Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Terancam Ada Hambatan! Kepbup Pilkades 2026 Belum Ditandatangani, Anggaran di 154 Desa Kabupaten Bekasi Terancam Tak Bisa Cair

Terancam Ada Hambatan! Kepbup Pilkades 2026 Belum Ditandatangani, Anggaran di 154 Desa Kabupaten Bekasi Terancam Tak Bisa Cair

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Forum BPD Kabupaten Bekasi mendesak Plt Bupati Bekasi segera menandatangani Keputusan Bupati (Kepbup) Pilkades 2026. Tanpa regulasi tersebut, pencairan anggaran Pilkades di 154 desa belum dapat dilakukan meski alokasi dana telah tersedia.

Forum BPD Kabupaten Bekasi mendesak Plt Bupati Bekasi segera menandatangani Keputusan Bupati (Kepbup) Pilkades 2026. Tanpa regulasi tersebut, pencairan anggaran Pilkades di 154 desa belum dapat dilakukan meski alokasi dana telah tersedia.

INFO CIKARANG – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi tahun 2026 terancam mengalami hambatan.

Hingga pertengahan Juli 2026, Keputusan Bupati (Kepbup) yang menjadi dasar pelaksanaan tahapan dan pencairan anggaran Pilkades disebut belum ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja.

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Bekasi. Mereka mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Kepbup agar seluruh tahapan Pilkades di 154 desa dapat berjalan sesuai jadwal.

Ketua Forum BPD Kabupaten Bekasi, H. Karno, mengatakan keterlambatan penandatanganan Kepbup membuat panitia Pilkades di desa-desa belum dapat melanjutkan sejumlah tahapan penting, terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran.

“Yang menjadi tanda tanya forum adalah kenapa Kepbup ini belum juga ditandatangani. Padahal tahapan Pilkades terus berjalan dan membutuhkan kepastian regulasi,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Menurut Karno, meskipun anggaran Pilkades telah dialokasikan, dana tersebut belum bisa dicairkan tanpa adanya dasar hukum berupa Keputusan Bupati.

“Biaya Pilkades tidak bisa turun. Mau dipaksakan seperti apa pun tidak bisa karena Kepbup belum ditandatangani. Uangnya mungkin ada, tetapi tanpa regulasi, anggaran tetap tidak dapat dicairkan. Ini yang paling krusial,” katanya.

Selain persoalan anggaran, Forum BPD juga menilai belum adanya Kepbup membuat panitia Pilkades kesulitan memperoleh pedoman resmi pelaksanaan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Karno menegaskan, apabila dalam waktu dekat Kepbup belum juga diterbitkan, pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kalau dalam minggu ini belum selesai, forum akan melakukan langkah yang lebih serius, termasuk berkoordinasi dan menyampaikan pengaduan ke Kemendagri. Forum hanya mendorong agar regulasi segera diterbitkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Serang, Saeful Mikdar, mengaku pihaknya tetap menjalankan tahapan yang memungkinkan dilakukan, seperti pendataan calon pemilih. Namun, pembahasan terkait anggaran belum dapat dilakukan karena belum adanya payung hukum.

“Kami masih menjalankan tahapan sesuai jadwal, seperti pendataan calon pemilih. Tetapi untuk yang berkaitan dengan anggaran, kami masih menunggu Kepbup ditandatangani agar memiliki dasar hukum yang jelas,” ujarnya.

Keterlambatan penerbitan Kepbup dikhawatirkan akan berdampak terhadap kelancaran pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bekasi apabila tidak segera diselesaikan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas dan warga berada di lokasi kejadian setelah seorang kru odong-odong diduga tersengat kabel listrik saat melintas di wilayah Cikarang, Selasa (2/6/2026).

    Tim Odong-Odong Tersengat Kabel Listrik Saat Melintas di Cikarang, Warga Diimbau Waspada

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang kru odong-odong dilaporkan mengalami sengatan listrik saat melintas di wilayah Cikarang pada Selasa (2/6/2026). Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi ketika rombongan odong-odong sedang melintas dan menemukan kabel yang berada di jalur perjalanan mereka. Untuk membuka akses jalan, salah seorang kru berupaya menyingkirkan kabel tersebut. Namun tidak lama setelah memegang […]

  • Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Bocah oleh Orang Tuanya di Tambun

    Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Bocah oleh Orang Tuanya di Tambun

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka di sebuah ruko kosong di Jalan Inspeksi Kalimalang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang juru parkir yang curiga melihat seorang pria memanggul bungkusan sarung hitam dan meletakkannya di lokasi tersebut. Menurut Kabid Humas Polda Metro […]

  • 21 Tahun Jadi Honorer, Karsin Tunaikan Nazar Jalan Kaki 35 Km ke Kantor Pemkab Bekasi

    21 Tahun Jadi Honorer, Karsin Tunaikan Nazar Jalan Kaki 35 Km ke Kantor Pemkab Bekasi

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah menanti selama 21 tahun, akhirnya impian Karsin (49) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terwujud. Sebagai bentuk syukur, Karsin menunaikan nazarnya dengan berjalan kaki sejauh 35 kilometer menuju Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi di Cikarang Pusat. Aksi ini dilakukan pada Selasa (25/3/2025), sehari sebelum pelantikan serentak […]

  • PCNU Bekasi Protes Kebijakan Gubernur Jabar, Sebut Bisa Rugikan Pesantren

    PCNU Bekasi Protes Kebijakan Gubernur Jabar, Sebut Bisa Rugikan Pesantren

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kritik tajam diberikan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait dengan kebijakan penyerahan ijazah secara sukarela kepada seluruh siswa tanpa syarat. Kritikan tajam ini datang dari berbagai elemen pendidikan keagamaan. Salah satu suara paling keras datang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi yang menyebut kebijakan tersebut merugikan pesantren dan berpotensi […]

  • Mayat bayi ditemukan mengapung di Kali CBL, Cibitung.

    Warga Cibitung Geger, Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Kali CBL

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat bayi yang mengapung di aliran Kali CBL, tepatnya di wilayah Desa Muktiwari, Kamis (25/12/2025). Jasad bayi tersebut ditemukan di belakang sebuah rumah makan di kawasan Muktiwari. Kondisinya diduga baru saja dilahirkan, lantaran masih terdapat tali pusar yang menempel pada tubuh bayi malang […]

  • Nyumarno memenuhi pemeriksaan KPK usai sempat absen pada panggilan pertama.

    Sempat Mangkir, Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Setelah sempat tidak hadir pada panggilan pertama, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyumarno, akhirnya memenuhi pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus ini turut menyeret Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Nyumarno terlihat mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, […]

expand_less