Jelang Mudik Lebaran, Jalan Rusak di Bekasi Disorot, Pemkab Siapkan Anggaran Hingga Rp2 Miliar
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau kondisi jalan rusak dan mendorong percepatan perbaikan menjelang arus mudik Lebaran.
INFO CIKARANG – Menjelang arus mudik Lebaran, kondisi sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bekasi menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pasalnya, masih terdapat beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan hingga berlubang dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Beberapa ruas jalan yang dilaporkan mengalami kerusakan antara lain Jalan Inspeksi Kalimalang serta jalur Pantura dari perbatasan Kota Bekasi hingga Karawang.
Kerusakan di sejumlah titik tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama saat volume kendaraan meningkat pada musim mudik.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan pemerintah daerah telah mengambil langkah percepatan perbaikan terhadap jalan-jalan yang mengalami kerusakan.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Bina Marga (Dinas SDA-BMBK) agar jalan-jalan yang berlubang segera dirapikan. Mudah-mudahan secepatnya bisa ditangani,” ujar Asep, dikutip Senin (9/3/2026).
Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus pemerintah daerah menjelang Lebaran.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
“Targetnya sebelum Lebaran semuanya sudah selesai. Bahkan kalau bisa besok sudah mulai dikerjakan,” kata dia.
Asep menjelaskan pihaknya telah memetakan sejumlah titik kerusakan yang menjadi prioritas penanganan.
Terutama pada ruas jalan yang memiliki lubang dan berpotensi membahayakan pengendara.
“Banyak titiknya, terutama yang berlubang. Semua yang ada kerusakan harus kita perbaiki agar masyarakat yang melintas bisa lebih aman,” jelasnya.
Untuk mendukung percepatan perbaikan jalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar hingga Rp2 miliar.
Perbaikan yang dilakukan bersifat sementara, namun diharapkan cukup untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dilalui kendaraan selama periode mudik Lebaran.
“Yang terpenting masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman. Karena itu kita pastikan jalan-jalan yang rusak segera ditangani sebelum Lebaran,” ungkap Asep.
Ia juga menambahkan bahwa sebagian ruas jalan yang mengalami kerusakan merupakan jalan nasional, sehingga penanganannya memerlukan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
“Ini juga ada jalan nasional. Kami sudah mengajukan kepada gubernur agar ada perbaikan sepanjang sekitar 33 kilometer sampai perbatasan wilayah,” tandas Asep.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar