Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pemkab Bekasi Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana

Pemkab Bekasi Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi Gotong Royong Warga Kabupaten Bekasi. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi menetapkan status Transisi Darurat ke Pemulihan selama 14 hari, terhitung mulai 19 Maret hingga 1 April 2025. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya wilayah tersebut berada dalam status Tanggap Darurat Bencana akibat banjir, longsor, curah hujan ekstrem, abrasi, angin kencang, dan puting beliung.

Status ini diumumkan oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dalam Rapat Evaluasi Tanggap Darurat Bencana yang digelar di Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Bekasi, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Selasa (18/3/2025). Rapat ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi, Kepala Pelaksana BPBD Muchlis, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Menurut Bupati Ade, perubahan status ini dilakukan setelah hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kabupaten Bekasi sudah bebas dari banjir, kecuali Desa Huripjaya di Kecamatan Babelan yang masih terdampak.

“Setelah mengevaluasi langkah-langkah yang telah diambil oleh BPBD, perangkat daerah, camat, dan kepala desa, kami menetapkan status transisi darurat ini agar proses pemulihan bisa berjalan lebih terstruktur,” ujar Ade.

Fokus Pemulihan: Normalisasi Sungai dan Bantuan Warga

Dalam masa transisi ini, normalisasi sungai dan kali akan menjadi prioritas utama Pemkab Bekasi. Selain itu, pemerintah daerah juga akan menerbitkan surat edaran ke desa-desa untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga lingkungan serta menertibkan bangunan liar yang berpotensi memperburuk dampak bencana di masa depan.

“Instruksi ini akan diberikan kepada seluruh camat dan kepala desa agar lebih peduli terhadap lingkungan. Saat ini, kami fokus pada rehabilitasi sungai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mencegah banjir kembali terjadi,” jelas Ade.

Selain perbaikan infrastruktur, Pemkab Bekasi juga memastikan bahwa bantuan bagi warga terdampak tetap berjalan. Pemeriksaan kesehatan, distribusi logistik, serta bantuan lainnya akan terus dilakukan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih dalam masa pemulihan.

Anggaran Pemulihan dan Potensi Perpanjangan Masa Transisi

Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi menegaskan bahwa dalam periode transisi ini, pemerintah masih akan menjalankan berbagai program pemulihan, termasuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Dari total anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp30 miliar, sekitar Rp10 miliar telah digunakan selama masa Tanggap Darurat untuk penanganan bencana.

“Penggunaan anggaran ini diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata Dedy.

Ia juga menambahkan bahwa masa transisi ini bisa diperpanjang setiap 14 hari, tergantung pada perkembangan situasi di lapangan dan kebutuhan pemulihan yang masih diperlukan.

Dengan ditetapkannya status Transisi Darurat ke Pemulihan, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk menangani dampak bencana secara menyeluruh, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu, langkah preventif seperti normalisasi sungai, penertiban bangunan liar, serta penguatan koordinasi dengan perangkat daerah hingga tingkat desa akan terus diupayakan agar bencana serupa tidak kembali terjadi di masa depan.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Said Iqbal menyoroti ketimpangan UMP Jakarta yang dinilai kalah dari upah buruh Karawang.

    UMP DKI Jakarta Disoal Said Iqbal, Pramono Anung Langsung Buka Suara

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polemik Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta kembali mencuat setelah Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal menyebut upah buruh di ibu kota kalah dibandingkan upah pekerja pabrik di Karawang, Jawa Barat. Pernyataan itu langsung mendapat respons dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Pramono menegaskan bahwa besaran UMP DKI Jakarta masih […]

  • Pagi Berkabut, Sore Hujan! Ini Prakiraan Cuaca Bekasi 3 Februari 2025

    Pagi Berkabut, Sore Hujan! Ini Prakiraan Cuaca Bekasi 3 Februari 2025

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kabupaten Bekasi, bersiaplah menghadapi cuaca yang didominasi hujan ringan dan kabut/asap pada Senin, 3 Februari 2025. Berdasarkan data BMKG, hampir separuh kecamatan diprediksi mengalami hujan ringan, sementara sisanya akan diselimuti kabut atau asap sejak pagi hari. Cuaca di Wilayah Bekasi: Hujan Ringan atau Kabut? Kecamatan yang akan diguyur hujan ringan: Tarumajaya […]

  • APBDes Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, mengalami perubahan pada 2026 akibat efisiensi anggaran. Nilai anggaran turun dari Rp6,3 miliar menjadi Rp5,1 miliar usai Musyawarah Desa.

    Anggaran Desa Serang Dipangkas Rp1,5 Miliar, APBDes 2026 Resmi Direvisi Lewat Musdes

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Cikarang Selatan Pemerintah Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, resmi melakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Perubahan tersebut diputuskan melalui Rapat Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di aula kantor desa setempat. Dalam Musdes itu terungkap, APBDes Desa Serang mengalami penurunan cukup signifikan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Jika sebelumnya […]

  • Warung kelontong di Simpang Tiga Buniayu, Sukatani, dibobol maling pada Selasa malam.

    Warung Kelontong di Sukatani Dibobol Maling, Uang Rp1,5 Juta dan Kartu ATM Raib

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian terjadi di sebuah warung kelontong yang berada di Simpang Tiga Buniayu, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Selasa malam (13/1/2026). Pelaku memanfaatkan kondisi pemilik warung yang tertidur lelap untuk melancarkan aksinya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, maling berhasil masuk ke dalam warung tanpa disadari pemilik. Dari rekaman kamera pengawas (CCTV), […]

  • Geger Penemuan Pria Bersimbah Darah di Bekasi, Polisi Pastikan Korban Kecelakaan Tunggal

    Geger Penemuan Pria Bersimbah Darah di Bekasi, Polisi Pastikan Korban Kecelakaan Tunggal

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan gerbang Perumahan Aqila Pratama Residence, Kampung Kempes, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat pertama kali ditemukan warga, korban mengalami kejang hebat dengan luka berat di kepala, sementara sebuah sepeda motor tergeletak tidak jauh […]

  • Bekasi Siapkan 70 Hektare Lahan untuk Dukung Swasembada Jagung Nasional

    Bekasi Siapkan 70 Hektare Lahan untuk Dukung Swasembada Jagung Nasional

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Sebanyak 70 hektare lahan pertanian disiapkan untuk penanaman jagung serentak yang menjadi bagian dari target pemerintah pusat, yaitu 1 juta hektare. Program ambisius ini dilaksanakan atas kerja sama Pemkab Bekasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Acara pencanangan resmi digelar di Kebun […]

expand_less