Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kasus Ijon Proyek Bekasi Kian Terbuka, KPK Periksa Mantan Sekdis Cipta Karya

Kasus Ijon Proyek Bekasi Kian Terbuka, KPK Periksa Mantan Sekdis Cipta Karya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • comment 0 komentar
KPK kembali periksa saksi terkait dugaan korupsi ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

KPK kembali periksa saksi terkait dugaan korupsi ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG – Pengusutan dugaan praktik korupsi ijon proyek di Kabupaten Bekasi terus bergerak.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami konstruksi perkara yang menyeret nama Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.

Salah satu saksi yang diperiksa adalah Beni Saputra, pihak swasta yang diketahui pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi.

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus suap proyek yang saat ini menjadi perhatian publik.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami peran para saksi untuk mengurai alur dugaan suap dan mekanisme ijon proyek yang diduga berlangsung sistematis.

“Pemeriksaan dilakukan untuk pendalaman konstruksi perkara dan peran saksi dalam dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi,” ujar Budi.

Pernah Terjaring OTT

Nama Beni Saputra sebelumnya sempat mencuat karena disebut termasuk pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK bersama Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Dalam pemeriksaan terbaru ini, penyidik menggali sejauh mana keterlibatan saksi dalam skema ijon proyek yang diduga melibatkan sejumlah pihak, baik dari unsur pemerintah maupun swasta.

KPK menegaskan proses penyidikan belum berhenti. Pemanggilan terhadap saksi-saksi lain dipastikan akan terus dilakukan untuk membuka secara utuh pola praktik korupsi yang terjadi.

Ade Kuswara dan Ayahnya Jadi Tersangka

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka.

Tak hanya itu, ayah Ade, yakni HM Kunang, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, turut ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan status hukum tersebut dilakukan setelah keduanya terjaring OTT pada Kamis, 18 Desember 2025.

Selain Ade dan HM Kunang, satu pihak swasta bernama Sarjan juga ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menilai alat bukti telah mencukupi.

Dugaan Ijon Proyek Capai Rp9,5 Miliar

Berdasarkan konstruksi perkara yang diungkap KPK, komunikasi antara Ade Kuswara Kunang dan Sarjan disebut telah terjalin sejak awal masa jabatan Ade sebagai Bupati Bekasi periode 2024–2029.

Dari hubungan tersebut, diduga terjadi praktik permintaan uang ijon proyek yang berlangsung hampir satu tahun.

Periode dugaan praktik ijon proyek disebut berlangsung sejak Desember 2024 hingga Desember 2025, dengan nilai yang tidak kecil.

Total uang ijon proyek yang diduga diterima mencapai sekitar Rp9,5 miliar.

Tak hanya itu, penyidik juga menemukan dugaan aliran dana lain sepanjang tahun 2025 dari berbagai pihak dengan total sekitar Rp4,7 miliar.

Uang Tunai Disita Saat OTT

Dalam operasi tangkap tangan, KPK turut mengamankan uang tunai sebesar Rp200 juta dari kediaman Sarjan.

Uang tersebut disebut sebagai sisa setoran ijon proyek tahap keempat yang disalurkan melalui perantara.

Peran HM Kunang diduga berada pada posisi strategis sebagai penghubung penerimaan dana.

KPK menduga permintaan uang kerap disampaikan kepada sejumlah pihak, termasuk pejabat di lingkungan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dengan memanfaatkan relasi keluarga dan jabatan.

Penyidikan Terus Dikembangkan

KPK memastikan kasus ini masih akan berkembang. Pemeriksaan saksi-saksi, termasuk mantan pejabat daerah, menjadi bagian penting untuk membuka praktik ijon proyek yang diduga telah berlangsung lama dan melibatkan jaringan luas.

