Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penolakan Underpass Telaga Harapan Menguat, Warga Serahkan Dokumen Keberatan ke Plt Bupati Bekasi

Penolakan Underpass Telaga Harapan Menguat, Warga Serahkan Dokumen Keberatan ke Plt Bupati Bekasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Warga Telaga Harapan menyuarakan penolakan rencana pembangunan underpass oleh Metland Cibitung.

Warga Telaga Harapan menyuarakan penolakan rencana pembangunan underpass oleh Metland Cibitung.

INFO CIKARANG – Penolakan warga Perumahan Telaga Harapan terhadap rencana pembangunan underpass oleh pengembang Metland Cibitung memasuki fase baru.

Setelah berbulan-bulan bergulir di tingkat lingkungan, perlawanan warga kini resmi dibawa ke meja Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Sekelompok warga yang tergabung dalam Tim 11 Telaga Harapan secara langsung menyerahkan dokumen keberatan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.

Dokumen tersebut berisi penolakan resmi dari warga empat RW, yakni RW 11, RW 12, RW 18, dan RW 19.

Warga menilai rencana pembangunan underpass yang akan menembus kawasan perumahan tidak sesuai dengan site plan awal dan berpotensi mengganggu tatanan sosial yang telah terbentuk selama puluhan tahun.

Dinilai Tak Sesuai Site Plan dan Belum Kantongi Izin

Wakil Ketua Tim 11, Fauzi, menjelaskan bahwa dokumen keberatan tersebut dilengkapi dengan kronologis persoalan sejak awal rencana proyek mencuat.

Salah satu poin utama yang disorot warga adalah belum adanya izin lingkungan, yang semestinya menjadi syarat mutlak sebelum pembangunan infrastruktur dimulai.

“Dalam audiensi tadi, Pak Plt Bupati menyampaikan sikap yang sangat bijaksana. Beliau menegaskan bahwa pembangunan harus melalui mekanisme perizinan terlebih dahulu, terutama izin lingkungan. Sementara faktanya, sampai hari ini izin tersebut belum ada,” ujar Fauzi.

Menurut Fauzi, absennya izin lingkungan menjadi dasar kuat bagi warga untuk menyatakan penolakan, sekaligus meminta pemerintah daerah menghentikan sementara seluruh rencana proyek hingga persoalan perizinan diselesaikan secara transparan.

Warga Tegaskan Tidak Anti Pembangunan

Fauzi menegaskan, sikap warga kerap disalahartikan seolah menolak pembangunan infrastruktur.

Padahal, yang dipersoalkan bukan keberadaan underpass, melainkan lokasi pembangunan yang dinilai keliru.

“Kami tidak anti pembangunan. Kami tidak menolak underpass. Yang kami tolak adalah lokasinya yang masuk ke kawasan Perumahan Telaga Harapan,” tegasnya.

Ia menyebut, berdasarkan site plan awal perumahan, akses penghubung seharusnya dibangun di Jalan Raya Selang, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, tepat di area perlintasan rel yang selama ini menjadi titik kemacetan.

“Kalau tujuannya mengurai kemacetan, titik masalahnya ada di sana. Bukan di dalam kawasan perumahan warga,” katanya.

Proyek Picu Gesekan Sosial Antarwarga

Penolakan warga juga disampaikan oleh Ketua RW 11 Telaga Harapan, Asep Ruhyana. Ia menilai isu pembangunan underpass telah memicu keresahan dan bahkan gesekan antarwarga, terutama karena rencana proyek tersebut kerap dijadikan bahan promosi oleh pihak pengembang.

“Kami datang ke Bupati untuk meluruskan kondisi sebenarnya. Faktanya, warga Telaga Harapan menolak dan tidak ada perizinan yang sah. Kalau memang mau dibangun, silakan di Jalan Raya Selang Wanajaya sesuai site plan,” ujar Asep.

Menurutnya, ketidakjelasan informasi dan minimnya pelibatan warga justru memperbesar potensi konflik di tingkat lingkungan.

Ancaman Terhadap Kenyamanan dan Keamanan Lingkungan

Kekhawatiran lain disampaikan Kepala Dusun Telaga Harapan, Jaenudin.

Ia menyebut sedikitnya 7.000 jiwa berpotensi terdampak apabila proyek tetap dipaksakan masuk ke kawasan perumahan.

Dampak yang dikhawatirkan bukan hanya soal lalu lintas, tetapi juga persoalan sosial yang lebih luas.

“Potensi kriminalitas, polusi udara, kebisingan, hingga hilangnya rasa aman dan nyaman warga sangat mungkin terjadi. Kami paham kemacetan di kawasan rel, tapi solusinya jangan mengorbankan kawasan hunian,” ujarnya.

