Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kuasa Hukum Ade Kunang Sebut Kesaksian Saksi Tak Terverifikasi di Sidang Ijon Proyek: Hanya Testimoni, Tak Bisa Dipakai Bukti

Kuasa Hukum Ade Kunang Sebut Kesaksian Saksi Tak Terverifikasi di Sidang Ijon Proyek: Hanya Testimoni, Tak Bisa Dipakai Bukti

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Kuasa hukum terdakwa memberikan keterangan usai sidang di Pengadilan Negeri Bandung.

Kuasa hukum terdakwa memberikan keterangan usai sidang di Pengadilan Negeri Bandung.

INFO CIKARANG – Sidang lanjutan kasus dugaan praktik ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, H.M. Kunang, kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (2/6/2026).

Usai persidangan, kuasa hukum Ade Kunang, Dr. I Wayan Suka Wirawan, menyoroti keterangan sejumlah saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ia menyebut para saksi merupakan pejabat penting di lingkungan Pemkab Bekasi, mulai dari kepala dinas, kepala bidang, hingga sekretaris daerah.

“Hari ini dilakukan pemeriksaan beberapa saksi yang cukup penting. Saksi-saksinya terdiri dari tiga kepala dinas, dua kepala bidang, dan sekretaris daerah,” ujar Wayan.

Menurutnya, keterangan saksi mulai mengarah pada dugaan keterlibatan kliennya dalam pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

“Saksi-saksi ini pada dasarnya sudah mulai memberikan kesaksian yang dimaksudkan untuk melibatkan Pak Bupati,” katanya.

Namun, pihak kuasa hukum menilai seluruh keterangan tersebut tidak dapat diverifikasi secara langsung di persidangan.

“Hanya Testimoni, Tidak Bisa Diverifikasi”

Wayan menyebut sebagian besar keterangan saksi bersifat testimonium de auditu atau kesaksian tidak langsung.

“Seperti yang kita lihat di persidangan, itu hanya berdasarkan kesaksian semata dan tidak dapat diverifikasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dalam hukum pidana, pembuktian harus didasarkan pada minimal dua alat bukti yang sah dan dapat diuji di persidangan.

Kuasa hukum juga mengaku menemukan perbedaan keterangan antar saksi yang dihadirkan, khususnya antara kepala dinas dan kepala bidang.

“Tadi saat konfrontasi, keterangannya justru saling bertentangan,” ujarnya.

Pihak kuasa hukum turut menyinggung keberadaan daftar atau “list” proyek yang sebelumnya muncul dalam persidangan.

Menurutnya, daftar tersebut tidak pernah dapat ditunjukkan secara jelas di depan majelis hakim.

“List itu sudah terbantahkan oleh keterangan saksi sendiri. Bahkan saat ditanya jaksa, tidak bisa ditunjukkan,” ungkapnya.

Dengan berbagai fakta yang muncul di persidangan, pihak kuasa hukum menilai posisi pembelaan terhadap Ade dan Abah Kunang semakin menguat.

Menurutnya, keterangan yang tidak dapat diverifikasi tidak memiliki kekuatan pembuktian hukum yang kuat dalam perkara pidana.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terdakwa kasus suap proyek di lingkungan Pemkab Bekasi, Sarjan, menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (18/5/2026).

    Resmi! Sarjan Divonis 3 Tahun 3 Bulan Penjara dalam Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung menjatuhkan vonis pidana penjara selama 3 tahun 3 bulan kepada Sarjan dalam kasus dugaan suap atau ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Putusan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Majelis Hakim Novian Saputra dalam sidang yang digelar pada Senin (18/5/2026). Dalam amar putusannya, hakim […]

  • BPBD Kabupaten Bekasi mencatat banjir masih menggenang 27 desa di 12 kecamatan.

    Banjir Genangi 27 Desa di Kabupaten Bekasi, Ribuan KK Terdampak

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi sejak Minggu (18/1/2026) dini hari hingga kini masih belum sepenuhnya surut. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Puslop PB) BPBD Kabupaten Bekasi, sampai Kamis (22/1/2026) genangan air masih terjadi di 27 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Ketinggian muka air di sejumlah wilayah dilaporkan bervariasi, mulai […]

  • Kontroversi Eksekusi Lahan di Tambun: Ada Putusan Hilang, KY Bertindak!

    Kontroversi Eksekusi Lahan di Tambun: Ada Putusan Hilang, KY Bertindak!

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Komisi Yudisial (KY) mulai mengusut dugaan salah eksekusi lahan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Cikarang di Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kasus ini menuai kontroversi karena diduga ada ketidaksesuaian antara titik eksekusi dengan denah sengketa yang telah ditetapkan. Menurut Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, […]

  • Kondisi Simpang Unisma, Kota Bekasi. Dinas Perhubungan mengungkap kamera CCTV di lokasi kecelakaan truk ekspedisi dan enam sepeda motor dalam kondisi blackout.

    Terungkap! CCTV di Simpang Unisma Bekasi Mati Saat Truk Tabrak Enam Motor, Dishub: Sudah Blackout Sejak Lama

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengungkap fakta baru terkait kecelakaan maut yang melibatkan truk ekspedisi dan enam sepeda motor di Simpang Universitas Islam “45” (Unisma), Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur. Kamera pengawas (CCTV) yang berada di lokasi kejadian ternyata tidak berfungsi saat insiden terjadi. Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indrianto, mengatakan […]

  • Kecelakaan di Cikarang Barat: Pemotor Meninggal Dunia Setelah Hindari Kucing

    Kecelakaan di Cikarang Barat: Pemotor Meninggal Dunia Setelah Hindari Kucing

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Insiden kecelakaan tragis terjadi di Jalan Imam Bonjol, Cikarang Barat, tepat di depan Koramil, pada Rabu (8/1/2025) sekitar pukul 08.55 WIB. Peristiwa ini melibatkan sepeda motor jenis Honda Beat hitam berpelat nomor B 4612 FEH dan sebuah truk pengangkut sampah. Menurut saksi mata, pengendara motor diduga mencoba menghindari seekor kucing yang melintas. Akibatnya, […]

  • Rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama BPJS Kesehatan dan Kemendagri yang membahas tunggakan iuran JKN per 31 Desember 2025. 

    Utang BPJS Kabupaten Bekasi hingga Akhir 2025 Dibuka ke Publik

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi secara terbuka membeberkan kondisi keuangan sektor kesehatan, khususnya terkait tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang hingga akhir 2025 mencapai angka Rp247,8 miliar. Data tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, dan BPJS Kesehatan yang digelar secara daring dari […]

expand_less