Breaking News
light_mode
Beranda » Tekno » 70 Persen Pembangkit Listrik Nasional akan Gunakan Energi Terbarukan, Ini Rencana PLN 2025–2034

70 Persen Pembangkit Listrik Nasional akan Gunakan Energi Terbarukan, Ini Rencana PLN 2025–2034

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi/ Foto: dok. ESDM

INFO CIKARANG – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi merilis Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) untuk periode 2025 hingga 2034.

Dalam rencana ini, kapasitas tambahan pembangkit listrik direncanakan mencapai 69,5 Giga Watt (GW) hingga tahun 2034. Sebanyak 42,6 GW atau setara 61 persen akan bersumber dari Energi Baru dan Terbarukan (EBT), sementara 10,3 GW atau 15 persen berasal dari sistem penyimpanan energi (storage).

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menekankan pentingnya data dalam mendukung peralihan menuju energi bersih. Ia menyebut bahwa lebih dari 70 persen bauran energi ke depan akan ditopang oleh EBT dan storage.

“Ini jadi ngomongnya harus pakai data ini datanya, 70 persen lebih kita dorong untuk percampuran energi kita EBT dan storage,” tuturnya.

Dari seluruh pembangkit EBT yang direncanakan, energi surya akan menjadi penyumbang terbesar dengan kapasitas 17,1 GW, disusul oleh energi air sebesar 11,7 GW, angin 7,2 GW, panas bumi 5,2 GW, bioenergi 0,9 GW, dan nuklir 0,5 GW.

Sementara itu, dari sisi penyimpanan energi, kapasitas yang mencakup pembangkit listrik tenaga air (PLTA) pumped storage rencananya akan sebesar 4,3 GW dan baterai sebesar 6 GW.

Meski fokus pada energi bersih, penggunaan pembangkit listrik berbasis fosil tetap akan dilanjutkan dengan kapasitas sebesar 16,6 GW, terdiri dari 10,3 GW dari gas dan 6,3 GW dari batu bara.

Menteri Bahlil menyampaikan bahwa penggunaan energi fosil masih diperlukan dalam transisi energi, seraya mencontohkan bahwa negara-negara Eropa pun masih menggunakan batu bara.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di balik rapi dan dinginnya minimarket, buruh justru dipaksa nombok.

    Realita Pekerja Buruh Ritel yang Dipaksa Nombok, Risiko Usaha Dialihkan ke Pekerja

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Di balik rak yang tertata rapi dan pendingin ruangan minimarket maupun supermarket, ada praktik kerja yang luput dari perhatian publik seperti buruh yang bekerja justru harus nombok. Barang hilang disuruh mengganti, target penjualan tak tercapai dipaksa membeli sendiri. Upah yang seharusnya menjadi hak pekerja perlahan terkikis oleh sistem kerja yang timpang. Ini […]

  • Kembali dari Liburan, Warga Cikarang Temukan Rumah Dibobol Maling

    Kembali dari Liburan, Warga Cikarang Temukan Rumah Dibobol Maling

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Nasib sial menimpa sebuah keluarga di kawasan Hegarmukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Rumah mereka menjadi sasaran pencurian saat tengah berlibur ke Jawa. Perhiasan, brankas, hingga dua unit iPhone berhasil dibawa kabur oleh pelaku. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa kejadian ini berlangsung pada Selasa (31/12) sore. […]

  • Taufik Hidayat, terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Bandung. Kesaksian mantan pacar yang menghubungi keluarga korban mengungkap sisi lain kepribadian pelaku.

    Terungkap! Mantan Pacar Taufik Hidayat Bongkar Sifat Asli Terduga Pelaku Penyekapan di Bandung, Ibu Korban Dapat Pesan Mengejutkan

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Fakta baru kembali terungkap dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kali ini, ibu korban mengaku menerima pesan dari seorang wanita yang mengaku sebagai mantan pacar Taufik Hidayat, pria yang diduga menjadi pelaku penyekapan dan kekerasan terhadap putrinya selama bertahun-tahun. Pengakuan tersebut disampaikan […]

  • Tak Tunggu Digusur, Warga Wanasari Cibitung Bongkar Bangunan Liar Sendiri demi Keselamatan

    Tak Tunggu Digusur, Warga Wanasari Cibitung Bongkar Bangunan Liar Sendiri demi Keselamatan

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sejumlah bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Sadang, tepatnya di wilayah Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, dibongkar secara sukarela oleh para pemiliknya. Inisiatif ini muncul dari kesadaran warga akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah risiko bencana banjir. Area pembongkaran ini berada tidak jauh dari kawasan Pasar Pamor yang […]

  • Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 2025: Puasa Dimulai Sabtu 1 Maret!

    Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 2025: Puasa Dimulai Sabtu 1 Maret!

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar gembira bagi umat Islam di Indonesia! Secara resmi 1 Ramadan 1446 Hijriah telah ditetapkan pemerintah akan dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diambil setelah Sidang Isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) pada Jumat, 28 Februari 2025 di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta Pusat. Menteri Agama Nasarudin Umar menjelaskan bahwa […]

  • Developer PT Budi Langgeng Persada menyepakati delapan tuntutan warga Perum Villa Kencana Cikarang terkait penanganan banjir di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi.

    Developer PT Budi Langgeng Persada Setujui 8 Tuntutan Warga Villa Kencana Cikarang

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Perum Villa Kencana Cikarang (VKC) di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes atas persoalan banjir yang kerap melanda lingkungan mereka. Dalam aksi itu, warga menyampaikan berbagai tuntutan, baik melalui spanduk maupun orasi menggunakan mobil komando. Mereka mendesak pihak pengembang untuk segera mengambil langkah konkret agar banjir […]

expand_less