Modus Pencurian Berkedok Pemulung dan Pengamen Resahkan Warga Serang Baru
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi kewaspadaan warga terhadap modus pencurian berkedok pemulung dan pengamen yang menyasar kendaraan serta peralatan kerja.
INFO CIKARANG – Kasus pencurian dengan berbagai modus kembali meresahkan masyarakat.
Dalam beberapa waktu terakhir, muncul sejumlah laporan aksi kejahatan yang diduga dilakukan oleh oknum yang menyamar sebagai pemulung dan pengamen.
Sasaran mereka beragam, mulai dari kendaraan bermotor hingga barang-barang berharga milik warga.
Belum lama ini, seorang oknum pengamen dilaporkan mencuri kendaraan bermotor milik warga di wilayah Serang Baru.
Aksi tersebut sempat menyita perhatian masyarakat sekitar sebelum akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.
Sementara itu, kejadian serupa kembali terjadi pada malam hari di Desa Serang.
Seorang oknum pemulung diduga mengambil sejumlah perkakas kerja berupa alat las, bor, dan gerinda dari sebuah workshop milik warga.
Pelaku berhasil diamankan oleh petugas Linmas setempat sebelum situasi berkembang lebih jauh.
Rangkaian peristiwa tersebut membuat warga semakin khawatir. Pelaku dinilai memanfaatkan profesi keliling sebagai kamuflase untuk memantau kondisi lingkungan sebelum melancarkan aksinya.
Kehadiran mereka kerap dianggap wajar, padahal diduga sambil mengamati peluang serta tingkat kelengahan warga.
Sejumlah warga menyebut pola kejadian yang muncul memiliki kemiripan. Pelaku biasanya berkeliling terlebih dahulu untuk membaca situasi.
Ketika melihat rumah dalam keadaan sepi, kendaraan tidak menggunakan kunci ganda, atau peralatan kerja diletakkan di tempat terbuka tanpa pengamanan, barang-barang tersebut berisiko langsung menjadi sasaran pencurian.
Waktu kejadian pun dinilai berbeda-beda tergantung modus yang digunakan. Oknum pengamen disebut lebih sering beraksi pada siang hari, terutama saat rumah tampak sepi namun kendaraan masih terparkir di halaman.
Sementara itu, oknum pemulung diduga lebih kerap memanfaatkan malam hari ketika lingkungan cenderung lengang dan pengawasan warga menurun.
Warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem keamanan lingkungan.
Mulai dari memastikan kendaraan dikunci ganda, menyimpan peralatan kerja di tempat aman, hingga mengaktifkan ronda malam dinilai penting untuk meminimalkan potensi tindak kejahatan serupa terulang kembali.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar