Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pusaran Kasus Ijon Proyek Bekasi Makin Melebar, Nama Dani Ramdan Muncul dalam Persidangan

Pusaran Kasus Ijon Proyek Bekasi Makin Melebar, Nama Dani Ramdan Muncul dalam Persidangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Sidang kasus dugaan suap ijon proyek di Pengadilan Tipikor Bandung mengungkap fakta baru, termasuk munculnya nama mantan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam kesaksian saksi.

Sidang kasus dugaan suap ijon proyek di Pengadilan Tipikor Bandung mengungkap fakta baru, termasuk munculnya nama mantan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam kesaksian saksi.

INFO CIKARANG – Sidang lanjutan perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali mengungkap fakta baru.

Nama mantan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mencuat dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Bandung.

Nama Dani Ramdan disebut saat Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, memberikan kesaksian pada sidang yang digelar Jumat, 5 Juni 2026.

Dalam persidangan, Henri mengaku pernah menerima arahan untuk memenangkan perusahaan milik kontraktor Sarjan dalam sejumlah paket proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi.

Keterangan tersebut muncul saat tim kuasa hukum Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang menanyakan proses penentuan proyek yang akan dikerjakan pada tahun anggaran tersebut.

Henri menjelaskan bahwa beberapa paket pekerjaan memang diarahkan untuk dimenangkan oleh perusahaan milik Sarjan.

Pernyataan itu juga tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibahas dalam persidangan.

“Ada perintah dari Pak Dani Ramdan sebelumnya untuk memenangkan perusahaan milik Sarjan,” ujar Henri di hadapan majelis hakim.

Sebagai informasi, Dani Ramdan pernah menjabat sebagai Pj Bupati Bekasi dalam tiga periode berbeda, yakni pada tahun 2021, 2022–2023, dan 2023–2024.

Selain mengungkap nama Dani Ramdan, persidangan juga memunculkan fakta lain terkait dugaan pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan, Dede Chairul, yang sebelumnya telah memberikan kesaksian, mengaku pernah dipanggil ke ruangan Henri Lincoln untuk membahas sejumlah paket pekerjaan yang akan diberikan kepada Sarjan.

Menurut Dede, dalam pertemuan tersebut ditentukan proyek-proyek yang akan dikerjakan oleh kontraktor tersebut.

“Dipanggil ke ruangan terus menentukan Pak Sarjan sekian nilai pekerjaannya. Saya sempat menyampaikan paket-paket tahun ini. Kemudian diputuskan pekerjaan paket-paket ini,” kata Dede dalam persidangan.

Dede juga mengungkap bahwa Sarjan pernah menyampaikan telah memberikan sekitar 10 persen kepada atasannya, Henri Lincoln.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui apakah dana tersebut merupakan bagian dari jatah pihak lain atau tidak.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum KPK juga membacakan BAP yang memuat informasi mengenai rencana pembahasan proyek APBD 2026.

Dalam keterangannya, Dede menyebut dirinya mendengar informasi dari sejumlah kepala bidang bahwa terdapat banyak paket pekerjaan yang akan dibahas menjelang akhir tahun.

“Hendri pernah menyampaikan ke saya rencana nanti kita ekspos ke bupati karena posisi akhir tahun dan itu belum sempat,” ujarnya.

Fakta lain yang terungkap dalam persidangan adalah pengakuan Henri Lincoln terkait penerimaan uang dari Sarjan sebesar Rp2,94 miliar.

Henri mengaku dana tersebut merupakan akumulasi penerimaan selama periode 2024 hingga 2025.

Namun, ia menegaskan uang tersebut telah dikembalikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Fee dinas Rp2,94 miliar itu akumulasi dari 2024–2025 dapat uang dari Sarjan. Tidak untuk pribadi melainkan kebutuhan bersama seperti beli sapi dan segala macam,” kata Henri.

Dalam perkara ini, Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya, HM Kunang, didakwa menerima suap senilai Rp12,4 miliar dari Sarjan.

Rinciannya, Ade diduga menerima Rp11,4 miliar, sedangkan HM Kunang menerima Rp1 miliar.

