Pendaftaran SPMB di Kabupaten Bekasi Dikeluhkan Orang Tua, Sebut Proses Bikin Pening
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 22 Jun 2026
- comment 0 komentar

Pendaftaran PPDB/SPMB SMP Negeri Kabupaten Bekasi melalui aplikasi Bebunge yang diakses secara daring.
Meta Deskripsi:
Pendaftaran SPMB SMP Negeri Kabupaten Bekasi jalur prestasi melalui aplikasi Bebunge dikeluhkan orang tua siswa karena sering mengalami kendala saat unggah berkas. Proses dinilai lambat dan tidak stabil seperti “war tiket konser”.
INFO CIKARANG – Proses Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri di Kabupaten Bekasi melalui jalur prestasi dikeluhkan sejumlah orang tua calon siswa.
Sistem pendaftaran daring melalui aplikasi Bebunge disebut kerap mengalami kendala, terutama saat proses unggah dokumen.
Sejumlah orang tua bahkan mengibaratkan proses tersebut seperti “war tiket konser” karena harus berkali-kali keluar masuk aplikasi agar dokumen dapat terunggah dengan sempurna.
Salah satu orang tua calon siswa, Indah (35), mengaku mengalami kesulitan saat mengunggah berkas berupa rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Meski ukuran file sudah diperkecil sesuai ketentuan, proses unggah tetap berjalan lambat.
“File rapor dan TKA sudah saya resize sampai di bawah 1 MB, tapi pas di-upload loading terus. Lama sekali tidak selesai-selesai,” ujar Indah, Senin (22/6/2026).
Ia menuturkan harus beberapa kali menutup dan membuka kembali aplikasi Bebunge agar proses unggah bisa berhasil.
Kondisi tersebut membuat waktu pendaftaran menjadi lebih lama dari perkiraan awal.
“Rasanya seperti war tiket konser. Bolak-balik buka tutup aplikasi terus. Hampir satu jam baru berhasil,” tambahnya.
Meski sempat mengalami kendala, Indah bersyukur proses pendaftaran akhirnya berhasil diselesaikan.
Saat ini berkas yang diunggahnya telah masuk tahap verifikasi oleh panitia.
“Alhamdulillah sekarang sudah dalam proses verifikasi,” katanya.
Pelaksanaan SPMB SMP Negeri Kabupaten Bekasi tahun 2026 dilakukan secara online melalui aplikasi Bebunge.
Pendaftaran dibuka sesuai jalur masing-masing, yakni jalur Mutasi dan Afirmasi pada 17–18 Juni 2026, jalur Prestasi pada 22–23 Juni 2026, serta jalur Domisili pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Sistem pendaftaran daring ini diterapkan untuk mempermudah akses masyarakat.
Namun, tingginya jumlah pendaftar yang mengakses secara bersamaan diduga menjadi salah satu penyebab gangguan teknis pada aplikasi.
Sejumlah orang tua berharap kendala teknis tersebut segera diperbaiki, terutama menjelang jalur domisili yang diprediksi memiliki jumlah pendaftar lebih tinggi.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar