Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Terancam Ada Hambatan! Kepbup Pilkades 2026 Belum Ditandatangani, Anggaran di 154 Desa Kabupaten Bekasi Terancam Tak Bisa Cair

Terancam Ada Hambatan! Kepbup Pilkades 2026 Belum Ditandatangani, Anggaran di 154 Desa Kabupaten Bekasi Terancam Tak Bisa Cair

  • account_circle Admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Forum BPD Kabupaten Bekasi mendesak Plt Bupati Bekasi segera menandatangani Keputusan Bupati (Kepbup) Pilkades 2026. Tanpa regulasi tersebut, pencairan anggaran Pilkades di 154 desa belum dapat dilakukan meski alokasi dana telah tersedia.

Forum BPD Kabupaten Bekasi mendesak Plt Bupati Bekasi segera menandatangani Keputusan Bupati (Kepbup) Pilkades 2026. Tanpa regulasi tersebut, pencairan anggaran Pilkades di 154 desa belum dapat dilakukan meski alokasi dana telah tersedia.

INFO CIKARANG – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi tahun 2026 terancam mengalami hambatan.

Hingga pertengahan Juli 2026, Keputusan Bupati (Kepbup) yang menjadi dasar pelaksanaan tahapan dan pencairan anggaran Pilkades disebut belum ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja.

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Bekasi. Mereka mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Kepbup agar seluruh tahapan Pilkades di 154 desa dapat berjalan sesuai jadwal.

Ketua Forum BPD Kabupaten Bekasi, H. Karno, mengatakan keterlambatan penandatanganan Kepbup membuat panitia Pilkades di desa-desa belum dapat melanjutkan sejumlah tahapan penting, terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran.

“Yang menjadi tanda tanya forum adalah kenapa Kepbup ini belum juga ditandatangani. Padahal tahapan Pilkades terus berjalan dan membutuhkan kepastian regulasi,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Menurut Karno, meskipun anggaran Pilkades telah dialokasikan, dana tersebut belum bisa dicairkan tanpa adanya dasar hukum berupa Keputusan Bupati.

“Biaya Pilkades tidak bisa turun. Mau dipaksakan seperti apa pun tidak bisa karena Kepbup belum ditandatangani. Uangnya mungkin ada, tetapi tanpa regulasi, anggaran tetap tidak dapat dicairkan. Ini yang paling krusial,” katanya.

Selain persoalan anggaran, Forum BPD juga menilai belum adanya Kepbup membuat panitia Pilkades kesulitan memperoleh pedoman resmi pelaksanaan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Karno menegaskan, apabila dalam waktu dekat Kepbup belum juga diterbitkan, pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kalau dalam minggu ini belum selesai, forum akan melakukan langkah yang lebih serius, termasuk berkoordinasi dan menyampaikan pengaduan ke Kemendagri. Forum hanya mendorong agar regulasi segera diterbitkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Serang, Saeful Mikdar, mengaku pihaknya tetap menjalankan tahapan yang memungkinkan dilakukan, seperti pendataan calon pemilih. Namun, pembahasan terkait anggaran belum dapat dilakukan karena belum adanya payung hukum.

“Kami masih menjalankan tahapan sesuai jadwal, seperti pendataan calon pemilih. Tetapi untuk yang berkaitan dengan anggaran, kami masih menunggu Kepbup ditandatangani agar memiliki dasar hukum yang jelas,” ujarnya.

Keterlambatan penerbitan Kepbup dikhawatirkan akan berdampak terhadap kelancaran pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bekasi apabila tidak segera diselesaikan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motor dan Paket Dibawa Kabur, Kurir Ekspedisi di Tambelang Alami Kerugian Besar

    Motor dan Paket Dibawa Kabur, Kurir Ekspedisi di Tambelang Alami Kerugian Besar

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang kurir ekspedisi mengalami kejadian tidak mengenakkan saat bertugas di Kampung Pulo Tiga, Desa Banjarsari, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, pada Minggu, 6 Juli 2025. Saat hendak mengantarkan paket ke salah satu rumah warga, motor milik kurir tersebut raib dicuri bersama seluruh barang kiriman yang ada di atasnya. Peristiwa terjadi saat korban, pria […]

  • Deretan truk terlihat parkir di bahu jalan kawasan dekat PT Fajar Paper, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Kondisi ini dikeluhkan warga karena disebut memicu kemacetan dan membuat pengendara merasa kurang nyaman.

    Truk Parkir di Bahu Jalan Dekat PT Fajar Paper Dikeluhkan Warga, Pengendara Sebut Bikin Macet dan Resahkan

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pengendara membagikan keluhannya saat berada di kawasan Jalan Kampung Gardu Sawah No.1, Kalijaya, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Keluhan tersebut diunggah melalui video di akun TikTok milik Mas Agus Cikarang dan ramai mendapat perhatian warganet. Dalam video itu, terlihat deretan truk terparkir di sisi jalan menuju area PT Fajar Paper. Kondisi tersebut […]

  • Ilustrasi kawasan industri di Kabupaten Bekasi. Sekitar puluhan ribu pekerja disebut berada di ambang efisiensi akibat tekanan biaya produksi dan gejolak ekonomi global.

    Ancaman PHK Massal di Bekasi Bayangi 50 Ribu Pekerja Industri Keramik, Biaya Gas Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) skala besar kembali menghantui sektor industri di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi. Kali ini, sekitar 50.000 pekerja di sektor industri keramik dan bahan bangunan disebut berada dalam posisi rawan akibat tekanan ekonomi yang semakin berat. Ancaman tersebut muncul seiring meningkatnya biaya produksi, terutama dipicu oleh kenaikan harga […]

  • Pemuda Bekasi Timur Ditahan Polisi Usai Aniaya Ibu karena Tak Diberi Uang Rp30 Ribu

    Pemuda Bekasi Timur Ditahan Polisi Usai Aniaya Ibu karena Tak Diberi Uang Rp30 Ribu

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pemuda berinisial MI (23) ditahan aparat kepolisian setelah video penganiayaan terhadap ibunya sendiri, Meilanie (46), beredar luas di media sosial. Kejadian tersebut berlangsung di wilayah Perumahan Irigasi, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Rabu, 19 Juni 2025. Dalam rekaman kamera pengawas yang tersebar, MI terlihat menendang dan memukul korban hingga […]

  • Ngeri! Mobil di Cikarang Barat Terhempas 30 Meter Akibat Angin Puting Beliung

    Ngeri! Mobil di Cikarang Barat Terhempas 30 Meter Akibat Angin Puting Beliung

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Angin puting beliung disertai hujan deras melanda Kampung Telajung, Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Senin (17/3/2025) malam. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB ini menyebabkan kerusakan parah di puluhan rumah, satu sekolah terdampak, dan dua mobil mengalami kerusakan serius. Salah satu mobil bahkan terhempas sejauh 30 meter akibat […]

  • Gedung MTs Al Maliyah di Sukatani, Bekasi, dilaporkan nyaris roboh akibat cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang sudah lapuk.

    Diguyur Hujan Angin dan Bangunan Lapuk Dimakan Usia, Gedung MTs Al Maliyah Sukatani Kabupaten Bekasi Terancam Ambruk

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi memprihatinkan dialami Gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Maliyah Sukatani, Kabupaten Bekasi, yang dilaporkan nyaris ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang, ditambah kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia. Sekolah yang berlokasi di Kampung Elo, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi tersebut terdampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya […]

expand_less