Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » KPK Buka Peluang Periksa Dani Ramdan dan Asep Surya Atmaja dalam Pengembangan Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Buka Peluang Periksa Dani Ramdan dan Asep Surya Atmaja dalam Pengembangan Kasus Ijon Proyek Bekasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Ade Kuswara Kunang saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Bandung terkait dugaan suap ijon proyek Kabupaten Bekasi yang kini berpotensi berkembang ke perkara lain, termasuk rotasi dan mutasi pejabat.

Ade Kuswara Kunang saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Bandung terkait dugaan suap ijon proyek Kabupaten Bekasi yang kini berpotensi berkembang ke perkara lain, termasuk rotasi dan mutasi pejabat.

INFO CIKARANG – Skandal dugaan ijon proyek di Kabupaten Bekasi terus bergulir.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil mantan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan hingga Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dalam pengembangan perkara suap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Kemungkinan pemanggilan tersebut muncul seiring upaya KPK mendalami berbagai fakta yang terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.

Selain dugaan suap proyek, penyidik juga membuka kemungkinan pengembangan perkara ke dugaan tindak pidana korupsi lain, termasuk proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Jaksa KPK Ade Azharie menyampaikan bahwa pemanggilan pihak-pihak terkait, termasuk Plt Bupati Bekasi, tidak tertutup kemungkinan dilakukan apabila diperlukan untuk kepentingan pembuktian.

“Tidak menutup kemungkinan (memanggil Plt Bupati). Insya Allah,” kata Ade Azharie usai sidang lanjutan kasus ijon proyek di Pengadilan Tipikor Bandung.

Menurutnya, terdapat banyak saksi yang tercantum dalam berkas perkara.

Namun karena keterbatasan waktu penahanan, KPK memprioritaskan saksi-saksi yang dianggap paling penting untuk mendukung pembuktian di persidangan.

“Di berkas ada berapa saksi tapi kan terbatas waktu penahanan sehingga yang lebih penting untuk pembuktian-pembuktian, makanya itu yang dikebut,” ujarnya.

Potensi pemanggilan Asep Surya Atmaja menjadi perhatian karena hingga saat ini dirinya belum pernah diperiksa dalam perkara tersebut.

Namun jika pengembangan kasus mengarah pada dugaan tindak pidana lain, keterangannya dapat dianggap relevan oleh penyidik.

Jaksa KPK juga mengakui adanya kemungkinan pengembangan penyidikan terkait rotasi dan mutasi pejabat maupun penunjukan direksi di lingkungan Pemkab Bekasi.

Meski demikian, fokus utama yang sedang dibuktikan saat ini tetap mengacu pada dakwaan yang telah disusun dalam perkara suap ijon proyek.

“Iya (pengembangan kasus rotasi mutasi dan direksi). Tapi intinya berkas perkara menjadi dasar dakwaan,” ucap Ade Azharie.

Sebelumnya, KPK juga telah memanggil Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin untuk mendalami proses pengisian sejumlah jabatan kepala dinas.

Menanggapi kemungkinan wakilnya dipanggil sebagai saksi, Ade Kuswara Kunang memilih tidak banyak berkomentar.

Ia hanya menjelaskan bahwa selama sembilan bulan masa kepemimpinannya, dirinya tetap memberikan ruang kepada Asep Surya Atmaja untuk menjalankan tugas pemerintahan sesuai kewenangannya.

“Dalam perjalanan sembilan bulan ini saya selalu sesuai dengan tupoksi masing-masing. Saya sering memberikan ruang kepada Pak Wakil Bupati terkait kunjungan maupun disposisi tugas-tugas pemerintahan,” ujarnya.

Namun Ade mengaku tidak lagi berkomunikasi dengan Asep sejak dirinya ditahan KPK.

Padahal keduanya sebelumnya merupakan pasangan yang berjuang bersama dalam Pilkada Kabupaten Bekasi.

“Kalau untuk saat ini, semenjak saya ditahan di KPK, tidak ada komunikasi,” katanya.

Sementara itu, persidangan kasus ijon proyek masih terus berlanjut. Sidang terakhir menghadirkan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi Henri Lincoln beserta dua bawahannya, Agung Mulya dan Hasri.

Dalam konstruksi perkara yang diungkap KPK, praktik ijon proyek diduga dilakukan melalui pemberian uang di muka dari kontraktor kepada kepala daerah dan pihak-pihak tertentu untuk mengamankan paket pekerjaan pemerintah.

