Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » DPRD Kabupaten Bekasi Setujui Kerja Sama Pengelolaan Sampah TPA Burangkeng, Gunungan Sampah Bakal Diolah Jadi Energi

DPRD Kabupaten Bekasi Setujui Kerja Sama Pengelolaan Sampah TPA Burangkeng, Gunungan Sampah Bakal Diolah Jadi Energi

  • account_circle T.T
  • calendar_month 5 menit yang lalu
  • comment 0 komentar

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Bekasi menyetujui kerja sama pengelolaan sampah TPA Burangkeng dengan pihak swasta untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif.

INFO CIKARANG — DPRD Kabupaten Bekasi akhirnya menyetujui rencana kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak swasta dalam pengelolaan sampah di TPA Burangkeng.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Kabupaten Bekasi, meski sebelumnya sempat mengalami skorsing.

Kerja sama ini melibatkan perusahaan pengolahan sampah yang akan mengubah tumpukan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yakni bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan oleh industri, termasuk pabrik semen dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga akan mendapatkan pemasukan dari skema sewa lahan yang digunakan dalam proyek tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin, menegaskan bahwa persoalan sampah menjadi isu strategis yang harus segera ditangani secara serius.

“Pada prinsipnya DPRD mendukung kerja sama ini selama seluruh proses berjalan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya prinsip kehati-hatian, transparansi, serta kelengkapan aspek administratif dan legal agar kerja sama ini tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ridwan berharap, langkah ini menjadi awal dari solusi nyata atas persoalan sampah yang selama ini menjadi beban di Kabupaten Bekasi.

“Semoga ini jadi titik terang bahwa persoalan sampah mulai menemukan solusi,” tambahnya.

Dukungan serupa juga datang dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.

Ia menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis, tidak hanya untuk mengatasi sampah, tetapi juga mendukung energi ramah lingkungan.

Menurutnya, dalam lima tahun ke depan kondisi TPA Burangkeng ditargetkan mengalami perubahan signifikan.

“Ke depan kita optimis tumpukan sampah tidak lagi menggunung seperti sekarang,” katanya.

Selain itu, DPRD juga berharap solusi pengelolaan sampah ini tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi bisa menjangkau hingga ke wilayah pedesaan.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan di Kabupaten Bekasi.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangis dan Kekecewaan Guru Agama Bekasi: Kuota Hilang, Nasib Terancam

    Tangis dan Kekecewaan Guru Agama Bekasi: Kuota Hilang, Nasib Terancam

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan guru agama di Kabupaten Bekasi melakukan unjuk rasa di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis, 23 Januari 2025. Aksi ini menjadi sorotan karena para guru membubuhkan stempel darah di kain putih sebagai simbol kekecewaan mereka. Para guru tersebut merupakan peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 yang awalnya telah […]

  • Luapan Sungai CBL akibat tanggul jebol kembali memicu banjir besar di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, dengan ketinggian air terus meningkat.

    Luapan Sungai CBL Rendam Desa Srimukti Tambun Utara, Plt Bupati Bekasi Pimpin Evakuasi Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Luapan Sungai CBL di Kabupaten Bekasi kembali memicu banjir besar yang merendam Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara. Banjir terjadi setelah tanggul Sungai CBL jebol, menyebabkan air meluap dan menggenangi permukiman warga dengan ketinggian yang terus meningkat. Banjir Sungai CBL di Desa Srimukti Tambun Utara membuat wilayah tersebut tampak seperti lautan. Debit air […]

  • Kendaraan melintas di ruas Tol Trans Jawa saat arus mudik Lebaran. Polda Jawa Barat menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada mudik 2026.

    Arus Mudik Mulai Padat! Polda Jabar Siapkan One Way hingga Contraflow

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kepadatan kendaraan diprediksi meningkat signifikan saat arus mudik Lebaran 2026. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kepolisian Daerah Jawa Barat menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas di jalur tol yang menjadi lintasan utama pemudik. Berdasarkan perkiraan kepolisian, jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jawa Barat selama musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 3,5 […]

  • Mulai 2 Januari 2026, makian bernuansa penghinaan berpotensi berujung pidana.

    Mulai 2 Januari 2026, Menghina Teman dengan Sebutan ‘Anjing’ Bisa Didenda hingga Rp10 Juta

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kebiasaan memaki atau menghina seseorang dengan sebutan nama binatang seperti “anjing” atau “babi” berpotensi berbuntut panjang secara hukum. Mulai 2 Januari 2026, tindakan tersebut dapat dikenai sanksi pidana denda hingga Rp10 juta seiring berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. Pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar SH., MH., menjelaskan bahwa […]

  • Flyover Tegal Gede Ditutup Sementara hingga Akhir Mei, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

    Flyover Tegal Gede Ditutup Sementara hingga Akhir Mei, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah resmi menutup sementara Flyover Tegal Gede mulai hari ini hingga 31 Mei 2025. Penutupan ini dilakukan sebagai bagian dari proyek perbaikan jalan, menyusul kondisi permukaan jalan yang mulai rusak dan berpotensi membahayakan pengendara. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lalu lintas, khususnya bagi warga yang melintasi jalur tersebut setiap […]

  • Insiden balita tenggelam di Kali Cikarang menjadi sorotan. DPRD Kabupaten Bekasi mendesak pengembang perumahan memasang pagar dan papan larangan di bantaran sungai.

    Buntut Tragedi Balita Tenggelam di Kali Cikarang, DPRD Kab Bekasi Tekan Pengembang Perumahan Wajib Pasang Pagar dan Papan Larangan

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Insiden balita tenggelam di Kali Cikarang, Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna, secara tegas meminta pengembang perumahan yang berada di sepanjang bantaran Kali Cikarang untuk segera memasang pagar pembatas dan papan larangan aktivitas. Menurut Usup, banyak kawasan perumahan di Kabupaten […]

expand_less