Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pelantikan Meriah, tapi Gaji Nihil: Nasib PPPK Bekasi Jadi Sorotan

Pelantikan Meriah, tapi Gaji Nihil: Nasib PPPK Bekasi Jadi Sorotan

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi PPPK. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Pelantikan massal 9.051 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, yang sempat menuai apresiasi luas, kini menuai sorotan. Ribuan pegawai yang baru saja diangkat tersebut belum menerima haknya secara penuh, baik gaji maupun tunjangan, selama satu hingga dua bulan terakhir.

Seorang PPPK yang turut dilantik mengungkapkan bahwa gaji yang biasanya diterima di awal bulan, untuk bulan April baru cair di pekan terakhir. Sementara itu, hingga memasuki Mei, belum ada tanda-tanda pencairan gaji maupun Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Biasanya honor atau gaji masuk di awal bulan. Tapi April kemarin baru dibayar akhir bulan. Mei ini belum sama sekali. TPP juga belum keluar,” ujar pegawai tersebut.

Sebagai informasi, PPPK di lingkungan Pemkab Bekasi menerima gaji pokok sekitar Rp3 juta per bulan, ditambah TPP sekitar Rp1,5 juta sebagai bentuk penghargaan atas kinerja mereka. Namun, seluruh hak tersebut kini tertunda.

Menurut informasi yang beredar di kalangan internal, keterlambatan ini dipicu oleh proses administrasi yang belum tuntas dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Akibatnya, meskipun anggaran tersedia, pembayaran tidak bisa segera dilakukan.

“Kami dengar bagian keuangan dan kepegawaian sudah siap mencairkan. Tapi dari pihak administrasi dinas belum selesai. Bahkan ada juga yang belum menerima gaji April,” ungkap pegawai yang dilantik pada 26 Maret 2025 itu.

Ironisnya, pelantikan besar-besaran tersebut sempat dianggap sebagai pencapaian positif Pemkab Bekasi. Ribuan tenaga honorer akhirnya mendapat kejelasan status kepegawaian mereka, bahkan pelantikannya dilakukan hanya beberapa hari menjelang Idulfitri 2025. Namun kini, kebahagiaan itu tercoreng karena gaji mereka tak kunjung cair.

Masalah serupa juga dialami pegawai honorer. Di beberapa kecamatan, gaji untuk bulan April bahkan belum masuk, dan untuk bulan Mei kondisinya masih tidak pasti.

“Saya bingung, April saja belum ada kejelasan. Apalagi Mei,” keluh salah satu pegawai honorer.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bekasi, Hudaya, membenarkan adanya keterlambatan. Ia menegaskan bahwa dana gaji sebenarnya sudah dialokasikan, namun proses administratif dari OPD yang belum rampung menyebabkan penundaan.

“Anggarannya ada, kas daerah juga aman. Tidak mungkin kita melantik tanpa menyiapkan gaji. Tapi beberapa dinas masih belum menyelesaikan kelengkapan administrasi. Kalau sudah lengkap, langsung kita proses,” jelas Hudaya.

Menurutnya, saat ini saldo kas daerah mencapai sekitar Rp240 miliar. Namun, ada faktor lain yang memperlambat proses, salah satunya adalah jeda libur Idulfitri yang sempat menghambat operasional pemerintahan di awal bulan.

Sementara untuk TPP, Hudaya mengakui ada kendala anggaran. Di saat bersamaan, Pemkab juga harus menyelesaikan pembayaran atas proyek konstruksi yang sudah rampung. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, pihaknya akan berkonsultasi dengan Bupati untuk menentukan prioritas pembayaran.

Dia menyampaikan bahwa pihaknya harus memilih antara mencairkan TPP atau membayarkan tagihan proyek yang sudah selesai, dan menurutnya dalam situasi seperti ini sangat dibutuhkan arahan yang diberi pimpinan.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi instalasi pengolahan air Perumda Tirta Bhagasasi yang tetap beroperasi optimal di tengah kebijakan efisiensi energi.

    Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi Siapkan Efisiensi Energi, Layanan Air Bersih Dipastikan Tetap Optimal

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi mulai menyiapkan langkah efisiensi energi sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat. Meski begitu, perusahaan menegaskan bahwa pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan tidak boleh terganggu. Direktur Utama Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi, mengatakan pihaknya saat ini masih menyusun skema kebijakan yang akan disesuaikan […]

  • Bekasi Berdampak Gelar Forum Bekasi Muda, Dorong Persatuan, Inklusi, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Bekasi

    Bekasi Berdampak Gelar Forum Bekasi Muda, Dorong Persatuan, Inklusi, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bekasi Berdampak menyelenggarakan Forum Bekasi Muda bertema “Menata Ulang Arah: Meneguhkan Persatuan, Kolaborasi, dan Representasi untuk Kabupaten Bekasi yang Berdampak.” Forum ini menjadi ruang dialog strategis untuk mendorong partisipasi orang muda dan masyarakat dalam isu-isu penting seperti lingkungan hidup, ketenagakerjaan, inklusi sosial, serta pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bekasi. Kegiatan menghadirkan empat narasumber […]

  • Petugas memberlakukan sistem one way tahap 2 presisi di Tol Jakarta–Cikampek untuk mengurai arus balik Lebaran.

    One Way Tahap 2 Presisi Resmi Dibuka, Arus Balik Lebaran Diarahkan ke Jabodetabek

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way tahap 2 presisi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Dudy Purwagandhi dari Command Center KM 29 ruas Tol Jakarta–Cikampek, Jumat (27/3/2026). Menurutnya, keputusan pemberlakuan sistem satu arah ini diambil setelah kondisi lalu lintas dinilai cukup […]

  • Libur Nataru, timbulan sampah di Kota Bekasi tembus 55 ton.

    DLH Kota Bekasi Catat Timbulan Sampah Nataru Capai 55 Ton, Pengendalian Dinilai Optimal

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mencatat total timbulan sampah selama momen libur Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026 (Nataru) mencapai 55 ton. Meski aktivitas masyarakat meningkat, pengelolaan sampah dinilai berjalan terkendali. Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan langkah pengendalian sampah telah dilakukan sejak perayaan Natal hingga malam pergantian tahun. Pada […]

  • Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu yang disita dari seorang ASN PPPK di Kabupaten Bekasi dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba yang melibatkan dua tersangka.

    Geger! ASN PPPK di Kabupaten Bekasi Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Sabu dari Lingkungan Pemda

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kabupaten Bekasi dibuat geger setelah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Pria berinisial N alias I itu diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan di kawasan Komplek Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang […]

  • Pemkab Bekasi prioritaskan pembangunan jalan dan pengairan pada 2026.

    APBD 2026 Kabupaten Bekasi Tembus Rp7,7 Triliun, Jalan dan Irigasi Masih Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan arah kebijakan anggaran tahun 2026 masih menitikberatkan pada pembangunan fisik dasar, khususnya infrastruktur jalan dan pengairan. Hal itu tercermin dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang totalnya mencapai Rp7,7 triliun. Kepastian tersebut diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama DPRD menuntaskan pembahasan dan menyepakati hasil evaluasi […]

expand_less