Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Sidang Ijon Proyek Bekasi Kian Panas, Ade Kuswara Kunang Minta Asep Kooperatif dan Singgung Dugaan Konspirasi

Sidang Ijon Proyek Bekasi Kian Panas, Ade Kuswara Kunang Minta Asep Kooperatif dan Singgung Dugaan Konspirasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Ade Kuswara Kunang memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani sidang lanjutan kasus dugaan ijon proyek di Pengadilan Tipikor Bandung.

Ade Kuswara Kunang memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani sidang lanjutan kasus dugaan ijon proyek di Pengadilan Tipikor Bandung.

INFO CIKARANG – Persidangan kasus dugaan korupsi ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali memanas.

Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang meminta Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersikap kooperatif apabila nantinya dipanggil untuk memberikan keterangan dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ade usai menjalani persidangan yang menghadirkan sejumlah saksi terkait dugaan pengaturan proyek infrastruktur dan aliran dana yang tengah didalami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Ade, setiap warga negara memiliki kewajiban menghormati proses hukum.

Karena itu, ia berharap siapa pun yang dipanggil oleh aparat penegak hukum dapat hadir dan memberikan keterangan sesuai yang diketahui.

“Kalau memang dipanggil, ya datang. Kita harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Ade dalam keterangannya dikutip Kamis, (11/6/2026).

Nama Asep Surya Atmaja belakangan menjadi sorotan setelah Jaksa KPK membuka peluang menghadirkannya sebagai saksi dalam persidangan.

Hal tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengingat Asep merupakan pasangan Ade saat memenangkan Pilkada Kabupaten Bekasi dan mendampingi jalannya pemerintahan sebelum kasus ini mencuat.

Dalam jalannya persidangan, Ade juga melontarkan pernyataan yang cukup mengejutkan.

Ia mengaku mencium adanya dugaan konspirasi dalam perkara yang menjerat dirinya bersama sang ayah, HM Kunang.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, Ade menyebut terdapat pihak tertentu yang memperoleh keuntungan dari situasi yang berkembang saat ini. Namun ia menolak mengungkap identitas pihak yang dimaksud.

“Ada beberapa pihak yang diuntungkan. Tapi saya tidak bisa menyampaikan lebih jauh,” katanya.

Dugaan konspirasi itu muncul seiring terungkapnya fakta persidangan mengenai adanya puluhan paket proyek infrastruktur yang disebut-sebut telah dipersiapkan untuk kelompok tertentu yang berafiliasi dengan koalisi pendukung Ade-Asep.

Dalam persidangan terungkap terdapat 48 paket pekerjaan yang diduga telah dipetakan dan kemudian dikelola oleh sejumlah pihak.

Namun baik Ade maupun HM Kunang membantah terlibat dalam proses pengaturan proyek tersebut.

HM Kunang menegaskan dirinya tidak pernah menentukan siapa pihak yang harus mendapatkan pekerjaan proyek pemerintah.

Menurutnya, pelaksanaan proyek diserahkan kepada pihak yang dianggap memiliki kapasitas untuk mengerjakan.

Sementara itu, Ade mengaku baru mengetahui adanya daftar pembagian proyek setelah dirinya menjalani pemeriksaan oleh KPK.

Ia mengeklaim tidak pernah mengeluarkan instruksi terkait pembagian paket pekerjaan kepada pihak tertentu.

“Ada konsolidasi sejumlah tokoh yang membawa nama orang tua saya untuk bertemu kepala dinas. Itu terjadi tanpa sepengetahuan saya,” ucapnya.

Dalam sidang tersebut, majelis hakim dan jaksa turut mendalami keterangan dari sejumlah saksi, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Bekasi Iin Farihin, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Henri Lincoln, serta dua pejabat dinas lainnya, Hasri dan Agung Mulya.

Selain itu, seorang kontraktor bernama Handoko juga memberikan kesaksian terkait pelaksanaan proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Persidangan juga mengungkap adanya dugaan aliran dana sebesar Rp200 juta yang disebut disalurkan melalui ajudan Ade.