Uang tersebut diduga diberikan secara bertahap selama periode 2024 hingga 2025 agar Sarjan mendapatkan berbagai paket pekerjaan di Kabupaten Bekasi.

Sidang kasus dugaan suap ijon proyek ini masih terus bergulir. Sejumlah fakta baru yang muncul dalam persidangan diperkirakan akan menjadi bahan pendalaman lebih lanjut oleh KPK dalam mengusut perkara tersebut.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Konferensi Anak Cabang (Konferancab) IV PAC GP Ansor Kecamatan Cikarang Utara yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cikarang Utara, Ahad (27/7/2026).

    Konferancab PAC GP Ansor Kecamatan Cikarang Utara Sukses di Gelar

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-IV Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Cikarang Utara sukses digelar pada Ahad, 26 Juli 2026, di Aula Kantor Kecamatan Cikarang Utara. Musyawarah tertinggi PAC GP Ansor Kecamatan Cikarang Utara tersebut menetapkan Fitri Kurnia atau yang akrab disapa Sahabat Pipit sebagai nahkoda baru PAC GP Ansor […]

  • Warung kelontong di Simpang Tiga Buniayu, Sukatani, dibobol maling pada Selasa malam.

    Warung Kelontong di Sukatani Dibobol Maling, Uang Rp1,5 Juta dan Kartu ATM Raib

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian terjadi di sebuah warung kelontong yang berada di Simpang Tiga Buniayu, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Selasa malam (13/1/2026). Pelaku memanfaatkan kondisi pemilik warung yang tertidur lelap untuk melancarkan aksinya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, maling berhasil masuk ke dalam warung tanpa disadari pemilik. Dari rekaman kamera pengawas (CCTV), […]

  • Relawan Santri Deklarasi Dukung Dani Ramdan Jadi Bupati Bekasi Di Pemilu Serentak Tahun 2024

    Relawan Santri Deklarasi Dukung Dani Ramdan Jadi Bupati Bekasi Di Pemilu Serentak Tahun 2024

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Infocikarang.id (Cikarang),- Santri dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Relawan Santri Badar, Deklarasi Dukung Dani Ramdan jadi Bupati Kabupaten Bekasi untuk Pemilu serentak tahun 2024 yang diselenggarakan di Kisah Kopi Nusantara, Kecamatan Cikarang Timur, Rabu (2/10/2024). Toto menjelaskan Dani Ramdan yang pernah menjabat sebagai PJ Bupati Kabupaten Bekasi selama 2,5 tahun periode […]

  • Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Surya Wijaya saat menjelaskan rencana revisi Perda Ketertiban Umum di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.

    Sanksi Kurungan Dihapus, Pemkab Bekasi Beralih ke Denda untuk Pelanggar Ketertiban

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai mengkaji ulang aturan soal ketertiban umum. Salah satu perubahan yang cukup mencolok adalah rencana penghapusan sanksi kurungan bagi pelanggar. Revisi ini dilakukan terhadap Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2012 yang dinilai sudah tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini. Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya, mengatakan penyesuaian […]

  • Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Oknum PNS Disbudpora dilaporkan terkait dugaan penjualan aset daerah.

    Diduga Jual Aset Daerah, Oknum PNS Dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi oleh KIM

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dugaan penjualan aset daerah kembali mencuat di Kabupaten Bekasi. Kali ini, seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial AM dari Dinas Kebudayaan dan Pemuda Olahraga (Disbudpora) dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Bekasi. Surat laporan resmi diserahkan pada Selasa (6/1/2026) dengan tembusan kepada sejumlah instansi terkait, […]

  • Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat menyampaikan rencana pembangunan fasilitas PSEL Bekasi Raya di Cikarang.

    Dari Sampah Jadi Energi, Proyek PSEL Bekasi Raya Siap Groundbreaking Maret 2026

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah pusat memastikan pembangunan fasilitas waste to energy atau Pengelola Sampah Energi Listrik (PSEL) untuk wilayah Bekasi Raya akan segera dimulai. Proyek strategis nasional ini direncanakan melakukan groundbreaking pada Maret 2026 dan mencakup Kota Bekasi serta Kabupaten Bekasi. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat kunjungan kerja di Cikarang. […]

expand_less