Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Awal Ramadan 2026 Ditentukan Hilal, Ini Proses dan Dasar Penetapannya

Awal Ramadan 2026 Ditentukan Hilal, Ini Proses dan Dasar Penetapannya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Pemantauan hilal menjadi faktor krusial dalam menentukan awal Ramadan 2026 yang mengacu pada sistem penanggalan Hijriah dan keputusan resmi pemerintah.

Pemantauan hilal menjadi faktor krusial dalam menentukan awal Ramadan 2026 yang mengacu pada sistem penanggalan Hijriah dan keputusan resmi pemerintah.

INFO CIKARANG — Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 2026, pembahasan mengenai hilal kembali mengemuka di tengah masyarakat.

Setiap tahun, penentuan awal puasa selalu menjadi perhatian umat Islam karena berkaitan langsung dengan dimulainya ibadah Ramadan yang dinanti-nantikan.

Berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis peredaran matahari, kalender Hijriah mengacu pada pergerakan bulan. Oleh karena itu, posisi dan keberadaan hilal menjadi penentu utama kapan umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa.

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan menggelar Sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah pada 17 Februari 2026. Salah satu dasar utama dalam sidang tersebut adalah hasil pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan hilal dan mengapa keberadaannya begitu penting dalam menentukan awal Ramadan?

Pengertian Hilal dalam Kalender Islam

Hilal adalah bulan sabit muda pertama yang tampak di ufuk barat sesaat setelah matahari terbenam. Kemunculan hilal menandai berakhirnya satu bulan Hijriah dan dimulainya bulan baru.

Dalam praktik keagamaan Islam, hilal memiliki peran yang sangat vital. Tidak hanya untuk Ramadan, hilal juga menjadi penentu awal bulan Syawal dan Dzulhijjah, yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah besar seperti Idulfitri dan Iduladha.

Mengapa Hilal Menjadi Acuan Awal Ramadan?

Penetapan awal Ramadan berlandaskan ajaran Islam yang menegaskan pentingnya melihat hilal sebagai tanda dimulainya puasa. Karena itu, keberadaan hilal dijadikan rujukan utama dalam menentukan tanggal 1 Ramadan.

Apabila pada tanggal 29 Syaban hilal terlihat setelah matahari terbenam, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai 1 Ramadan. Sebaliknya, jika hilal tidak tampak, bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari, dan puasa Ramadan dimulai sehari setelahnya.

Prinsip ini tetap dipertahankan hingga kini, meskipun ilmu astronomi dan teknologi pengamatan bulan terus mengalami perkembangan.

Metode Penentuan Hilal di Indonesia

Dalam praktiknya, Indonesia menggunakan dua metode utama yang saling melengkapi dalam menentukan keberadaan hilal.

1. Rukyatul Hilal (Pengamatan Langsung)
Rukyatul hilal dilakukan dengan mengamati langsung posisi bulan di ufuk barat setelah matahari terbenam pada hari ke-29 bulan berjalan. Pengamatan dapat dilakukan dengan mata telanjang maupun menggunakan alat bantu optik seperti teleskop.

Rukyat biasanya dilaksanakan di berbagai titik strategis yang memiliki pandangan cakrawala barat terbuka guna meningkatkan peluang melihat hilal.

2. Hisab (Perhitungan Astronomi)
Metode hisab menggunakan perhitungan matematis dan data astronomi untuk mengetahui posisi bulan secara presisi. Dengan teknologi modern, prediksi kemunculan hilal dapat diketahui jauh hari sebelum pengamatan dilakukan.

Meski demikian, hasil hisab tidak berdiri sendiri. Data tersebut tetap dikaji dan dipadukan dengan hasil rukyat dalam forum resmi penetapan pemerintah.

Sidang Isbat Ramadan 2026 dan Peran Kemenag

Untuk menetapkan awal Ramadan 2026, Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat pada 17 Februari 2026. Dalam prosesnya, pemantauan hilal dilakukan di sekitar 96 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sidang Isbat menjadi forum resmi yang menggabungkan laporan rukyatul hilal, data hisab, serta masukan dari para ahli dan organisasi keagamaan.

