Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Banjir Masih Merendam 162 Titik di Kabupaten Bekasi Hari Ini, Ribuan Warga Mengungsi ke 14 Lokasi Pengungsian

Banjir Masih Merendam 162 Titik di Kabupaten Bekasi Hari Ini, Ribuan Warga Mengungsi ke 14 Lokasi Pengungsian

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Banjir masih merendam permukiman warga di sejumlah desa Kabupaten Bekasi, Selasa (27/1/2026).

Banjir masih merendam permukiman warga di sejumlah desa Kabupaten Bekasi, Selasa (27/1/2026).

INFO CIKARANG — Banjir di Kabupaten Bekasi hari ini, Selasa (27/1/2026), masih merendam ratusan titik permukiman warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 162 titik banjir tersebar di 40 desa pada 12 kecamatan hingga siang hari.

Akibat banjir yang belum surut tersebut, 26.961 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan 3.272 KK terpaksa mengungsi ke 14 lokasi pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah.

Banjir merendam sejumlah kawasan permukiman, salah satunya Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, yang kembali terendam akibat luapan air dan buruknya sistem drainase saat hujan dengan intensitas tinggi.

Tiga Wilayah dengan Banjir Tertinggi di Kabupaten Bekasi

BPBD Kabupaten Bekasi mencatat tiga titik banjir terparah dengan ketinggian air lebih dari satu meter, yakni:

Desa Lenggahari, Kecamatan Cabangbungin, dengan ketinggian air mencapai 130 sentimeter

Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, dengan ketinggian air hingga 120 sentimeter

Desa Setiamekar, Kecamatan Sukawangi, dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter

Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh, termasuk akses jalan, fasilitas umum, serta kegiatan ekonomi dan pendidikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyebut banjir yang terus berulang di Kabupaten Bekasi disebabkan oleh persoalan tata ruang yang tidak terantisipasi sejak awal.

Menurutnya, saat debit Sungai Citarum dan Cikarang Bekasi Laut (CBL) meningkat, kawasan permukiman yang berada di dataran rendah langsung terdampak banjir.

“Kalau Sungai Citarum dan CBL tinggi, pasti banjir. Berarti ada kesalahan tata ruang yang dari awal tidak diantisipasi,” ujar Asep dalam keterangannya dikutip Selasa, (27/1/2026).

Sebagai langkah awal penanganan banjir, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menghentikan sementara perizinan pengembangan perumahan, khususnya di wilayah rawan banjir.

Asep menegaskan, pihaknya akan memanggil para pengembang perumahan untuk meminta pertanggungjawaban dan mencari solusi jangka panjang.

“Saya minta tuntaskan dulu banjirnya. Tidak boleh mengembangkan rumah lagi sebelum banjirnya selesai,” tegasnya.

Namun demikian, kebijakan penghentian izin perumahan ini masih dalam tahap perencanaan dan belum disertai aturan teknis maupun sanksi resmi.

Selain fokus pada penanganan banjir, Pemkab Bekasi juga akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur rusak akibat banjir, termasuk jalan lingkungan, fasilitas umum, dan sarana pendukung warga.

Pemerintah daerah menginstruksikan Sekretaris Daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera menyusun langkah strategis penanganan pascabanjir.

“Pasca banjir pasti banyak infrastruktur yang rusak. Sekarang kita tanggulangi, lalu kita lihat ke depannya bagaimana,” kata Asep.

Meski demikian, hingga kini langkah yang dilakukan pemerintah masih terbatas pada pendataan wilayah terdampak dan koordinasi dengan pengembang.

“Kita identifikasi dulu banjirnya di mana saja, lalu kita undang pengembang-pengembangnya, solusinya seperti apa,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi aksi dugaan hipnotis yang menimpa seorang nenek di Bekasi Barat. Korban kehilangan uang dan emas senilai Rp140 juta setelah didatangi wanita tak dikenal yang mengaku hendak memberikan sembako.