Jaenudin menilai opsi pembangunan melalui Jalan Raya Selang jauh lebih rasional karena merupakan jalan milik pemerintah daerah, bukan kawasan permukiman warga.

Plt Bupati Janji Tindak Lanjut

Menanggapi aspirasi tersebut, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengaku baru mendapatkan gambaran utuh terkait polemik pembangunan underpass Telaga Harapan, meskipun isu tersebut disebut telah muncul sejak 2018.

Asep berjanji akan memanggil dinas terkait untuk melakukan pendalaman sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

“Masyarakat datang menyampaikan penolakan karena pembangunan ini tidak memiliki izin dan tidak sesuai site plan. Saya akan panggil dinas terkait untuk mendalami persoalan ini. Setelah itu, akan kita bicarakan kembali dengan masyarakat,” kata Asep.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Parah di Kabupaten Bekasi! 12 Kecamatan Terendam, Ketinggian Air Capai 2,3 Meter

    Banjir Parah di Kabupaten Bekasi! 12 Kecamatan Terendam, Ketinggian Air Capai 2,3 Meter

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir besar kembali melanda Kabupaten Bekasi pada Selasa (4/3/2025) setelah hujan deras mengguyur sejak malam sebelumnya. Sebanyak 36 titik di 24 desa/kelurahan di 12 kecamatan terendam air, dengan beberapa lokasi mengalami banjir hingga 2,3 meter! Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, banjir terjadi akibat meluapnya sungai setelah curah hujan tinggi. […]

  • Ilustrasi pekerja terdampak PHK. Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pemutusan hubungan kerja tertinggi di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

    Jawa Barat Juara PHK Nasional, 5.044 Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam 5 Bulan Terakhir

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Provinsi Jawa Barat kembali mencatat angka pemutusan hubungan kerja (PHK) tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data terbaru Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sebanyak 5.044 pekerja di Jawa Barat kehilangan pekerjaan sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. Data tersebut tercantum dalam Satu Data Ketenagakerjaan yang mencatat total 23.470 tenaga kerja terdampak PHK di seluruh Indonesia selama […]

  • Google Maps Bisa Pantau Banjir di Jakarta & Bekasi, Begini Cara Ceknya!

    Google Maps Bisa Pantau Banjir di Jakarta & Bekasi, Begini Cara Ceknya!

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir yang melanda Jakarta dan Bekasi sejak 3 Maret 2025 semakin parah, menghambat aktivitas warga. Untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi lokasi terdampak, Google Maps kini menyediakan fitur pemantauan banjir di wilayah tersebut. Aplikasi ini menampilkan dua kategori lokasi banjir: – “East Jakarta Floods” untuk area Jakarta Timur – “West Java Floods” yang […]

  • Masjid Nurul Hasanah yang berlokasi di Perumahan Puri Cikarang Asri, Desa Jagawana, Kecamatan Sukatani.

    Kotak Amal Masjid Nurul Hasanah Sukatani Digondol Maling, Uang Infak Ludes Tanpa Jejak

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian kotak amal kembali meresahkan warga Kabupaten Bekasi. Kali ini, sasaran pelaku adalah Masjid Nurul Hasanah yang berlokasi di Perumahan Puri Cikarang Asri, Desa Jagawana, Kecamatan Sukatani. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/4/2026) siang. Uang infak yang tersimpan di dalam kotak amal dilaporkan hilang tanpa sisa, dengan kerugian diperkirakan mencapai jutaan […]

  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bekasi, Minggu 26 Januari 2025: Hujan Mendominasi

    Prakiraan Cuaca Kabupaten Bekasi, Minggu 26 Januari 2025: Hujan Mendominasi

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – BMKG merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kabupaten Bekasi pada Minggu, 26 Januari 2025. Secara umum, cuaca di seluruh kecamatan akan didominasi oleh hujan ringan hingga sedang. Bagi kamu yang punya rencana aktivitas di luar ruangan, jangan lupa bawa payung atau jas hujan, ya! Berikut rangkuman kondisi cuaca di beberapa kecamatan: 1. Tarumajaya […]

  • Peresmian perpustakaan ramah anak di SDN Wanasari 01 Cibitung sebagai upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

    Perpustakaan Ramah Anak Resmi Dibuka, SDN Wanasari 01 Cibitung Dorong Budaya Literasi dari Guru hingga Siswa

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Suasana berbeda terasa di lingkungan SDN Wanasari 01 Cibitung. Sebuah perpustakaan ramah anak resmi dibuka, jadi langkah baru sekolah dalam membangun budaya literasi. Peresmian ini bukan sekadar menghadirkan ruang baca yang lebih nyaman, tapi juga bagian dari perubahan cara belajar dimulai dari guru, lalu ke siswa. Kepala sekolah, Sulistyowati, mengaku perjalanan menuju […]

expand_less