Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Jelang Pemilihan BPD di Kabupaten Bekasi, Fenomena ‘Tokoh Gopek’ dan ‘Tokoh Serebu’ Jadi Sorotan

Jelang Pemilihan BPD di Kabupaten Bekasi, Fenomena ‘Tokoh Gopek’ dan ‘Tokoh Serebu’ Jadi Sorotan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi proses pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Bekasi.

Ilustrasi proses pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG — Pelaksanaan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi mulai menjadi perhatian publik.

Ketika persiapan pesta demokrasi tingkat desa tersebut, muncul fenomena yang ramai diperbincangkan masyarakat yakni istilah “tokoh gopek” hingga “tokoh serebu”.

Istilah tersebut merujuk pada dugaan praktik politik uang yang mulai mencuat menjelang proses pemungutan suara anggota BPD periode 2026-2034.

Diketahui, tahapan pemilihan BPD di Kabupaten Bekasi kini memasuki fase persiapan pencoblosan.

Untuk keterwakilan perempuan dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026, sedangkan pemilihan perwakilan wilayah atau dusun akan dilaksanakan pada 23 Mei 2026.

Di sejumlah desa, suasana menjelang pemilihan mulai terasa dengan aktivitas sosialisasi para calon anggota BPD kepada masyarakat.

Namun di balik proses demokrasi tersebut, Ketua Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Bekasi, Aboy Maulana, menyoroti adanya praktik yang dinilai mencederai demokrasi desa.

Menurutnya, fenomena “tokoh gopek” dan “tokoh serebu” muncul karena adanya pemilih yang disebut rela menukarkan dukungan politik dengan uang mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

“Ini sangat disayangkan karena calon yang terpilih lewat politik uang belum tentu memiliki kapasitas menjalankan fungsi BPD secara maksimal,” ujar Aboy dalam keterangannya dikutip Kamis, (21/5/2026).

Ia menilai anggota BPD memiliki peran penting dalam pemerintahan desa, mulai dari menampung aspirasi masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan desa, hingga ikut membahas kebijakan dan anggaran desa bersama kepala desa.

Karena itu, ia meminta masyarakat lebih bijak dalam menentukan pilihan dan tidak mudah tergiur imbalan sesaat.

“Pemilihan BPD seharusnya menjadi momentum memperkuat demokrasi desa, bukan justru diwarnai praktik transaksional,” katanya.

Aboy juga mengingatkan pentingnya pengawasan dari berbagai pihak agar proses pemilihan berjalan jujur, bersih, dan transparan.

Menurutnya, keberhasilan pemilihan BPD yang demokratis akan berdampak langsung terhadap kualitas pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa ke depan.

Sementara itu, hingga kini proses persiapan pemilihan BPD di sejumlah desa di Kabupaten Bekasi masih terus berjalan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga mengambil air bersih di wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi saat musim kemarau 2026 mulai meluas. (Ilustrasi)

    Krisis Air Bersih Mulai Meluas di Kabupaten Bekasi, 7 Titik Terdampak Kekeringan Akibat Kemarau 2026

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Musim kemarau 2026 mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat sedikitnya tujuh titik di dua kecamatan mulai terdampak kekeringan. Kondisi ini menjadi tanda awal ancaman bencana hidrometeorologi yang diperkirakan akan meluas seiring meningkatnya intensitas musim kemarau dalam beberapa bulan ke depan. […]

  • Kekeringan Ancam Ribuan Hektar Lahan Pertanian di Bekasi, Pemkab Turunkan Tim Kaji Cepat

    Kekeringan Ancam Ribuan Hektar Lahan Pertanian di Bekasi, Pemkab Turunkan Tim Kaji Cepat

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Bekasi,– Kekeringan yang melanda Kabupaten Bekasi semakin mengkhawatirkan. Ribuan hektar lahan pertanian di tujuh kecamatan kini terancam gagal panen akibat minimnya pasokan air. Menanggapi situasi darurat ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menurunkan Tim Kaji Cepat Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk melakukan asesmen dan mencari solusi. Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), […]

  • Tragis! Seorang Wanita Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Cikarang Utara

    Tragis! Seorang Wanita Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Cikarang Utara

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Peristiwa memilukan terjadi di perlintasan kereta api depan Polsek Cikarang Utara, Kamis (13/2/2025) siang. Seorang wanita berinisial S (disabilitas) tewas tertabrak kereta saat hendak menyeberang bersama dua rekannya. Korban yang diketahui sebagai warga Kampung Kebon Kopi, Karang Asih, Cikarang Utara, sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di minimarket sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan informasi […]

  • Mobil MBG terobos pagar SDN Kalibaru 01 Pagi, tabrak murid dan guru.

    Supir Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Kalibaru, Akui Salah Injak Pedal Gas

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebuah kecelakaan memilukan terjadi di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba menerobos pagar sekolah dan masuk ke area lapangan, menabrak puluhan murid dan guru yang saat itu sedang berkumpul untuk kegiatan literasi pagi. Berdasarkan data terbaru, terdapat 21 […]

  • Bentrok dengan Security, Pedagang Kopi di Jababeka Jadi Korban

    Bentrok dengan Security, Pedagang Kopi di Jababeka Jadi Korban

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video yang memperlihatkan pengeroyokan terhadap seorang pedagang kopi keliling oleh petugas keamanan (security) kawasan industri Jababeka menjadi viral di media sosial. Insiden ini langsung memicu reaksi keras dari netizen, yang terbagi dalam dua kubu: ada yang membela security karena dianggap hanya menjalankan tugas, dan ada yang membela pedagang yang hanya berusaha […]

  • Kebocoran pipa utama sebabkan gangguan air bersih di Tarumajaya.

    Kebocoran Pipa Terulang, Pasokan Air Bersih di Tarumajaya Terhenti Sementara

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gangguan distribusi air bersih kembali terjadi di wilayah pelayanan Cabang Tarumajaya, Perumda Tirta Bhagasasi, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Gangguan ini dipicu oleh kebocoran pipa utama berdiameter 400 milimeter yang berlokasi di sekitar Cluster Asera, kawasan Harapan Indah. Dalam keterangan resminya, manajemen Perumda Tirta Bhagasasi menyampaikan bahwa pekerjaan perbaikan mulai dilakukan sejak […]

expand_less