Pelaku Kejahatan Seksual Diduga Beraksi Berulang di Cikarang Barat, Aksi Begal Payudara Terekam CCTV
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Kasus begal payudara kembali terjadi di Kabupaten Bekasi, korban melintas di Jalan Nona Merah, Cikarang Barat.
INFO CIKARANG — Aksi pelecehan seksual berupa begal payudara kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi.
Kali ini, seorang perempuan menjadi korban saat melintas di Jalan Nona Merah, Kampung Cibitung, RT 05 RW 06, Kelurahan Telagaasih, Kecamatan Cikarang Barat.
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Berdasarkan rekaman, kejadian berlangsung pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, tak lama setelah waktu salat Subuh.
Saat itu kondisi lingkungan masih relatif sepi. Korban terlihat berjalan kaki seorang diri di jalan lingkungan permukiman warga.
Tiba-tiba, seorang pria datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor.
Pelaku mendekati korban, lalu melakukan aksi pelecehan dengan menyentuh bagian tubuh sensitif sebelum melarikan diri.
Warga Sebut Aksi Serupa Sudah Berulang
Warga setempat, Abdul (45), mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bukan yang pertama kali terjadi di lingkungan itu. Namun, baru kali ini aksi pelaku terekam jelas kamera CCTV.
“Sebetulnya kejadian seperti itu sudah sering. Cuma yang terekam video baru kali ini. Biasanya kejadiannya agak di depan gang sana. Modusnya macam-macam, ada yang begal payudara, ada juga yang menunjukkan alat kelamin,” ujarAbdul.
Menurutnya, korban mayoritas perempuan yang melintas seorang diri saat kondisi jalan masih sepi, terutama pada waktu Subuh.
Ia mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar teriakan minta tolong saat hendak bersiap melaksanakan salat Subuh.
“Waktu itu sudah azan, kondisi jalan lengang. Saya dengar suara minta tolong, pertama agak kencang, kedua sudah pelan karena sambil dikejar. Saya langsung refleks buka kamera dan rekam dari CCTV,” katanya.
Rekaman tersebut kemudian disebarkan ke grup warga dengan harapan pelaku yang diduga masih berkeliaran di sekitar lokasi dapat segera teridentifikasi.
Pelaku Gunakan Motor PCX
Dari pantauan CCTV, pelaku diketahui datang dari arah Jalan Imam Bonjol menggunakan sepeda motor jenis PCX.
Pelaku sempat mengerem seolah hendak putar balik, lalu memperhatikan situasi sekitar sebelum mendekati korban.
“Dia putar balik, pas di depan warung saya, langsung melakukan aksi. Kebetulan tepat di depan kamera, jadi terdokumentasi,” ungkap Asip.
Korban diketahui berjalan seorang diri, dengan jarak beberapa menit di depannya terdapat seorang pria lain.
Wilayah tersebut mayoritas dihuni penghuni kontrakan, sehingga pada waktu Subuh aktivitas warga masih minim dan kondisi jalan relatif sepi.
Asip menyebut warga sudah lama merasa resah akibat aksi pelecehan seksual yang terjadi berulang kali. Bahkan, kondisi tersebut mulai berdampak pada perekonomian warga sekitar.
“Sudah sangat meresahkan. Penghuni kontrakan kalau tahu daerah ini dianggap tidak aman, banyak yang memilih pindah. Otomatis warung-warung kecil seperti saya juga kena dampaknya, jadi sepi,” keluhnya.
Ia berharap aparat keamanan meningkatkan patroli dan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Polisi Selidiki Kasus, CCTV Diamankan
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Engkus Kusnadi, membenarkan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan.
“Betul, piket Reskrim sudah ke TKP, sudah mengecek dan meminta rekaman CCTV. Saat ini kami masih mencari siapa korban yang diremas payudara itu karena kejadiannya di pinggir jalan,” ujar Engkus.
Polisi juga masih berkoordinasi dengan Ketua RT setempat untuk mengidentifikasi korban serta menelusuri kendaraan yang digunakan pelaku.
“Rekaman sudah kami amankan sebagai bahan penyidikan. Diduga pelaku menggunakan motor PCX. Saat ini masih dalam penyelidikan,” tegasnya.
Diketahui, lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk yang dapat dilalui sepeda motor dan berjarak sekitar 200 meter dari jalan raya.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar