Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Sebelum Jam Subuh Masuk Sekolah? Pemkab Bekasi Minta Masukan Wali Murid

Sebelum Jam Subuh Masuk Sekolah? Pemkab Bekasi Minta Masukan Wali Murid

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Gagsan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait penerapan jam masuk anak sekolah mulai pukul 06.00 WIB belum dapat dijalankan di Kabupaten Bekasi. Wacana tersebut kini sedang dalam tahap pertimbangan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi sambil menunggu arahan resmi dari tingkat provinsi.

Penyesuaian terhadap kebijakan tersebut dianggap perlu, mengingat perbedaan kondisi sosial dan geografis antar wilayah. Rencana perubahan waktu belajar siswa ini disebut masih memerlukan kajian menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun sosial, terutama terkait kesiapan siswa dan orang tua.

Sebagaimana dinyatakan Bupati Bekasi, sebelum keputusan diambil masih akan dilakukan komunikasi dengan Gubernur Jawa Barat. Hingga saat ini, surat edaran terkait kebijakan tersebut juga masih dalam proses, sehingga pelaksanaan belum dapat dilakukan di tingkat kabupaten.

Pandangan masyarakat, khususnya para wali murid, juga dipandang penting sebelum kebijakan diterapkan. Jika diterapkan secara tergesa-gesa, kekhawatiran mengenai efektivitas belajar dan kenyamanan siswa bisa saja muncul, apalagi dalam situasi di mana pukul 07.00 WIB sudah dianggap waktu normal untuk memulai pelajaran.

Usulan Gubernur Dedi Mulyadi tersebut sebelumnya telah disampaikan melalui akun media sosial resminya, di mana kebijakan masuk sekolah lebih pagi disebut sebagai kompensasi dari tambahan hari libur pada Sabtu. Dengan demikian, waktu belajar yang lebih awal dianggap sebagai solusi untuk memberi waktu istirahat yang lebih panjang bagi siswa.

Akan tetapi, berdasarkan aturan yang berlaku, gubernur hanya memiliki kewenangan mengatur jenjang pendidikan tingkat SMA/SMK. Sementara itu, pengelolaan sekolah dasar dan menengah pertama tetap menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Bekasi.

Oleh sebab itu, pelaksanaan kebijakan ini masih belum bisa diberlakukan secara serentak di seluruh jenjang pendidikan di Jawa Barat, termasuk wilayah Kabupaten Bekasi, hingga pembahasan lanjutan dilakukan bersama pihak terkait.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Begal Payudara di Cikarang! Pelaku Beraksi Malam Hari di Gang Sepi

    Waspada Begal Payudara di Cikarang! Pelaku Beraksi Malam Hari di Gang Sepi

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang wanita membagikan pengalamannya yang menegangkan melalui Instagram @infocikarang.id mengenai kejadian begal payudara yang dialami temannya di gang sepi sekitaran Pasirgombong, Cikarang Utara. Menurut pengakuannya, temannya sempat mengalami pelecehan saat pulang kerja shift 2 pada Sabtu pagi sekitar pukul 02.00 WIB, dimana bagian dadanya disentuh oleh seorang pria mencurigakan yang mengendarai motor […]

  • Banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meninggalkan duka yang mendalam bagi warga terdampak.

    Data Terbaru Banjir dan Longsor di Sumatra: 969 Meninggal, 5.000 Luka-Luka

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menimbulkan duka mendalam. Hingga Rabu pagi (10/12/2025), jumlah korban meninggal tercatat 969 jiwa, sementara korban luka mencapai 5.000 orang, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 09.11 WIB. Selain itu, 262 orang masih dilaporkan hilang. Bencana ini […]

  • KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

    KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Insiden tenggelamnya kapal penyeberangan terjadi di Selat Bali pada Rabu malam, 2 Juli 2025. Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang tengah berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali dinyatakan karam sekitar pukul 23.35 WIB, kurang dari satu jam setelah keberangkatan. Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setia Budi, mengonfirmasi […]

  • Dana Desa Sukadami disorot usai Kades jadi tersangka KPK.

    Dana Desa Sukadami Jadi Sorotan Usai Ayah Bupati Bekasi Nonaktif Ditetapkan Tersangka KPK

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dana Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Desa Sukadami, HM Kunang, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. HM Kunang diketahui merupakan ayah dari Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Penetapan tersangka terhadap HM Kunang […]

  • Cekcok Berujung Maut! Pasutri di Cikarang Ditemukan Tak Bernyawa

    Cekcok Berujung Maut! Pasutri di Cikarang Ditemukan Tak Bernyawa

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Warung Kobak Jati, Pasir Gombong, Cikarang Utara, digegerkan oleh peristiwa tragis pada Selasa, 25 Februari 2025. Sepasang suami istri ditemukan tewas di rumah kontrakan mereka, diduga akibat konflik rumah tangga yang berujung pada aksi nekat sang suami. Menurut keterangan warga sekitar, sebelum kejadian, pasangan ini sempat terdengar bertengkar hebat. Beberapa […]

  • Ilustrasi layanan BPJS Kesehatan. Tunggakan iuran JKN di Kabupaten Bekasi didominasi kepesertaan PBPU Pemda. (Istimewa)

    Tunggakan JKN Bekasi Didominasi 35 Ribu Peserta PBPU

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Besarnya tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga akhir 2025 tidak terlepas dari tingginya jumlah peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang menjadi tanggungan pemerintah daerah. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bekasi, Hudaya, mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025, kewajiban iuran PBPU Pemda tercatat mencapai Rp235,4 miliar […]

expand_less