Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kisruh PT Epson Makin Memanas, Dugaan Penggelapan Dana Koperasi Rp3 Miliar Berujung Laporan Polisi dan Saling Serang

Kisruh PT Epson Makin Memanas, Dugaan Penggelapan Dana Koperasi Rp3 Miliar Berujung Laporan Polisi dan Saling Serang

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Kuasa hukum Koperasi Karyawan PT Epson Indonesia memberikan keterangan terkait laporan dugaan penggelapan dana koperasi sekitar Rp3 miliar di Polres Metro Bekasi. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan

Kuasa hukum Koperasi Karyawan PT Epson Indonesia memberikan keterangan terkait laporan dugaan penggelapan dana koperasi sekitar Rp3 miliar di Polres Metro Bekasi. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

INFO CIKARANG – Perseteruan yang melibatkan manajemen, koperasi, dan serikat pekerja di PT Epson Indonesia kembali memanas.

Setelah sebelumnya diwarnai polemik hubungan industrial dan dugaan pemberangusan serikat pekerja (union busting), kini muncul laporan dugaan penggelapan dana koperasi senilai sekitar Rp3 miliar yang tengah ditangani aparat kepolisian.

Pengurus Koperasi Karyawan PT Epson Indonesia secara resmi melaporkan empat mantan pengurus dan mantan pekerja ke Polres Metro Bekasi atas dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan.

Laporan tersebut disebut telah berjalan sekitar satu bulan dan saat ini masih berada pada tahap penyelidikan.

Kuasa Hukum Koperasi Karyawan PT Epson Indonesia, Salahudin Gaffar, mengatakan dugaan penyalahgunaan dana tersebut terungkap setelah dilakukan audit internal.

“Kerugian yang kami laporkan sekitar Rp3 miliar. Modusnya diduga melalui penarikan dana dari rekening koperasi yang kemudian dipindahkan ke rekening pribadi,” ujar Salahudin dikutip Kamis, (15/7/2026).

Menurutnya, dugaan transaksi tersebut terjadi sekitar April 2026. Nilai kerugian itu dinilai cukup besar mengingat koperasi memiliki aset hampir Rp40 miliar dan dana tersebut berkaitan dengan kepentingan ribuan anggota koperasi.

Salahudin menegaskan laporan tersebut merupakan perkara pidana yang berdiri sendiri dan tidak berkaitan dengan aksi demonstrasi maupun perselisihan hubungan industrial yang sebelumnya terjadi di lingkungan PT Epson Indonesia.

Bahkan, pihaknya menyebut penyidik juga akan mendalami kemungkinan adanya dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) apabila ditemukan unsur yang mengarah ke sana dalam proses penyidikan.

Di sisi lain, salah satu pihak yang dilaporkan berinisial AB membantah seluruh tuduhan tersebut.

Ia mengaku telah memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Bekasi dan memberikan klarifikasi mengenai asal-usul dana yang dipersoalkan.

Menurut AB, uang sekitar Rp3 miliar tersebut bukan berasal dari kas koperasi, melainkan dana milik serikat pekerja yang ditempatkan di koperasi melalui mekanisme kerja sama investasi.

Ia juga menjelaskan bahwa pemindahan dana ke rekening pribadinya dilakukan karena adanya kendala transaksi di pihak perbankan, sehingga dana sementara dikembalikan ke rekening atas namanya.

Selain membantah tuduhan penggelapan, AB turut mempertanyakan legalitas kepengurusan baru Koperasi Karyawan PT Epson Indonesia yang dibentuk melalui Rapat Luar Biasa.

Menurutnya, proses pembentukan pengurus baru tersebut diduga tidak sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi.

Konflik di PT Epson Indonesia tidak hanya berkaitan dengan dugaan penggelapan dana koperasi. Sebelumnya, Federasi Serikat Pekerja Global Indonesia (FSPGI) juga telah melaporkan manajemen PT Epson Indonesia ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana union busting atau pemberangusan serikat pekerja.

Laporan tersebut didaftarkan pada 13 Mei 2026 dengan nomor registrasi STTLP/B/3446/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA dan saat ini ditangani oleh Desk Ketenagakerjaan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Kasus tersebut muncul setelah serangkaian perselisihan hubungan industrial yang berujung pada aksi unjuk rasa para pekerja di kawasan industri Cikarang.

