Nyebrang Jalan di Cikarang Kini Kayak Adu Nyawa, Warga Dipaksa Lawan Arus Kendaraan Tanpa JPO
- account_circle T.T
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Warga nekat menyebrang Jalan Gatot Subroto Cikarang di sela padatnya kendaraan karena hingga kini belum tersedia JPO yang memadai.
INFO CIKARANG — Menyebrang Jalan Gatot Subroto di kawasan Cikarang kini bukan lagi soal hati-hati, tapi sudah seperti taruhan nyawa setiap hari.
Di tengah padatnya kendaraan yang melaju kencang tanpa jeda, warga terpaksa menyelinap di sela arus lalu lintas hanya untuk bisa sampai ke seberang jalan. Penyebabnya sederhana tapi fatal: sampai sekarang belum ada jembatan penyeberangan orang (JPO) yang layak digunakan masyarakat.
Ironisnya, kondisi ini terjadi di salah satu kawasan dengan aktivitas kendaraan yang nyaris tak pernah sepi.
Setiap pagi dan sore, pekerja hingga pelajar terlihat harus “adu cepat” dengan motor dan mobil yang melintas demi bisa menyebrang.
Pemandangan warga berdiri lama di pinggir jalan sambil menunggu celah kendaraan kini jadi hal biasa.
Bahkan tak sedikit yang akhirnya nekat berlari kecil di tengah lalu lintas yang padat karena tak punya pilihan lain.
Entah luput dari perhatian atau memang dianggap bukan prioritas, fasilitas dasar keselamatan pejalan kaki di kawasan tersebut hingga kini belum juga tersedia.
Padahal risiko kecelakaan jelas terlihat di depan mata setiap harinya.
“Kalau nyebrang di sini harus benar-benar pas momentum. Salah sedikit bisa ketabrak,” ujar salah seorang warga.
Kondisi ini pun memunculkan kritik dari masyarakat. Di saat pembangunan kawasan terus berkembang dan lalu lintas makin padat, keselamatan pejalan kaki justru seperti dibiarkan berjuang sendiri di jalan raya.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait tidak menunggu jatuh korban lebih dulu baru bergerak menyediakan fasilitas penyeberangan yang aman dan layak di Jalan Gatot Subroto Cikarang.
- Penulis: T.T



Saat ini belum ada komentar