Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tindak Lanjut Masih Tersendat, BPK Ingatkan Pemkab Bekasi Soal Risiko Opini LKPD 2025

Tindak Lanjut Masih Tersendat, BPK Ingatkan Pemkab Bekasi Soal Risiko Opini LKPD 2025

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • comment 0 komentar
BPK RI Perwakilan Jawa Barat menyoroti lambannya penyelesaian temuan lama Pemkab Bekasi. Progres tindak lanjut baru 75,59 persen.

BPK RI Perwakilan Jawa Barat menyoroti lambannya penyelesaian temuan lama Pemkab Bekasi. Progres tindak lanjut baru 75,59 persen.

INFO CIKARANG — Upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menuntaskan temuan pemeriksaan keuangan masih menyisakan pekerjaan rumah.

Hingga awal pemeriksaan interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025, progres tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tercatat baru mencapai 75,59 persen.

Angka tersebut menjadi perhatian serius BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat.

Pasalnya, rekomendasi yang belum diselesaikan dari tahun-tahun sebelumnya dinilai bisa berdampak langsung terhadap hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun berjalan.

Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, menegaskan bahwa pemeriksaan LKPD bukan hanya menilai transaksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga menilai konsistensi pengelolaan keuangan secara berkelanjutan.

“Keuangan tahun 2025 ini tidak berdiri sendiri. Permasalahan yang belum selesai dari tahun sebelumnya bisa terbawa dan memengaruhi penilaian,” ujarnya dikutip, Kamis (5/3/2026).

Menurut Eydu, pemeriksaan interim menjadi fase krusial karena pada tahap inilah BPK melihat kesiapan pemerintah daerah dalam menyusun laporan keuangan sekaligus komitmen menindaklanjuti temuan lama.

Jika rekomendasi dibiarkan berlarut-larut, potensi munculnya temuan berulang akan semakin besar.

Ia juga mengingatkan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bukan berarti laporan keuangan bebas masalah. Namun, permasalahan yang ada dinilai tidak material dan tidak memengaruhi kewajaran penyajian laporan.

“Kalau masalahnya signifikan dan terus berulang, tentu akan memengaruhi opini,” kata Eydu.

Sorotan terhadap progres 75,59 persen menunjukkan masih adanya celah dalam pengendalian internal dan kepatuhan administrasi di sejumlah perangkat daerah.

BPK pun mendorong agar sisa rekomendasi dapat segera dituntaskan sebelum pemeriksaan terinci dilakukan.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meminta seluruh organisasi perangkat daerah tidak menganggap pemeriksaan sebagai formalitas tahunan semata.

Ia menekankan pentingnya sikap terbuka dan kesiapan data agar proses pemeriksaan berjalan objektif dan efisien.

“Seluruh perangkat daerah harus kooperatif dan menyiapkan data yang dibutuhkan secara akurat,” ujarnya.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo RUU TNI di DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Paksa Massa Aksi

    Demo RUU TNI di DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Paksa Massa Aksi

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, berakhir dengan pembubaran paksa oleh aparat kepolisian. Massa demonstran yang sebagian besar berasal dari kalangan mahasiswa akhirnya mundur setelah melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum. Petugas mulai mengosongkan Jalan Gatot Subroto sejak pukul 19.45 WIB, […]

  • Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menata ulang lahan bekas bangunan liar yang telah digusur.

    Lahan Eks Bangunan Liar di Kabupaten Bekasi Akan Dipagar dan Ditanami Pohon Kelapa

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Lahan bekas bangunan liar (bangli) di Kabupaten Bekasi yang sebelumnya telah digusur pemerintah daerah akan segera ditata ulang. Penataan tersebut meliputi pemagaran area serta penanaman pohon kelapa agar lahan tidak kembali terbengkalai. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, usai mengikuti rapat terbatas bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi […]

  • Ilustrasi aktivitas guru di kelas, terkait pembahasan Raperda Perlindungan Guru di Kabupaten Bekasi yang segera disahkan menjadi Perda.

    Raperda Perlindungan Guru Bekasi Disetujui, PGRI Desak Segera Disahkan Jadi Perda

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Bekasi resmi disetujui untuk dibahas lebih lanjut. Langkah ini mendapat respons positif dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi yang mendesak agar regulasi tersebut segera disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). PGRI Tekankan Urgensi Perlindungan Guru Ketua PGRI Kabupaten Bekasi, […]

  • Ilustrasi bawang merah. Harga bawang merah di Pasar Induk Cibitung mulai terkendali seiring lancarnya distribusi dari Brebes dan Madura.

    Kiriman dari Brebes dan Madura Mulai Kondusif, Harga Bawang Mulai Terkendali

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Selain cabai, komoditas bawang merah juga sempat mengalami kenaikan harga di awal Ramadhan. Lonjakan harga terjadi seiring meningkatnya kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha kuliner selama hari-hari awal puasa. Staf Operasional Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) UPTD Pasar Induk Cibitung dan Sukatani, Abdul Rahman, menjelaskan bahwa harga bawang merah sebelumnya berada di […]

  • Kabupaten Bekasi Gencarkan Gerakan Minim Sampah saat Nataru

    Kabupaten Bekasi Gencarkan Gerakan Minim Sampah saat Nataru

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor PM.01.04/SE-121/DLH untuk mendorong pengendalian sampah selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Surat yang ditandatangani Pj Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, pada 19 Desember 2024 itu menginstruksikan pelaksanaan acara berbasis less waste. Dalam edaran tersebut, masyarakat, pelaku usaha, dan panitia acara diminta menggunakan dekorasi […]

  • Aktivitas operasional PT Indonesia Epson Industry di Kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, tetap berjalan normal di tengah isu mogok kerja karyawan.

    Beda Pendapat Internal, PT Indonesia Epson Industry Tegaskan Tak Ada Rencana Mogok Kerja

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Manajemen PT Indonesia Epson Industry menegaskan tidak ada rencana mogok kerja karyawan sebagaimana isu yang beredar belakangan ini. Perusahaan menyebut informasi tersebut muncul akibat perbedaan pendapat internal dan tidak berdasar secara hukum. Penegasan itu disampaikan langsung oleh kuasa hukum perusahaan, Salahudin Gaffar, menyusul kabar rencana aksi mogok kerja pada 25 Februari 2026 […]

expand_less