Jika hilal dinyatakan terlihat dan memenuhi kriteria yang ditetapkan, maka Ramadan dimulai keesokan harinya. Jika tidak, bulan Syaban digenapkan menjadi 30 hari.

Keputusan Sidang Isbat inilah yang menjadi acuan resmi umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa Ramadan 2026.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesempatan Karier di PT Prakarsa Alam Segar: Lowongan Helper Produksi

    Kesempatan Karier di PT Prakarsa Alam Segar: Lowongan Helper Produksi

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – PT Prakarsa Alam Segar (PAS) adalah perusahaan FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) yang telah berdiri sejak tahun 2003. Berlokasi di Jl. Raya Kaliabang, Pondok Ungu, Desa Pejuang, Bekasi, PT PAS dikenal luas melalui produk unggulannya seperti Mie Sedaap, Mie Sedaap Cup, Mie Sukses’s, dan So Yumie. Dengan kualitas mie kenyal dan rasa lezat, […]

  • Plt Bupati Bekasi bersama pimpinan DPRD saat rapat paripurna pembahasan Raperda Perlindungan Guru.

    Pemkab Bekasi Dukung Raperda Perlindungan Guru, Asep Surya Atmaja: Perkuat Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan. Hal tersebut disampaikan oleh Asep Surya Atmaja dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bekasi yang digelar pada Senin (30/03/2026). Komitmen Perkuat Pendidikan Dalam forum tersebut, Asep menegaskan bahwa Raperda ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat […]

  • Polda Jabar Digeruduk! Massa Tuntut Bongkar Kasus Pagar Laut di Bekasi

    Polda Jabar Digeruduk! Massa Tuntut Bongkar Kasus Pagar Laut di Bekasi

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan massa yang menamakan diri Masyarakat Tertindas Jawa Barat (Martin Jabar) turun ke jalan dan menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Mereka menuntut pihak kepolisian segera mengusut tuntas dugaan korupsi dalam kasus pagar laut di Bekasi dan Banten. Aksi ini mendapat penjagaan ketat dari aparat […]

  • Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, saat meninjau kondisi jalan kabupaten Bekasi.

    DSDABMBK Bekasi Evaluasi 1.077 Km Jalan Kabupaten, Kemantapan Masih di Angka 73,98 Persen

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi (DSDABMBK) terus melakukan evaluasi dan pembaruan data kondisi jalan kabupaten sebagai dasar perencanaan dan penanganan infrastruktur pada tahun 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bekasi tahun 2023, total panjang jalan kabupaten yang menjadi kewenangan DSDABMBK tercatat mencapai 1.077,392 […]

  • Hari Ketiga Lebaran, Stasiun Cikarang Padat oleh Penumpang

    Hari Ketiga Lebaran, Stasiun Cikarang Padat oleh Penumpang

    • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Lebaran 2025 memasuki hari ketiga, dan arus balik mulai terlihat di berbagai titik transportasi. Salah satunya adalah Stasiun Cikarang, yang pada Rabu (2/4/2025) dipadati oleh para penumpang yang hendak kembali ke kota setelah merayakan Lebaran di kampung halaman. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, kepadatan di stasiun terlihat cukup signifikan. Ratusan […]

  • KPK mengembangkan penyidikan dengan mengurai jaringan kekuasaan di sekitar Ade Kuswara Kunang.

    KPK Bidik Lingkaran Terdekat Ade Kuswara Kunang, 2 Stafsus Bersiap Dipanggil dalam Kasus Dugaan Suap Ijon Proyek

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penyidikan perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi memasuki fase baru. Setelah menjerat aktor utama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mulai mengurai jejaring kekuasaan di sekitar Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Langkah terbaru, KPK bersiap memanggil dua staf khusus bupati yang diduga mengetahui, terlibat, atau setidaknya menjadi bagian dari […]

expand_less