“Penyidikan masih berjalan dan akan terus dikembangkan,” tegas KPK.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena tidak hanya menyeret kepala daerah aktif, tetapi juga memperlihatkan dugaan kuat adanya praktik korupsi yang terstruktur di tengah pembangunan daerah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah Baru Tambun Utara: Jalan Raya Gabus Kini Lebih Rapi dan Indah

    Wajah Baru Tambun Utara: Jalan Raya Gabus Kini Lebih Rapi dan Indah

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Penataan wilayah di Tambun Utara mulai memperlihatkan hasil nyata. Kolaborasi antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi membawa perubahan besar, khususnya di sepanjang Jalan Raya Gabus. Mulai dari depan Perumahan Suropati Residence hingga persimpangan Gerbang Tol Gabus, kawasan ini kini tampak lebih tertata, indah, dan nyaman dipandang. Perubahan […]

  • Komplotan Pencuri Kabel & Motor di Kabupaten Bekasi Tertangkap, Polisi Ungkap 10 TKP!

    Komplotan Pencuri Kabel & Motor di Kabupaten Bekasi Tertangkap, Polisi Ungkap 10 TKP!

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polisi berhasil membongkar sindikat pencurian spesialis gudang usaha dan tempat usaha di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Komplotan ini tidak hanya menggasak barang berharga seperti kabel dan kendaraan bermotor, tetapi juga telah melakukan aksi kejahatan di 10 lokasi berbeda. Salah satu aksi pencurian terjadi pada 17 Desember 2024, sekitar pukul 04.00 WIB, di sebuah […]

  • Pengusaha di Kabupaten Bekasi Ketar-Ketir, Ormas Kirim Surat Minta THR Jelang Lebaran

    Pengusaha di Kabupaten Bekasi Ketar-Ketir, Ormas Kirim Surat Minta THR Jelang Lebaran

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pengusaha di Bekasi tengah dihadapkan pada keresahan baru. Bukan hanya memikirkan bonus untuk karyawan, tetapi juga menghadapi permintaan tunjangan hari raya (THR) dari sejumlah organisasi masyarakat (ormas). Fenomena ini bukan hal baru, namun tahun ini jumlah permintaan yang diterima oleh beberapa pengusaha disebut semakin banyak dan menambah […]

  • Kesempatan Karier di PT Prakarsa Alam Segar: Lowongan Helper Produksi

    Kesempatan Karier di PT Prakarsa Alam Segar: Lowongan Helper Produksi

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – PT Prakarsa Alam Segar (PAS) adalah perusahaan FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) yang telah berdiri sejak tahun 2003. Berlokasi di Jl. Raya Kaliabang, Pondok Ungu, Desa Pejuang, Bekasi, PT PAS dikenal luas melalui produk unggulannya seperti Mie Sedaap, Mie Sedaap Cup, Mie Sukses’s, dan So Yumie. Dengan kualitas mie kenyal dan rasa lezat, […]

  • Liburan Berujung Duka: Mobil Keluarga dari Cikarang Masuk Jurang di Cianjur, Satu Tewas

    Liburan Berujung Duka: Mobil Keluarga dari Cikarang Masuk Jurang di Cianjur, Satu Tewas

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Insiden tragis terjadi pada malam Sabtu, 5 April 2025 sekitar pukul 23.20 WIB. Rombongan keluarga asal Kampung Rengas 10, Desa Labansari, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, yang sedang dalam perjalanan menuju Cianjur untuk berlibur, mengalami kecelakaan di Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur. Mobil yang mereka tumpangi, yakni Daihatsu Granmax, terjun ke jurang. […]

  • Kabupaten Bekasi Catat Rekor! 9.051 PPPK Dilantik Serentak, Terbanyak di Indonesia

    Kabupaten Bekasi Catat Rekor! 9.051 PPPK Dilantik Serentak, Terbanyak di Indonesia

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi menorehkan pencapaian bersejarah dengan mengangkat 9.051 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam satu prosesi pelantikan. Acara pelantikan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025, yang bertempat di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, proses ini pun sekaligus menjadi kegiatan pelantikan PPPK yang terbesar di Indonesia pada tahun ini di tahap pertama. […]

expand_less