    Ngaku Mau Kasih Sembako, Nenek di Bekasi Kehilangan Rp140 Juta! Diduga Jadi Korban Modus Hipnotis

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi kejahatan dengan modus yang diduga hipnotis kembali terjadi di wilayah Bekasi. Kali ini korbannya adalah seorang nenek yang kehilangan uang dan perhiasan dengan total kerugian mencapai Rp140 juta setelah didatangi seorang wanita tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Bintara 12 RT 03 RW 09, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu […]

  • Rekaman yang dibagikan pemilik usaha memperlihatkan seseorang yang disebut memasuki tempat usaha di kawasan Baja Makmur Cikarang pada malam hari.

    Biadab! Tempat Usaha Baja Makmur Cikarang Dibobol Maling, Pemilik akan Berikan Hadiah Bagi yang Menemukan Pelaku

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemilik sebuah tempat usaha Baja Makmur Cikarang di Jalan Industri No. 88, Pasir Gombong, dibuat geram setelah tempat usahanya diduga menjadi sasaran pencurian. Pengalaman tersebut dibagikan melalui sebuah video di Instagram oleh pemilik bernama Angelina Carissa pada Minggu (23/8/2026). Dalam unggahannya, pemilik usaha memperlihatkan situasi yang disebut berkaitan dengan aksi pencurian di […]

  • Air Banjir Surut, Warga Kabupaten Bekasi Mulai Berbenah Bersihkan Lumpur

    Air Banjir Surut, Warga Kabupaten Bekasi Mulai Berbenah Bersihkan Lumpur

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah beberapa hari tenggelam dalam genangan air, mayoritas wilayah mulai terbebas dari banjir. Kini, perjuangan baru pun dimulai, membersihkan rumah dari lumpur yang tersisa. Aris (34), warga Tambun Utara, menceritakan momen mencekamnya. “Airnya datang cepat banget dan langsung tinggi. Kami cuma sempat nyelamatkan diri saja,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Data Badan Penanggulangan […]

  • Kepatuhan pajak ASN anjlok, Pemkot Bekasi dibuat repot.

    10 Ribu Kendaraan ASN Bekasi Nunggak Pajak, Pemkot Keluarkan Teguran Keras

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kota Bekasi kembali dibuat kelimpungan oleh rendahnya kepatuhan pajak para Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari data terbaru Samsat yang diterima Bapenda Kota Bekasi, sedikitnya 10.000 kendaraan atas nama ASN tercatat menunggak pajak. Kepala Bapenda Kota Bekasi, Solikhin, mengatakan angka itu masih harus dipilah lebih jauh. “Belum semua terverifikasi apakah kendaraan tersebut […]

  • Di balik rapi dan dinginnya minimarket, buruh justru dipaksa nombok.

    Realita Pekerja Buruh Ritel yang Dipaksa Nombok, Risiko Usaha Dialihkan ke Pekerja

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Di balik rak yang tertata rapi dan pendingin ruangan minimarket maupun supermarket, ada praktik kerja yang luput dari perhatian publik seperti buruh yang bekerja justru harus nombok. Barang hilang disuruh mengganti, target penjualan tak tercapai dipaksa membeli sendiri. Upah yang seharusnya menjadi hak pekerja perlahan terkikis oleh sistem kerja yang timpang. Ini […]

  • Terjadi Kecelakaan di Rengas Bandung, Bekasi: Jalan Rusak Jadi Biang Kerok?

    Terjadi Kecelakaan di Rengas Bandung, Bekasi: Jalan Rusak Jadi Biang Kerok?

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Pantura, Rengas Bandung, Bekasi, tepat di depan PT Bulog, pada Selasa malam (11/2/2025) sekitar pukul 19.45 WIB. Korban mengalami luka-luka, namun hingga saat ini identitasnya belum diketahui. Polisi dari unit laka lantas sudah berada di lokasi untuk menangani kejadian ini. Seorang saksi mata yang […]

expand_less