64.842 Pelajar di Kabupaten Bekasi Belum Rekam e-KTP, Disdukcapil Gencarkan Program Jemput Bola
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 22 Jun 2026
- comment 0 komentar

Petugas Disdukcapil Kabupaten Bekasi melakukan perekaman e-KTP kepada pelajar di salah satu sekolah melalui program jemput bola.
INFO CIKARANG – Sebanyak 64.842 pelajar di Kabupaten Bekasi tercatat belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), meski telah memasuki usia wajib memiliki identitas kependudukan.
Data tersebut mencakup pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga Madrasah Aliyah (MA) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, Carwinda, mengatakan pihaknya terus berupaya mempercepat proses perekaman e-KTP melalui program layanan jemput bola ke sekolah-sekolah.
Menurutnya, kepemilikan e-KTP sangat penting karena menjadi identitas resmi yang dibutuhkan dalam berbagai layanan administrasi, mulai dari pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga layanan publik lainnya.
“Masih ada 64.842 pelajar yang sudah memasuki usia wajib KTP namun belum melakukan perekaman. Karena itu kami terus melakukan percepatan agar mereka segera memiliki identitas kependudukan,” ujar Carwinda.
Untuk mempercepat layanan, Disdukcapil Kabupaten Bekasi secara rutin menggelar perekaman langsung di lingkungan sekolah setiap hari Selasa dan Kamis.
Program ini difokuskan pada sekolah dengan jumlah siswa wajib KTP cukup besar, yakni di atas 100 orang.
Melalui skema tersebut, siswa tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil.
Petugas akan mendatangi sekolah dan melakukan perekaman di lokasi sehingga proses menjadi lebih cepat dan efisien.
“Tim kami dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing tim bertugas di satu sekolah, sehingga dalam satu hari bisa melayani dua lokasi sekaligus. Dalam satu pekan, kami bisa menjangkau empat sekolah,” jelasnya.
Selain mempercepat administrasi kependudukan, program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya dokumen identitas sejak dini.
Disdukcapil Kabupaten Bekasi juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah agar pelaksanaan perekaman berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak siswa yang sudah memasuki usia 17 tahun.
“Kami terus berkoordinasi dengan sekolah agar pelaksanaan berjalan lancar. Harapannya semakin banyak pelajar yang segera memiliki e-KTP,” kata Carwinda.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar