Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kuasa Hukum Ade Kunang Sebut Kesaksian Saksi Tak Terverifikasi di Sidang Ijon Proyek: Hanya Testimoni, Tak Bisa Dipakai Bukti

Kuasa Hukum Ade Kunang Sebut Kesaksian Saksi Tak Terverifikasi di Sidang Ijon Proyek: Hanya Testimoni, Tak Bisa Dipakai Bukti

  • account_circle Admin
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Kuasa hukum terdakwa memberikan keterangan usai sidang di Pengadilan Negeri Bandung.

Kuasa hukum terdakwa memberikan keterangan usai sidang di Pengadilan Negeri Bandung.

INFO CIKARANG – Sidang lanjutan kasus dugaan praktik ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, H.M. Kunang, kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (2/6/2026).

Usai persidangan, kuasa hukum Ade Kunang, Dr. I Wayan Suka Wirawan, menyoroti keterangan sejumlah saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ia menyebut para saksi merupakan pejabat penting di lingkungan Pemkab Bekasi, mulai dari kepala dinas, kepala bidang, hingga sekretaris daerah.

“Hari ini dilakukan pemeriksaan beberapa saksi yang cukup penting. Saksi-saksinya terdiri dari tiga kepala dinas, dua kepala bidang, dan sekretaris daerah,” ujar Wayan.

Menurutnya, keterangan saksi mulai mengarah pada dugaan keterlibatan kliennya dalam pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

“Saksi-saksi ini pada dasarnya sudah mulai memberikan kesaksian yang dimaksudkan untuk melibatkan Pak Bupati,” katanya.

Namun, pihak kuasa hukum menilai seluruh keterangan tersebut tidak dapat diverifikasi secara langsung di persidangan.

“Hanya Testimoni, Tidak Bisa Diverifikasi”

Wayan menyebut sebagian besar keterangan saksi bersifat testimonium de auditu atau kesaksian tidak langsung.

“Seperti yang kita lihat di persidangan, itu hanya berdasarkan kesaksian semata dan tidak dapat diverifikasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dalam hukum pidana, pembuktian harus didasarkan pada minimal dua alat bukti yang sah dan dapat diuji di persidangan.

Kuasa hukum juga mengaku menemukan perbedaan keterangan antar saksi yang dihadirkan, khususnya antara kepala dinas dan kepala bidang.

“Tadi saat konfrontasi, keterangannya justru saling bertentangan,” ujarnya.

Pihak kuasa hukum turut menyinggung keberadaan daftar atau “list” proyek yang sebelumnya muncul dalam persidangan.

Menurutnya, daftar tersebut tidak pernah dapat ditunjukkan secara jelas di depan majelis hakim.

“List itu sudah terbantahkan oleh keterangan saksi sendiri. Bahkan saat ditanya jaksa, tidak bisa ditunjukkan,” ungkapnya.

Dengan berbagai fakta yang muncul di persidangan, pihak kuasa hukum menilai posisi pembelaan terhadap Ade dan Abah Kunang semakin menguat.

Menurutnya, keterangan yang tidak dapat diverifikasi tidak memiliki kekuatan pembuktian hukum yang kuat dalam perkara pidana.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Tol Japek II Selatan berdampak pada pendidikan di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

    SDN 03 Ciledug Setu Ditutup Dampak Tol Japek II Selatan, Wali Murid Terpaksa Jalan Kaki Kilometeran

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Proyek strategis nasional Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan membawa harapan percepatan mobilitas. Namun di sisi lain, pembangunan tersebut menyisakan persoalan serius bagi dunia pendidikan di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Sejak gedung SDN 03 Ciledug ditutup total akibat terdampak proyek tol, ratusan siswa terpaksa menjalani proses belajar mengajar di lokasi sementara, yakni SMPN […]

  • Pemkab Bekasi Matangkan Persiapan MTQH ke-57 Tahun 2025, Gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan

    Pemkab Bekasi Matangkan Persiapan MTQH ke-57 Tahun 2025, Gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar rapat persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-57 Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2025, bertempat di Ruang Rapat Kepala Bagian Kesra, Komplek Pemkab Bekasi, pada Kamis (6/11/2025). Rapat dipimpin oleh Kepala Bagian Kesra Kabupaten Bekasi, Indra Satria Nugraha, serta dihadiri Plt. Kepala […]

  • Fakta Unik Plat Nomor Bekasi: Dari ‘T’ ke ‘B’, kok Bisa Berubah?

    Fakta Unik Plat Nomor Bekasi: Dari ‘T’ ke ‘B’, kok Bisa Berubah?

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa plat nomor kendaraan di Kabupaten Bekasi menggunakan huruf “B”, padahal wilayah ini masuk dalam Provinsi Jawa Barat? Nah, ternyata plat nomor kendaraan di Bekasi dulu tidak selalu “B”, melainkan pernah menggunakan huruf “T”, lho! Menurut Endra Kusnawan, penulis buku Sejarah Bekasi Sejak Peradaban Buni Hingga Wayah Gini, perubahan […]

  • Kebocoran pipa utama sebabkan gangguan air bersih di Tarumajaya.

    Kebocoran Pipa Terulang, Pasokan Air Bersih di Tarumajaya Terhenti Sementara

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gangguan distribusi air bersih kembali terjadi di wilayah pelayanan Cabang Tarumajaya, Perumda Tirta Bhagasasi, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Gangguan ini dipicu oleh kebocoran pipa utama berdiameter 400 milimeter yang berlokasi di sekitar Cluster Asera, kawasan Harapan Indah. Dalam keterangan resminya, manajemen Perumda Tirta Bhagasasi menyampaikan bahwa pekerjaan perbaikan mulai dilakukan sejak […]

  • Banjir di Kabupaten Bekasi merendam ribuan hektar sawah dan mengancam gagal panen petani.

    Lumbung Pangan Kabupaten Bekasi Terendam Banjir, Hampir 4.000 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Banjir besar yang melanda belasan kecamatan di Kabupaten Bekasi tak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga menghantam sektor strategis daerah. Ribuan hektar sawah di wilayah utara Bekasi, yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan, kini terendam air dan terancam mengalami gagal panen (puso). Wilayah utara Kabupaten Bekasi selama ini menjadi tulang punggung […]

  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri pimpinan OJK dan Direktur Utama BEI sebagai sinyal positif penguatan tata kelola serta upaya menjaga kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.

    Purbaya Dorong Pansel OJK Segera Dibentuk, Mundurnya Pimpinan Dinilai Jadi Sinyal Positif bagi Kepercayaan Investor

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri sejumlah pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) justru dapat dimaknai sebagai sinyal positif bagi penguatan tata kelola dan pemulihan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia. Menurut Purbaya, pemerintah bergerak cepat merespons situasi tersebut dengan mendorong pembentukan Panitia Seleksi […]

expand_less