Namun Ade membantah mengetahui transaksi tersebut dan menegaskan hal itu bukan atas perintah maupun sepengetahuannya.

Usai persidangan, Jaksa KPK Ade Azharie menjelaskan bahwa sejumlah keterangan saksi mengarah pada dugaan pengaturan proyek dan pemberian uang kepada pihak tertentu.

Keterangan para saksi juga mengungkap adanya pertemuan antara Henri Lincoln dan Ade Kuswara Kunang, serta keberadaan daftar proyek yang telah diberi tanda khusus.

Meski demikian, KPK menegaskan fokus utama saat ini adalah membuktikan dugaan penerimaan uang dan keterlibatan pihak-pihak yang tercantum dalam berkas perkara.

Untuk itu, saksi-saksi yang akan dihadirkan pada sidang berikutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan pembuktian di persidangan.

Sidang kasus dugaan ijon proyek Kabupaten Bekasi dijadwalkan masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan dalam beberapa pekan ke depan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter melanda Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, merendam ratusan rumah warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.

    Banjir Setinggi 1,5 Meter Genangi Dua Desa di Cikarang Utara

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (18/1/2026). Bencana tersebut terjadi akibat luapan Kali Ulu yang tidak mampu menampung debit air kiriman, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya sejak Sabtu (17/1/2026) sore. Dua desa […]

  • Tragedi Maut Bus ALS Medan-Bekasi: Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Teknis

    Tragedi Maut Bus ALS Medan-Bekasi: Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Teknis

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Insiden kecelakaan tragis yang menewaskan belasan orang dilaporkan telah terjadi pada Selasa pagi, 6 Mei 2025, sekitar jam 08.15 WIB. Kendaraan yang terlibat dalam peristiwa ini ialah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) milik perusahaan ALS (Antar Lintas Sumatera). Insiden tersebut terjadi di kawasan Bukit Surungan, tepatnya dekat Terminal Busur, Kota Padang Panjang, Sumatera […]

  • Geger! Lansia Pemilik Warung di Cabangbungin Ditemukan Tewas Terikat, Diduga Korban Perampokan

    Geger! Lansia Pemilik Warung di Cabangbungin Ditemukan Tewas Terikat, Diduga Korban Perampokan

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, digemparkan dengan penemuan jasad seorang lansia berinisial S (71). Perempuan pemilik warung ini ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya dengan kondisi tangan dan kaki terikat kain. Kejadian yang diduga sebagai perampokan ini terjadi pada Senin dini hari, 10 Februari 2025, sekitar pukul 01.00 WIB. […]

  • Aparat keamanan di Kabupaten Bekasi siaga penuh jelang malam Tahun Baru 2026.

    Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Malam Tahun Baru 2026 di Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aparat keamanan di Kabupaten Bekasi bersiaga penuh menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026. Sebanyak 1.088 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan disiapkan untuk memastikan perayaan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang digelar di halaman Mapolres Metro Bekasi, Rabu (31/12/2025) sore. […]

  • Wakil Bupati Bekasi Tinjau PT Aisin Indonesia, Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal dan Penguatan Program CSR

    Wakil Bupati Bekasi Tinjau PT Aisin Indonesia, Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal dan Penguatan Program CSR

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Wakil Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, melakukan kunjungan kerja ke PT Aisin Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri EJIP, Cikarang Selatan, pada Senin (14/4/2025). Kunjungan ini turut didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Surohman, serta Plh. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Nur Hidayah Setyowati, S.E., M.M. Rombongan disambut langsung oleh jajaran manajemen […]

  • Usai penyegelan KPK, aktivitas ASN Pemkab Bekasi tetap normal.

    Aktivitas ASN Pemkab Bekasi Tetap Normal Usai Penyegelan Ruang Kerja oleh KPK

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sehari setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah ruang kerja pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, aktivitas aparatur sipil negara (ASN) terpantau tetap berjalan normal. Dalam pantat di kompleks perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (19/12/2025), menunjukkan ASN tetap masuk kerja seperti biasa. Pegawai terlihat hilir mudik memasuki gedung perkantoran sejak […]

expand_less