Breaking News
light_mode

Aksi Premanisme di Bekasi Makin Meresahkan, Gubernur Jabar Ambil Langkah Tegas

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Pada tahun 2025, wilayah Jawa Barat ditargetkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dapat bebas dari aksi premanisme. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap berbagai aksi meresahkan yang melibatkan oknum organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Bekasi.

Karenanya, agar target tersebut dapat diwujudkan maka Satuan Tugas atau Satgas Anti-Premanisme rencananya akan dibentuk oleh Dedi Mulyadi. Satgas ini akan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan Polisi Militer (POM/PM).

Menurut Dedi, koordinasi dengan instansi terkait di Jawa Barat sudah dilakukan untuk mempercepat pembentukan satgas ini. Ia menegaskan, satgas ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi akan menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga keamanan dan iklim investasi di Jawa Barat.

“Satgas ini akan bergerak cepat memberantas premanisme, bahkan sampai tingkat daerah. Nanti juga disediakan nomor telepon khusus untuk laporan,” jelasnya.

Aksi Premanisme di Bekasi Jadi Sorotan

Langkah tegas ini diambil setelah beberapa aksi premanisme di Bekasi menarik perhatian publik. Salah satunya adalah insiden di mana petugas keamanan perusahaan diintimidasi oleh oknum ormas. Selain itu, terjadi aksi perusakan fasilitas kantor dinas di Kabupaten Bekasi yang dilakukan oleh oknum LSM dengan menumpahkan lumpur dan sampah.

Menanggapi hal tersebut, Dedi menegaskan bahwa tindakan hukum harus diambil, dan permintaan maaf saja tidak cukup.

“Minta maaf saja tidak cukup. Harus ada langkah-langkah hukum,” tegasnya.

Komitmen Jangka Panjang

Pembentukan Satgas Anti-Premanisme ini dirancang untuk menjaga keamanan secara berkelanjutan, bukan hanya di momen tertentu seperti Lebaran. Dengan adanya satgas ini, diharapkan masyarakat dan investor merasa lebih aman dan nyaman beraktivitas di Jawa Barat.

“Kami ingin Jawa Barat bebas preman, bukan cuma di waktu tertentu. Satgas ini untuk jangka panjang,” tambah Dedi.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gak Bisa Hemat Lagi? Diskon Listrik 50 Persen Tidak akan Diperpanjang!

    Gak Bisa Hemat Lagi? Diskon Listrik 50 Persen Tidak akan Diperpanjang!

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah telah mengonfirmasi bahwa diskon tarif listrik sebesar 50 persen yang berlaku selama Januari hingga Februari 2025 tidak akan diperpanjang. Kebijakan ini diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024 dan bertujuan untuk memberikan stimulus ekonomi dalam jangka pendek. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan lebih […]

  • Kasus Penipuan Berkedok Yayasan Kerja di Cikarang, Remaja di Cikarang Rugi Jutaan!

    Kasus Penipuan Berkedok Yayasan Kerja di Cikarang, Remaja di Cikarang Rugi Jutaan!

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus dugaan penipuan yang melibatkan sebuah yayasan penyalur tenaga kerja di wilayah Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekar Mukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi kembali mencuat. Kali ini, dua remaja menjadi korban setelah menyetor uang sebesar Rp4,5 juta dengan iming-iming akan langsung ditempatkan bekerja di perusahaan. Peristiwa ini bermula dari informasi lowongan kerja yang […]

  • Jadwal Sekolah di Kabupaten Bekasi Selama Ramadan 2025, Simak Aturan Lengkapnya!

    Jadwal Sekolah di Kabupaten Bekasi Selama Ramadan 2025, Simak Aturan Lengkapnya!

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi resmi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.3.1/047/I/2025 tentang pelaksanaan pembelajaran selama Ramadan 1446 H. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh satuan pendidikan formal dan nonformal, mulai dari PAUD/TK, PKBM, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran […]

  • Detik-Detik Pelaku Curanmor Tertangkap Basah di Komplek Persada Bekasi

    Detik-Detik Pelaku Curanmor Tertangkap Basah di Komplek Persada Bekasi

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Aksi pencurian motor (curanmor) di Komplek Persada Bekasi pada Rabu (15/1) pukul 12.27 WIB berhasil digagalkan oleh dua satpam komplek yang sigap menghadapi situasi darurat. Insiden ini terekam dalam CCTV dan memperlihatkan detik-detik menegangkan saat pelaku berhasil ditaklukkan dengan cara yang cukup unik. Dalam video tersebut, terlihat seorang pelaku berpenampilan santai […]

  • Pemkab Bekasi mendesak BBWS segera menindak tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Muaragembong.

    Pemkab Bekasi Minta BBWS Tangani Permanen Tanggul Jebol di Muaragembong

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera melakukan penanganan permanen terhadap tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong. Tanggul yang kerap mengalami kerusakan tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama banjir yang terus berulang di wilayah pesisir Kabupaten Bekasi. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya […]

  • Warga Jayasampurna Tuntut Hak: Sudah Bayar Rp2 Miliar ke PDAM Bekasi, Tapi Air Tak Kunjung Terpasang

    Warga Jayasampurna Tuntut Hak: Sudah Bayar Rp2 Miliar ke PDAM Bekasi, Tapi Air Tak Kunjung Terpasang

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    Warga perumahan Jayasampurna, Kabupaten Bekasi, menggelar aksi protes menuntut hak atas pasokan air bersih yang belum juga terpasang, meski mereka telah membayar sebesar Rp2 miliar kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bekasi. Dalam aksi yang berlangsung di depan kantor PDAM setempat, warga menyampaikan kekecewaan mereka atas janji yang tak ditepati. “Kami sudah bayar lunas, […]

expand_less