Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » PHD Soroti Layanan Jemaah Haji Mandiri di Kabupaten Bekasi, Minta Pemerataan dan Pendampingan Lebih Optimal

PHD Soroti Layanan Jemaah Haji Mandiri di Kabupaten Bekasi, Minta Pemerataan dan Pendampingan Lebih Optimal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Pendamping Haji Daerah Kabupaten Bekasi menyampaikan pentingnya pemerataan layanan bagi jemaah haji mandiri.

Pendamping Haji Daerah Kabupaten Bekasi menyampaikan pentingnya pemerataan layanan bagi jemaah haji mandiri.

INFO CIKARANG — Isu pelayanan jemaah haji mandiri kembali menjadi sorotan di Kabupaten Bekasi. Pendamping Haji Daerah (PHD), Zuli Zulkipli, menilai masih diperlukan penguatan sistem agar layanan yang diberikan bisa lebih merata dan optimal.

Menurut Zuli, jumlah jemaah haji mandiri di Kabupaten Bekasi tergolong cukup besar dan terus meningkat setiap tahun. Kondisi ini, kata dia, menuntut adanya perhatian lebih dari para pemangku kebijakan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Jemaah mandiri ini jumlahnya cukup signifikan, sehingga ke depan perlu ada perhatian lebih agar mereka juga mendapatkan pelayanan yang optimal, sebagaimana jemaah lainnya,” ujarnya.

Long-tail keyword tertanam: pelayanan jemaah haji mandiri Kabupaten Bekasi, perbedaan layanan haji KBIH dan mandiri, pendampingan jemaah haji Indonesia

Perbedaan Nyata dengan Jemaah KBIH

Zuli menjelaskan, secara umum jemaah yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) sudah mendapatkan layanan yang lebih terstruktur sejak awal.

Mulai dari bimbingan manasik, pengurusan administrasi, hingga pendampingan selama ibadah, seluruhnya relatif telah terorganisir dengan baik.

Sebaliknya, jemaah mandiri harus lebih aktif mengurus berbagai kebutuhan secara pribadi.

“Perbedaannya lebih kepada sistem pendampingan. Di KBIH sudah terfasilitasi dengan baik, sedangkan jemaah mandiri membutuhkan penyesuaian dan kemandirian lebih dalam menjalani prosesnya,” jelasnya.

Butuh Sistem yang Lebih Adaptif dan Inklusif

Di Kabupaten Bekasi sendiri, Zuli mencatat sekitar 116 jemaah berangkat secara mandiri dengan latar belakang yang beragam.

Hal ini membuat pendekatan pelayanan tidak bisa disamaratakan, melainkan harus lebih fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan masing-masing jemaah.

Ia menekankan pentingnya kebijakan yang adaptif, inklusif, dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.

“Harapannya tentu semua jemaah bisa mendapatkan pelayanan yang setara, karena tujuan utamanya sama, yaitu menjalankan ibadah dengan khusyuk dan lancar,” katanya.

Dorong Integrasi Sistem Pelayanan Haji

Lebih jauh, Zuli berharap ke depan sistem pelayanan haji di Indonesia bisa semakin terintegrasi dan berbasis teknologi.

Menurutnya, hal ini penting untuk meminimalkan kesenjangan layanan antara jemaah mandiri dan yang tergabung dalam KBIH.

“Diperlukan sistem pendampingan yang lebih terarah, terstruktur, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Komitmen Pendampingan untuk Semua Jemaah

Sebagai PHD, Zuli menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pendampingan kepada seluruh jemaah tanpa membedakan status keberangkatan.

Ia menilai peran pendamping bukan hanya administratif, tetapi juga memastikan jemaah merasa aman dan nyaman selama menjalankan ibadah.

“Kami berupaya hadir untuk semua jemaah, termasuk yang mandiri, agar mereka tetap merasa didampingi dan terbantu selama proses ibadah berlangsung,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ​Perwakilan IKA FH UPB saat melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan Tanah Kas Desa Karang Baru ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

    Dugaan Penyimpangan TKD Desa Karang Baru, Alumni FH UPB Minta Kejaksaan Bongkar Aset dan Aliran Dana

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD) Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, tengah menjadi sorotan serius. Dugaan adanya penyimpangan pengelolaan aset desa tersebut kini memasuki ranah hukum setelah Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Pelita Bangsa (IKA FH UPB) melaporkannya ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Langkah hukum ini diambil menyusul keluhan warga yang […]

  • Petugas Diskominfosantik Kabupaten Bekasi melakukan pengelolaan layanan teknologi informasi guna mendukung sistem digital di lingkungan perangkat daerah.

    Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Genjot Layanan Helpdesk TIK, Respon Keluhan Teknologi Makin Cepat

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong percepatan layanan digital di lingkungan pemerintahan. Salah satunya lewat penguatan layanan Helpdesk TIK yang dikelola oleh Diskominfosantik. Layanan ini menjadi jalur utama bagi perangkat daerah untuk menyampaikan kebutuhan maupun kendala terkait teknologi informasi. Mulai dari aplikasi, jaringan, hingga pengelolaan data, semuanya ditangani dalam satu sistem terpadu. Kepala […]

  • Motor Raib Saat Salat Subuh, Aksi Pencurian di Musholla Sukatani Terekam CCTV

    Motor Raib Saat Salat Subuh, Aksi Pencurian di Musholla Sukatani Terekam CCTV

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kembali terjadi aksi pencurian motor atau curanmor di Kabupaten Bekasi. Kali ini, kejadian tersebut berlangsung di halaman Musholla Nurul Hikmah, Kampung Pulosiri, RT 003/RW 001, Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya. Peristiwa ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) pada Senin dini hari sekitar pukul 04.53 WIB. Korban, Ahmad Dede Fauzi, mengungkapkan bahwa motornya […]

  • Lampu sinyal kereta api yang menjadi penentu pergerakan rangkaian di jalur rel.

    Sinyal Diduga Bermasalah Sebelum Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Bagaimana Aturan Resminya?

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penyebab kecelakaan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur masih terus ditelusuri. Dalam proses investigasi, muncul dugaan adanya gangguan pada sistem persinyalan yang mengatur lalu lintas kereta. Isu ini mencuat setelah beredar pernyataan dari asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek yang mengaku melihat kejanggalan pada lampu sinyal sesaat sebelum insiden terjadi. Melalui keterangannya, […]

  • Disdamkar Kabupaten Bekasi imbau warga waspada kebakaran selama libur Nataru.

    Disdamkar Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspada Kebakaran Selama Libur Nataru

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga serta perayaan akhir tahun yang kerap memicu insiden kebakaran. Kepala Disdamkar Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, menuturkan bahwa kebakaran sering kali dipicu oleh […]

  • Peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di Babelan, Kabupaten Bekasi.

    Jembatan Garuda Hadir di Babelan, Akses Warga Kini Lebih Efisien dan Cepat

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai membangun Jembatan Garuda di wilayah Babelan sebagai solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dikeluhkan warga. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, pada Senin (30/03/2026). Pangkas Jarak Hingga 4 Kilometer Jembatan gantung sepanjang sekitar 6 meter ini akan menghubungkan dua kawasan permukiman, […]

expand_less