Hingga kini, baik laporan dugaan penggelapan dana koperasi maupun laporan dugaan union busting masih berproses di masing-masing institusi penegak hukum.

Aparat kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kedua perkara tersebut, sehingga seluruh pihak yang disebut dalam kasus ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan hukum yang berkekuatan tetap.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedi Mulyadi sebut UMP–UMSP 2026 ideal meski beda pandangan buruh dan pengusaha

    Dedi Mulyadi Sebut Pemerintah Jabar Berdiri di Tengah Soal UMP dan UMSP 2026

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 sudah ideal, meski ada perbedaan pandangan antara pengusaha dan buruh. Pengusaha menganggap upah terlalu tinggi, sementara pekerja menilai masih rendah. “Pemerintah harus berada di tengah, akomodatif terhadap kepentingan buruh sekaligus mempertimbangkan dunia usaha agar […]

  • Cikarang Tidak Hanya Pabrik! Ini 4 Tempat Wisata Wajib Kunjung

    Cikarang Tidak Hanya Pabrik! Ini 4 Tempat Wisata Wajib Kunjung

    • calendar_month Sab, 7 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Cikarang, yang dikenal sebagai kawasan industri, ternyata juga memiliki sejumlah tempat wisata yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Berikut adalah rekomendasi tempat wisata di Cikarang yang menawarkan suasana asri, seru, dan penuh pengalaman baru! 1. Wisata Kawung Tilu Cikarang Bekasi Daya Tarik: Kawung Tilu menawarkan wisata alam berupa area camping, […]

  • Viral video santri berjalan kaki menuju kediaman Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

    Viral Video Santri Berjalan Kaki dari Bekasi ke Lembur Pakuan Temui Dedi Mulyadi

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan rombongan santri berjalan kaki untuk menemui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di kediamannya yang berada di kawasan Lembur Pakuan. Aksi tersebut langsung menyita perhatian publik dan warganet. Berdasarkan informasi yang beredar, para santri itu memulai perjalanan mereka sejak Jumat (26/12/2025). Mereka dikabarkan berangkat […]

  • Petugas BPS melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bekasi. Sebagian warga disebut masih enggan memberikan data karena khawatir kehilangan bantuan sosial dan dikaitkan dengan pajak.

    Banyak Warga Kabupaten Bekasi Enggan Sebut Gaji Saat Sensus Ekonomi 2026, Takut Bansos Dicabut hingga Dikaitkan Pajak

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi mengungkap masih banyak warga yang enggan memberikan data secara lengkap saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Salah satu pertanyaan yang paling sering dihindari responden adalah mengenai besaran penghasilan atau gaji. Dalam pelaksanaan sensus kali ini, sekitar 2.400 petugas diterjunkan untuk melakukan pendataan mulai dari rumah tangga hingga […]

  • Antusiasme pencari kerja memadati proses rekrutmen PT RPX Logistic hingga kuota pelamar dikabarkan penuh.

    Pelamar Membludak, Kuota Rekrutmen PT RPX Logistic Dikabarkan Sempat Penuh

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Antusiasme pencari kerja di proses rekrutmen PT RPX Logistic dikabarkan membludak pada hari ini. Berdasarkan informasi yang beredar dari lokasi, jumlah pelamar yang datang disebut sangat banyak hingga kuota penerimaan untuk hari ini dikabarkan sudah penuh. Informasi tersebut ramai dibagikan di media sosial dan grup pencari kerja. Para pelamar yang datang siang […]

  • Masih ada Bekasi yang adem! Jalan di Setu ini dipenuhi pepohonan dan terasa sejuk

    Jarang Terlihat, Jalan di Setu Bekasi Ini Masih Asri dan Dipenuhi Pepohonan

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebuah video yang memperlihatkan suasana jalan di kawasan Setu, Kabupaten Bekasi yang menarik perhatian warganet. Dalam video tersebut, tampak kondisi jalan yang masih dikelilingi pepohonan rindang. Deretan pohon yang tumbuh di sepanjang sisi jalan menciptakan suasana yang teduh dan jauh dari kesan panas khas wilayah perkotaan. Lingkungan di lokasi itu terlihat masih […]

expand_less