Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » DPRD Bongkar Dugaan Pelanggaran Izin 5 Batching Plant di Cikarang, Warga Tegal Danas Minta Operasional Dievaluasi

DPRD Bongkar Dugaan Pelanggaran Izin 5 Batching Plant di Cikarang, Warga Tegal Danas Minta Operasional Dievaluasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
  • comment 0 komentar

Salah satu perusahaan batching plant di kawasan Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang. DPRD Kabupaten Bekasi menemukan dugaan belum lengkapnya sejumlah perizinan operasional perusahaan tersebut.

INFO CIKARANG – Persoalan polusi debu dan ceceran material beton yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga Tegal Danas kini mendapat sorotan serius dari DPRD Kabupaten Bekasi.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi III DPRD, terungkap dugaan sejumlah perusahaan batching plant di kawasan Cikarang masih belum melengkapi berbagai dokumen perizinan operasional.

RDP tersebut digelar menyusul banyaknya laporan masyarakat mengenai debu yang beterbangan serta material beton dari truk molen yang dinilai mengganggu aktivitas warga sekaligus membahayakan pengguna jalan, khususnya di Jalan Inspeksi Kalimalang dan Jalan Raya Tegal Danas–Boga Salam, Kecamatan Cikarang Pusat.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Ombi Hari Wibowo, menyampaikan hasil evaluasi sementara menunjukkan lima perusahaan batching plant yang hadir dalam rapat belum memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

Menurutnya, seluruh perusahaan tersebut disebut belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Selain itu, sebagian perusahaan juga masih menggunakan dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) lama, sementara dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) disebut belum dimiliki seluruh perusahaan.

“Hasil rapat menunjukkan masih ada sejumlah dokumen perizinan yang belum dipenuhi oleh perusahaan batching plant. Hal ini menjadi perhatian DPRD karena berkaitan dengan kepastian hukum serta dampaknya terhadap masyarakat,” ujar Ombi.

Dalam rapat tersebut, DPRD turut menghadirkan unsur pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), perwakilan kecamatan, masyarakat, hingga sejumlah perusahaan batching plant yang beroperasi di kawasan tersebut.

Beberapa perusahaan yang mengikuti RDP di antaranya PT Cahaya Beton Indonesia, PT Adhimix Precast Indonesia, PT Brik Mix Cikarang, dan PT Motive Mulia Plant Tegal Danas atau Plant Merah Putih.

Sebagai tindak lanjut, Komisi III DPRD memberikan waktu sekitar dua pekan kepada perusahaan untuk melengkapi seluruh dokumen perizinan sekaligus melakukan pembenahan terhadap pengelolaan lingkungan di sekitar area operasional.

Apabila dalam batas waktu tersebut tidak ada penyelesaian, DPRD menyatakan akan merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi agar mengambil langkah lebih tegas sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mengevaluasi operasional perusahaan.

Ombi menegaskan DPRD mendukung iklim investasi di Kabupaten Bekasi, namun seluruh pelaku usaha tetap wajib mematuhi regulasi dan menjalankan kegiatan operasional tanpa merugikan masyarakat sekitar.

Menurutnya, keluhan warga terkait polusi debu maupun ceceran material beton bukan persoalan baru. Aspirasi tersebut telah disampaikan masyarakat selama beberapa tahun terakhir sehingga membutuhkan penyelesaian yang konkret.

Selain mendorong kelengkapan perizinan, DPRD juga meminta perusahaan melakukan dialog dengan warga melalui fasilitasi pemerintah kecamatan agar persoalan lingkungan dapat diselesaikan secara terbuka dan menghasilkan solusi yang disepakati bersama.

Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah daerah segera memastikan adanya langkah nyata untuk mengurangi polusi debu, membersihkan ceceran material di badan jalan, serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas kendaraan pengangkut beton demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani dan Pemilik Bangunan di Pinggir Kali Rawa Kuda Kembali Ribut, Soal Air Mampet Jadi Perdebatan

    Petani dan Pemilik Bangunan di Pinggir Kali Rawa Kuda Kembali Ribut, Soal Air Mampet Jadi Perdebatan

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KEDUNGWARINGIN – Perselisihan antara petani dan pemilik bangunan di sekitar pinggir kali kawasan Rawa Kuda, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, kembali terjadi, MINGGU (6/9/2026). Perselisihan tersebut berkaitan dengan kondisi aliran air yang berada di sekitar bangunan. Petani menyebut aliran air sempat mengalami penyumbatan sehingga menghambat jalannya air. Bahkan, menurut keterangan petani, bagian saluran yang diduga mampet […]

  • KPK membuka peluang pengembangan kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

    Kasus Ijon Proyek Ade Kuswara Merembet ke Tingkat Provinsi, Ketua DPD PDIP Jabar Diperiksa KPK

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kasus dugaan praktik ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang kini mulai merambah lingkaran politik di tingkat provinsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, sebagai saksi dalam penyidikan perkara tersebut. Ono Surono yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat terlihat […]

  • Sambutan Meriah! Bekasi Siapkan Kereta Kencana untuk Bupati Baru

    Sambutan Meriah! Bekasi Siapkan Kereta Kencana untuk Bupati Baru

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mempersiapkan penyambutan megah bagi Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih, Ade Kuswara Kunang dan dr. Asep Surya Atmaja, yang akan menjabat untuk periode 2025-2030. Acara ini akan berlangsung setelah pelantikan kepala daerah serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Rangkaian penyambutan telah dipersiapkan […]

  • Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni memimpin langsung operasi senyap pemberantasan obat keras ilegal di wilayah Cikarang Utara, Jumat (31/1/2026) malam hingga Sabtu (1/2/2026) dini hari.

    Berantas Peredaran Obat Keras Ilegal di Cikarang Utara, Kapolres Metro Bekasi Pimpin Operasi

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Polres Metro Bekasi kembali menggelar operasi senyap pemberantasan obat keras ilegal di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., Jumat malam (31/1/2026) hingga Sabtu dini hari (1/2/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Operasi tertutup tersebut dilaksanakan di Kampung Kavling, Kecamatan Cikarang Utara, […]

  • Rekaman CCTV memperlihatkan terduga pelaku pencurian sepeda motor saat beraksi di kawasan Pondok Tanah Mas, Cibitung, Selasa (26/5/2026) dini hari.

    Aksi Maling Motor di Pondok Tanah Mas Cibitung Terekam CCTV, Warga Makin Resah

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di kawasan Pondok Tanah Mas, Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Selasa, (26/5/2026) sekitar pukul 04.49 WIB. Aksi pelaku yang disebut beraksi seorang diri tersebut berhasil terekam kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku tampak bergerak cepat saat menjalankan aksinya pada waktu […]

  • Bapenda Kabupaten Bekasi menginstruksikan jajarannya turun ke lapangan guna mengoptimalkan potensi pajak daerah dan mempercepat pencapaian target Rp3,8 triliun pada 2026.

    Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun, Bapenda Kabupaten Bekasi Turun Langsung Lakukan Pendataan Lapangan

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda Kabupaten Bekasi) menginstruksikan seluruh jajarannya untuk turun langsung ke lapangan guna mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah pada 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi percepatan pencapaian target pajak daerah yang ditetapkan sebesar Rp3,8 triliun. Pendekatan berbasis pendataan faktual dinilai penting agar penerimaan tidak hanya bergantung pada laporan administratif […]

expand_less