KPK menyebut nilai dugaan ijon yang mengalir dari kontraktor Sarjan kepada Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang mencapai sekitar Rp9,5 miliar.

Sementara total dugaan penerimaan dalam perkara tersebut, termasuk aliran dana kepada pihak lain, diperkirakan mencapai Rp14,2 miliar.

Sidang lanjutan dijadwalkan kembali digelar dengan agenda pemeriksaan sejumlah saksi untuk memperkuat pembuktian perkara yang saat ini masih terus berkembang.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Bekasi keluarkan imbauan menyambut Tahun Baru 2026.

    Plt Bupati Bekasi Terbitkan Surat Edaran Imbauan Sambut Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengeluarkan Surat Edaran terkait imbauan menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Bekasi Nomor 300.2.3/SE-132/Tapem-Setda/2025 tentang Himbauan Menyambut Malam Tahun Baru 2026, yang diterbitkan pada 24 Desember 2025. Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa kebijakan ini dikeluarkan dalam […]

  • Sampah menumpuk di TPS Kaliabang Ceger, nyaris menutup setengah jalan.

    Tumpukan Sampah di TPS Kaliabang Ceger Bekasi Meluber ke Jalan, Warga Keluhkan Bau dan Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Kaliabang Ceger, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, kian memprihatinkan. Tumpukan sampah yang tidak terangkut selama berbulan-bulan kini meluber hingga hampir menutup setengah badan jalan. Pantauan di lokasi menunjukkan sampah menumpuk di sepanjang sisi jalan, mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga. Kondisi ini […]

  • Masjid di Bekasi Hadirkan Ceramah Bahasa Isyarat, Jemaah Tuli Bisa Ikut Ngaji

    Masjid di Bekasi Hadirkan Ceramah Bahasa Isyarat, Jemaah Tuli Bisa Ikut Ngaji

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Masjid Izzatul Islam yang berlokasi di Grand Wisata, Kabupaten Bekasi, menghadirkan inovasi baru dengan menyediakan ceramah agama berbahasa isyarat. Program ini bertujuan untuk mempermudah jemaah tuli dalam memahami kajian Islam. Setiap ba’da Dzuhur, seorang penerjemah bahasa isyarat dari Majelis Tuli Bekasi akan menerjemahkan ceramah secara langsung di samping mimbar. Dengan adanya program […]

  • Longsoran gunungan sampah di TPST Bantargebang menewaskan empat orang setelah material sampah ambrol akibat hujan deras berkepanjangan.

    Longsor Gunungan Sampah Bantar Gebang Menelan Korban, Pramono: Ini Tidak Direncanakan

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang menelan korban jiwa. Mulai Senin (9/3/2026), tercatat empat orang meninggal dunia setelah tertimbun material sampah di area pengolahan tersebut. Insiden terjadi pada Ahad (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di zona 4 lokasi penampungan sampah terbesar yang melayani wilayah Jakarta dan sekitarnya. Gubernur Jakarta Pramono Anung […]

  • Banjir Tak Kunjung Usai di Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat, Warga Desak Audit Lingkungan

    Banjir Tak Kunjung Usai di Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat, Warga Desak Audit Lingkungan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Keluhan disampaikan oleh warga di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, lantaran kini wilayah mereka secara rutin disambangi banjir setiap kali hujan turun, terutama di Jalan Imam Bonjol. Keluhan ini disampaikan sejumlah warga yang menilai bahwa banjir bukan semata akibat curah hujan tinggi, melainkan dipicu oleh perubahan tata guna lahan yang […]

  • Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di area persawahan Kampung Gandaria, Desa Cipayung, Cikarang Timur, ditutup menggunakan lumpur dan cat semprot oleh petani yang menganggap cahaya lampu mengganggu pertumbuhan padi.

    Petani di Cikarang Timur Tutup Lampu Jalan Pakai Lumpur dan Cat, Padi Disebut Jadi Bantet

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Keberadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang sejatinya bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan justru memicu keluhan dari sejumlah petani di Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Di Kampung Gandaria, Desa Cipayung, beberapa lampu PJU ditemukan sengaja ditutupi menggunakan lumpur hingga cat semprot. Tindakan tersebut dilakukan karena para petani meyakini cahaya lampu dapat mengganggu […]

expand_less