Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tradisi Tabur Uang Koin Saat Lebaran di Cikarang, Momen Seru yang Selalu Ditunggu Anak-anak

Tradisi Tabur Uang Koin Saat Lebaran di Cikarang, Momen Seru yang Selalu Ditunggu Anak-anak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Anak-anak berebut uang koin dalam tradisi Lebaran di Cikarang yang penuh keceriaan.

Anak-anak berebut uang koin dalam tradisi Lebaran di Cikarang yang penuh keceriaan.

INFO CIKARANG — Tradisi tabur uang koin saat Lebaran di Cikarang masih terus bertahan dan jadi salah satu momen paling ditunggu, terutama oleh anak-anak.

Ketika suasana hangat Idul fitri, tradisi sederhana ini justru mampu menghadirkan keceriaan yang sulit dilupakan.

Biasanya, dilakukan setelah sholat Id dan silaturahmi keluarga, momen ini langsung jadi “highlight” tersendiri di halaman rumah.

Dalam tradisi ini, anggota keluarga akan menaburkan uang koin yang dicampur permen ke berbagai arah.

Anak-anak yang sudah siap sejak awal langsung berlarian untuk berebut koin yang jatuh.

Nggak ada aturan baku soal jumlah uang yang disiapkan. Bahkan dengan nominal sederhana seperti pecahan Rp500 hingga Rp1.000, suasana tetap bisa pecah penuh tawa.

Yang dicari bukan uangnya, tapi keseruan saat saling berebut dan momen kebersamaan yang tercipta.

Menariknya, setelah acara selesai, anak-anak biasanya saling membandingkan hasil “perburuan” mereka.

Tapi yang paling sering dibahas justru kejadian lucu saat berebut, mulai dari terpeleset, sampai tangan yang saling “ketiban”.

Justru di situlah letak keseruannya. Tradisi ini jadi ruang interaksi yang natural, tanpa gadget, tanpa distraksi.

Di wilayah Cikarang dan sekitarnya, tradisi tabur uang koin menjadi cara mempererat hubungan keluarga.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir setinggi pinggang orang dewasa menggenangi permukiman warga di Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (29/1/2026).

    Banjir Masih Rendam Desa Tanjungsari Cikarang Utara, Ketinggian Air Capai Pinggang Orang Dewasa

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Banjir kembali menggenangi Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (29/1/2026). Tinggi air dilaporkan mencapai setinggi pinggang orang dewasa, sehingga mengganggu aktivitas warga dan akses mobilitas di lingkungan permukiman. Pantauan di lokasi menunjukkan air mulai naik sejak pagi hari, dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan saluran air yang tidak […]

  • Doa Bersama Lintas Agama untuk Kelancaran Pilkada Kabupaten Bekasi 2024

    Doa Bersama Lintas Agama untuk Kelancaran Pilkada Kabupaten Bekasi 2024

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      CIKARANG PUSAT– Pemerintah Kabupaten Bekasi mengikuti do’a bersama lintas agama, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Secara Virtual Di Command Centre, Diskominfosantik, Komplek Pemda, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (25/11/2024). Hadir, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan unsur lainnya secara virtual. […]

  • Momen apresiasi yang diberikan SMAN 1 Serang Baru kepada para lulusan yang memilih langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.

    Viral! SMAN 1 Serang Baru Beri Apresiasi untuk Lulusan yang Langsung Kerja, Tuai Pujian Warganet

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah unggahan dari SMAN 1 Serang Baru menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bukan karena jumlah siswanya yang diterima di perguruan tinggi ternama, melainkan karena sekolah tersebut memberikan apresiasi kepada para lulusan yang memilih langsung bekerja setelah lulus. Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai sebagai bentuk penghargaan terhadap berbagai […]

  • 5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Warga Kampung Cicadas, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi masih hidup dalam ketakutan. Longsor yang terjadi sejak tahun 2020 tak kunjung ditangani dan malah semakin meluas. Bencana ini bukan hanya sekadar merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. Bahkan, beberapa rumah sudah rubuh terbawa longsor, sementara rumah lainnya mengalami retakan parah. Maskun […]

  • Perayaan Imlek 2026 membuka peluang bisnis musiman yang laris, mulai dari hadiah Imlek, makanan tradisional, hingga dekorasi bernuansa merah dan emas.

    Daftar Ide Bisnis Musiman Paling Laris Saat Imlek 2026, dari Perlengkapan Sembahyang Imlek hingga Dekorasi

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 tidak hanya menjadi momentum budaya dan tradisi bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga membuka peluang bisnis musiman Imlek 2026 yang selalu laris setiap tahun. Menjelang Imlek, permintaan pasar meningkat signifikan untuk berbagai kebutuhan khas perayaan, seperti hadiah Imlek 2026, makanan tradisional Imlek, hingga dekorasi rumah bernuansa merah dan […]

  • Warga Kampung Buni Asih mengeluhkan pemagaran akses jalan oleh PT Villa Desta yang diduga dilakukan tanpa musyawarah dengan masyarakat sekitar.

    Akses Jalan Warga Kp. Buni Asih Diduga Dipagari oleh PT Villa Desta

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Buni Asih mengeluhkan adanya pemagaran akses jalan yang selama ini digunakan sebagai jalur utama aktivitas masyarakat. Pemagaran tersebut diduga dilakukan oleh pihak PT Villa Desta tanpa adanya musyawarah terlebih dahulu dengan warga sekitar. Akses jalan tersebut diketahui telah digunakan warga selama bertahun-tahun untuk keperluan sekolah, bekerja, hingga distribusi hasil usaha […]

expand_less