Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Hadapi Cuaca Ekstrem dan Banjir di Kabupaten Bekasi, Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring untuk Keselamatan Siswa

Hadapi Cuaca Ekstrem dan Banjir di Kabupaten Bekasi, Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring untuk Keselamatan Siswa

  • account_circle T.T
  • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh satuan pendidikan menerapkan pembelajaran daring, menyusul potensi banjir dan cuaca ekstrem yang berisiko mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh satuan pendidikan menerapkan pembelajaran daring, menyusul potensi banjir dan cuaca ekstrem yang berisiko mengganggu aktivitas belajar mengajar.

INFO CIKARANG — Kabupaten Bekasi kembali menghadapi potensi cuaca ekstrem dan banjir yang berisiko mengganggu aktivitas pendidikan.

Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk menerapkan pembelajaran daring akibat banjir dan cuaca ekstrem.

Imbauan pembelajaran online di Kabupaten Bekasi ini tertuang dalam surat resmi Disdik Nomor 400.3.11/399/Sekre/I/2026, sebagai langkah antisipatif guna menjaga keselamatan siswa dan tenaga pendidik saat banjir Bekasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menjelaskan bahwa kebijakan pembelajaran daring selama cuaca ekstrem di Kabupaten Bekasi diambil untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat hujan deras, angin kencang, serta genangan air yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Kami mengimbau seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bekasi agar menyelenggarakan kegiatan pembelajaran secara daring sebagai langkah pencegahan. Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama,” ujar Imam Faturochman dalam keterangan resminya dikutip Minggu, (25/1/2026).

Ia menegaskan, penerapan sekolah online akibat banjir di Bekasi bersifat situasional dan disesuaikan dengan kondisi cuaca di masing-masing wilayah.

Sekolah diminta aktif memantau perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan sekitar, terutama di daerah yang rawan banjir.

Menurutnya, sekolah memiliki kewenangan untuk menyesuaikan metode pembelajaran daring saat banjir Kabupaten Bekasi, agar proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun siswa belajar dari rumah.

“Sekolah diharapkan menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi di lapangan dan terus memantau informasi cuaca, sehingga kegiatan belajar tetap berjalan dengan aman,” jelasnya.

Selain itu, Disdik Kabupaten Bekasi juga meminta pihak sekolah memastikan kesiapan sarana pendukung pembelajaran online saat banjir, termasuk akses internet dan perangkat belajar siswa.

Koordinasi dengan orang tua atau wali murid pun dinilai sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman selama pelaksanaan belajar dari rumah.

“Koordinasi dengan orang tua siswa di Kabupaten Bekasi sangat diperlukan agar informasi terkait pembelajaran daring akibat cuaca ekstrem dapat tersampaikan dengan jelas,” tambah Imam.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bug di Google? Netizen Syok Lihat Kurs Dolar Jadi Rp8.170!

    Bug di Google? Netizen Syok Lihat Kurs Dolar Jadi Rp8.170!

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Netizen Indonesia lagi heboh nih! Pasalnya, kalau kamu cek kurs USD ke Rupiah di Google, angkanya jauh dari kenyataan. Google menampilkan nilai 1 USD = Rp8.170,65, padahal kalau dicek langsung di Bank Indonesia (BI) atau bank lain seperti BCA, kurs sebenarnya masih ada di kisaran Rp16.340 per USD. Bug atau Nyata? Banyak […]

  • Sengketa Tanah di Tambun Selatan, Warga Cluster Setia Mekar 2 Menolak Eksekusi

    Sengketa Tanah di Tambun Selatan, Warga Cluster Setia Mekar 2 Menolak Eksekusi

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Tambun Selatan kembali ramai dengan sengketa tanah. Kali ini, eksekusi terjadi di belakang Pasar Rawakalong, tepatnya di Cluster Setia Mekar 2, Jl. Bumi Sani. Kasus ini diduga terkait sertifikat tanah ganda, yang menyebabkan konflik antara warga dan pihak yang mengklaim tanah tersebut. Warga Cluster Setia Mekar 2 dengan tegas menolak eksekusi lahan […]

  • Pemkab Bekasi optimis realisasi penyerapan APBD Tahun 2025 dapat menembus angka 90 persen hingga akhir tahun 2025.

    Jelang Tutup Tahun, Pemkab Bekasi Kejar Serapan APBD 2025 Hingga 90 Persen

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi optimis realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 dapat menembus angka 90 persen hingga akhir tahun. Optimisme tersebut disampaikan meski data penyerapan anggaran dalam sistem nasional masih menunjukkan angka di bawah target. Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, mengungkapkan bahwa realisasi penyerapan […]

  • Pemkab Bekasi Bongkar Pasar Lama, Siapkan Wajah Baru untuk PKL Cikarang

    Pemkab Bekasi Bongkar Pasar Lama, Siapkan Wajah Baru untuk PKL Cikarang

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui UPTD Pasar Wilayah IV mulai melakukan pembongkaran bangunan lama Pasar Cikarang yang berada di depan Ramayana, Kecamatan Cikarang Utara. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan dan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang jalan lampu merah Sentra Grosir Cikarang (SGC). Kepala UPTD […]

  • Tanggul yang ambrol di Perumahan GCV Jayasampurna, Kabupaten Bekasi, meningkatkan risiko banjir akibat luapan Kali Cikarang.

    Tanggul Rusak, Warga Perumahan GCV Jayasampurna Dihantui Oleh Banjir

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Perumahan Grand Cikarang Village (GCV) di Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, kembali dihantui ancaman banjir. Salah satu titik tanggul yang dibangun pengembang untuk menahan luapan Kali Cikarang kini ambrol dan berpotensi menggenangi rumah warga. Tandes (56), salah seorang warga, menjelaskan bahwa tanggul dibangun pengembang pada September–Oktober 2025 setelah banjir […]

  • Pemprov Jabar menetapkan perluasan cakupan UMSK Tahun 2026.

    UMSK Jawa Barat 2026 Diperluas, Kota Bekasi Catat Upah Sektoral Tertinggi Tembus Rp6 Juta

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memperluas cakupan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Tahun 2026. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.876-Kesra/2025, sekaligus menggantikan aturan sebelumnya. Dalam ketentuan terbaru tersebut, jumlah daerah yang masuk skema UMSK meningkat signifikan. Jika pada tahun sebelumnya hanya mencakup 12 kabupaten/kota, kini UMSK 2026 berlaku […]

expand_less