Kader Partai Kebangkitan Bangsa Diminta Terapkan ‘Politik Jalan Kaki’ di Kabupaten Bekasi
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Sen, 13 Apr 2026
- comment 0 komentar

Kader Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bekasi diminta terapkan “politik jalan kaki”. Syaiful Huda menegaskan pentingnya turun langsung ke masyarakat demi membangun kepercayaan publik.
INFO CIKARANG – Seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Bekasi diminta untuk tidak hanya aktif secara formal, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui konsep “politik jalan kaki”.
Pesan tersebut disampaikan Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.
Menurutnya, “politik jalan kaki” bukan sekadar slogan, melainkan pendekatan nyata yang mengedepankan kedekatan langsung antara kader dengan masyarakat. Kader diharapkan turun langsung ke lapangan, menyapa warga, mendengar aspirasi, hingga memberikan solusi konkret sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kader PKB itu jangan ongkang-ongkang kaki, tapi paradigma kami itu jalan kaki,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Muhammad Rochadi, menegaskan bahwa seluruh kader di wilayahnya terus didorong untuk aktif dan konsisten membangun komunikasi dengan masyarakat.
Ia menilai, kehadiran langsung kader di tengah warga menjadi kunci untuk membangun kedekatan emosional, terutama di tengah maraknya praktik politik uang yang masih terjadi.
“Selama kita selalu hadir di masyarakat, minimal kita ada di hati masyarakat. Tinggal bagaimana kita memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Rochadi juga menambahkan, konsep “politik jalan kaki” menjadi strategi penting agar kader tidak hanya bergerak saat momentum politik, tetapi terus aktif sepanjang waktu.
Dengan pendekatan tersebut, PKB berharap dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus memperbesar peran partai dalam menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bekasi.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar