Pemuda Bekasi Ditantang Tak Sekadar Bicara Toleransi, Harus Berani Bergerak dan Bikin Perubahan
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Pemuda lintas agama mengikuti Youth Summit Interfaith 2026 di Kabupaten Bekasi yang mendorong lahirnya aksi nyata untuk memperkuat toleransi.
INFO CIKARANG — Youth Summit Interfaith 2026 di Kabupaten Bekasi didorong tidak berhenti sebagai forum diskusi dan seremoni semata.
Para pemuda lintas agama justru ditantang membawa semangat toleransi keluar dari ruang kegiatan dan membuktikannya melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman untuk Perubahan”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda dari berbagai latar belakang keagamaan untuk memperkuat kebersamaan, membuka komunikasi, sekaligus membangun kolaborasi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Bekasi.
Pesan tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Cristin Novalia Simanjuntak. Ia meminta para peserta tidak menjadikan Youth Summit hanya sebagai kegiatan untuk mendapatkan pengalaman, sertifikat maupun dokumentasi di media sosial.

“Saya enggak pengen acara Youth Summit sampai sini hanya jadi acara yang bagus difoto, acara yang bagus di Instagram, adik-adik cuma sekadar masuk, punya sertifikat doang. Tadi judulnya kan bergerak untuk perubahan. Bergeraknya apa?” tegas Cristin.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan justru akan terlihat setelah forum berakhir. Nilai-nilai toleransi yang diperoleh para peserta harus mampu diterjemahkan menjadi tindakan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Dengan demikian, pemuda tidak hanya menjadi peserta dalam forum lintas agama, tetapi juga mengambil peran sebagai penggerak yang mampu menghadirkan perubahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Robet Suwandi, menegaskan bahwa perbedaan keyakinan seharusnya tidak menjadi penghalang dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Ia meminta generasi muda menerapkan toleransi bukan hanya dalam bentuk pemahaman, tetapi melalui sikap sehari-hari, etika dalam berinteraksi, komunikasi yang santun serta kepedulian terhadap sesama.
“Saya meminta generasi muda menerapkan toleransi melalui sikap, etika, komunikasi yang santun serta kepedulian terhadap sesama. Perbedaan itu bukan penghalang bagi kita untuk bersatu,” ujar Robet.
Hal senada disampaikan Ketua FKUB Kabupaten Bekasi, Soleh Jaelani. Menurutnya, keberagaman yang ada di Kabupaten Bekasi harus dipandang sebagai kekuatan untuk membangun daerah yang lebih harmonis.
“Hari ini kita membangun kebersamaan, membangun toleransi, membangun ekonomi agar terciptanya Kabupaten Bekasi yang rukun, damai, aman dan sejahtera,” katanya.
Pemuda Diminta Jadi Jembatan di Tengah Perbedaan
Ketua Formula, Septa Diansyah, menilai Youth Summit Interfaith 2026 seharusnya menjadi titik awal lahirnya gerakan pemuda yang mampu menjembatani perbedaan di Kabupaten Bekasi.
Menurut Septa, generasi muda memiliki energi, kreativitas dan jejaring yang dapat menjadi modal penting untuk menciptakan perubahan. Karena itu, forum lintas agama tidak cukup hanya menghasilkan pertukaran gagasan.
“Toleransi itu bukan hanya tentang bagaimana kita menghargai perbedaan, tetapi bagaimana kita bisa berjalan bersama di tengah perbedaan itu. Pemuda harus berani mengambil peran dan membuktikannya lewat aksi nyata,” ujar Septa.
Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Jejaring yang terbentuk antarpemuda lintas agama diharapkan terus berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Berbagai bidang dapat menjadi ruang kolaborasi, mulai dari kegiatan sosial dan kemanusiaan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Dengan begitu, Youth Summit Interfaith 2026 tidak hanya melahirkan peserta dan penerima sertifikat.
Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berani hadir di tengah masyarakat, membangun jembatan komunikasi, merawat persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bersama untuk Kabupaten Bekasi.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar