beterbangan dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Menurutnya, masyarakat sudah mengikuti prosedur dengan menyampaikan aspirasi melalui berbagai jalur. Namun hingga kini mereka belum melihat adanya perbaikan yang benar-benar dirasakan.

Selain warga, para pelaku usaha di sekitar lokasi juga mengaku terkena dampak. Angga, pemilik usaha di kawasan tersebut, mengatakan debu yang terus beterbangan membuat tempat usahanya cepat kotor sehingga harus dibersihkan berkali-kali dalam sehari.

Ia menilai kondisi itu bukan hanya mengurangi kenyamanan pelanggan, tetapi juga memengaruhi aktivitas usaha yang bergantung pada kebersihan lingkungan.

Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Helmy, menegaskan pihaknya tidak akan segan merekomendasikan penutupan sementara apabila perusahaan yang telah dipanggil masih terbukti mengabaikan standar operasional.

Menurut Helmy, DPRD masih menerima laporan dari masyarakat berupa dokumentasi video yang memperlihatkan debu serta material beton yang masih tercecer di jalan akibat aktivitas batching plant.

Laporan tersebut akan menjadi dasar bagi Komisi III untuk mengevaluasi perusahaan mana saja yang belum menjalankan kewajibannya sesuai ketentuan.

Komisi III juga meminta masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan terus melaporkan apabila masih menemukan pelanggaran di lapangan. Hasil pemantauan itu nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah lanjutan terhadap perusahaan.

Saat ini DPRD masih menunggu laporan resmi dari pemerintah kecamatan mengenai perkembangan setelah rapat bersama lima perusahaan batching plant beberapa waktu lalu.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan tidak ada perubahan maupun perbaikan, DPRD menyatakan akan merekomendasikan penghentian sementara kegiatan operasional hingga seluruh kewajiban perusahaan dipenuhi.

Helmy menambahkan, sanksi yang diberikan tidak berhenti pada penutupan sementara. Bila pelanggaran terus berulang, pembekuan izin operasional juga dapat menjadi pilihan sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait rencana aksi warga, DPRD memahami keresahan masyarakat. Namun, pihaknya berharap setiap temuan pelanggaran tetap dilaporkan agar dapat segera ditindaklanjuti melalui mekanisme yang telah disepakati bersama.

Dengan langkah pengawasan tersebut, DPRD berharap persoalan debu, ceceran material, dan dampak lingkungan akibat aktivitas batching plant di kawasan Tegal Danas dapat segera diatasi sehingga keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan warga sekitar dapat lebih terjamin.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas kepolisian saat melakukan penanganan di lokasi kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pengendara motor perempuan di Jalan Urip Sumoharjo, jalur Pantura Lemah Abang, Cikarang Utara, Minggu (21/6/2026) pagi.

    Diduga Hilang Kendali, Pengendara Motor Perempuan Tewas Usai Tabrak Gerbang di Jalur Pantura Lemah Abang

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi. Seorang pengendara sepeda motor perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Urip Sumoharjo, jalur Pantura Lemah Abang, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Yayah Juriah, warga Perumahan Griya […]

  • Petugas damkar Kota Bekasi saat menangani kebakaran sepanjang 2025.

    Kebakaran Jadi Ancaman Laten di Kota Bekasi, Kerugian Capai Rp43,4 Miliar Sepanjang 2025

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ancaman kebakaran masih membayangi Kota Bekasi. Meski jumlah kejadian menunjukkan tren menurun dibandingkan dua tahun sebelumnya, risiko kebakaran belum sepenuhnya dapat ditekan. Sepanjang tahun 2025, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mencatat sebanyak 314 peristiwa kebakaran dengan total kerugian materiil mencapai Rp43,4 miliar. Angka tersebut menegaskan bahwa kebakaran bukan sekadar […]

  • Petugas melakukan proses evakuasi truk kontainer yang terguling di Jalur Pantura Rengasbandung, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, menggunakan alat berat untuk menormalkan arus lalu lintas.

    Truk Kontainer Terguling di Kedungwaringin Bekasi, Pantura Sempat Macet Parah

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Arus lalu lintas di Jalur Pantura Rengasbandung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, sempat mengalami kemacetan panjang pada Kamis pagi (4/6/2026) setelah sebuah truk kontainer bermuatan peti kemas terguling di tengah jalan. Peristiwa tersebut membuat kendaraan dari dua arah, baik dari Cikarang menuju Karawang maupun sebaliknya, tersendat karena sebagian badan jalan tertutup oleh truk […]

  • Asisten Administrasi Umum III Setda Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, memastikan anggaran THR ASN sebesar Rp176 miliar telah disiapkan dan siap dicairkan sesuai regulasi.

    12 Ribu PNS dan 13 Ribu PPPK Bekasi Siap Terima THR, Anggaran Rp176 Miliar Sudah Disiapkan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Menjelang Lebaran 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara siap dicairkan. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp176 miliar untuk lebih dari 25 ribu ASN, terdiri atas pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Anggaran tersebut telah dialokasikan dalam APBD tahun berjalan […]

  • Kementan Tegaskan Banjir Sumatera Tak Ada Hubungannya dengan Cetak Sawah

    Kementan Tegaskan Banjir Sumatera Tak Ada Hubungannya dengan Cetak Sawah

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan bahwa banjir dan tanah longsor di Sumatra bukan akibat cetak sawah. Menurutnya, sawah biasanya dibuat di dataran rendah dengan akses air yang melimpah, bukan di pegunungan atau hutan. “Yang kita cetak di sawah itu daerah yang ada airnya. Kan nggak mungkin bikin sawah di gunung yang kering. […]

  • Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Satu Mushola Roboh di Bojongmangu

    Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Satu Mushola Roboh di Bojongmangu

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi melaporkan, guncangan terasa hampir di seluruh wilayah kabupaten. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 16 km tenggara Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 10 kilometer. Meski […]

expand_less