Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Viral! Pria di Bekasi Lempar Balita ke Jalan Saat Banjir, Kini Jadi Tersangka

Viral! Pria di Bekasi Lempar Balita ke Jalan Saat Banjir, Kini Jadi Tersangka

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
  • comment 0 komentar

Pria di Bekasi Lempar Balita ke Jalan Saat Banjir. Foto:SC/Istimewa

INFO CIKARANG – Sebuah video mengejutkan beredar di media sosial, memperlihatkan seorang pria melemparkan anak balita ke tengah jalan yang tergenang banjir. Insiden ini terjadi di Perumahan Logam Bangun Setia 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Kejadian ini sontak memicu kemarahan warganet. Dalam video berdurasi 1 menit 18 detik, pria berbaju abu-abu tersebut terlihat menggiring seorang balita keluar rumah, lalu dengan kejam melemparkannya ke jalan yang banjir.

Tak berhenti di situ, pelaku kembali ke rumah dan melemparkan beberapa barang ke luar. Balita malang itu tersungkur dan menangis histeris.

Pelaku Bukan Ayah Kandung, Sudah Berulang Kali Melakukan Kekerasan

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Bekasi, Komisaris Onkoseno Grandiarso Sukahar, membenarkan kejadian tersebut. Diketahui pelaku berinisial FY, dan ternyata bukan ayah kandung dari balita berusia 2 tahun itu.

Saat kejadian, ibu korban sedang berkunjung ke rumah tetangga. Mendengar anaknya menangis, ia langsung pulang dan mendapati anaknya basah kuyup usai dilempar ke jalan banjir oleh FY.

Akibat tindakan kejam ini, korban mengalami luka di tangan kanan, tulang ekor, dan kaki.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, FY sudah berulang kali melakukan kekerasan terhadap anak dan istrinya. Pria ini dikenal berwatak temperamental dan sering melakukan KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga).

“Pernah beberapa kali juga. Untuk motifnya masih kami dalami, tapi memang FY ini dikenal temperamen. Ibunya juga sering mengalami KDRT,” ujar Komisaris Onkoseno.

FY Ditangkap dan Dijerat UU Perlindungan Anak

Tak butuh waktu lama, polisi langsung bertindak. FY ditangkap di rumahnya setelah pulang kerja, dengan didampingi Ketua RW setempat. Kini, ia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan terhadap anak.

Polisi menjerat FY dengan UU No. 14 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang ancaman hukumannya bisa sangat berat.

Kejadian ini menjadi peringatan keras terhadap kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal mengalami kekerasan serupa, jangan ragu untuk melapor ke pihak berwajib atau lembaga perlindungan anak.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas truk pengangkut material di kawasan Tegal Danas, Cikarang Pusat. DPRD Kabupaten Bekasi mengancam menutup sementara batching plant yang tetap melanggar aturan operasional.

    DPRD Bekasi Ancam Tutup Batching Plant Bandel, Warga Tegal Danas Siapkan Aksi Turun ke Jalan

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kesabaran warga Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, mulai mencapai batas. Setelah bertahun-tahun mengeluhkan debu pekat, ceceran semen, hingga material beton yang berserakan di jalan, masyarakat kini bersiap menggelar aksi damai sebagai bentuk protes terhadap aktivitas sejumlah perusahaan batching plant. Rencana aksi tersebut muncul karena warga menilai berbagai keluhan yang telah […]

  • Polemik Pagar Laut di Bekasi: Dedi Mulyadi Siap Bongkar Sertifikat Bermasalah

    Polemik Pagar Laut di Bekasi: Dedi Mulyadi Siap Bongkar Sertifikat Bermasalah

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur terpilih Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan inspeksi ke lokasi pemasangan pagar laut di kawasan Tarumajaya, tepatnya di perairan PPI Paljaya. Dalam kunjungannya, Dedi mempertanyakan legalitas pengerukan tanah dan sertifikat yang dimiliki dua perusahaan, yaitu PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) dan PT Mega Agung Nusantara, yang diketahui memasang pagar di wilayah […]

  • Pertunjukan seni tradisional Ujungan Bekasi yang kini resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

    Resmi Diakui Nasional! Ujungan Bekasi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Jadi Kebanggaan Masyarakat Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bekasi. Seni pertunjukan tradisional Ujungan Bekasi kini resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Direktorat Warisan Budaya, Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Penetapan tersebut diputuskan dalam sidang yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026) pukul 19.30 WIB dan diumumkan secara resmi sehari […]

  • Tugu Bambu Runcing di pertigaan Warung Bongkok, Cikarang Barat, yang kini masuk daftar prioritas ODCB Kabupaten Bekasi untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.

    Tugu Bambu Runcing Jadi ODCB Prioritas, Bekasi Siapkan Penetapan Cagar Budaya 2026

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tugu Bambu Runcing yang berdiri di pertigaan Warung Bongkok, Jalan Imam Bonjol, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, bukan sekadar monumen penanda jalan. Bangunan bersejarah tersebut kini resmi masuk dalam daftar lima Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) prioritas yang direncanakan akan ditetapkan sebagai cagar budaya Kabupaten Bekasi pada 2026. Secara keseluruhan, terdapat 34 […]

  • Pelanggaran DPT di Pilkada 2024 Kabupaten Bekasi, 4 TPS Direkomendasikan Gelar PSU

    Pelanggaran DPT di Pilkada 2024 Kabupaten Bekasi, 4 TPS Direkomendasikan Gelar PSU

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Bekasi mulai memunculkan sejumlah dinamika. Salah satu sorotan utama datang dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi yang mengeluarkan rekomendasi untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin. Pelanggaran yang Ditemukan Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar […]

  • Ade Kuswara Kunang menyampaikan klarifikasi usai sidang dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi, Senin (11/5/2026).

    Ade Kuswara Kunang Klarifikasi Dakwaan Rp107 Miliar: Itu Bukan Zaman Pemerintahan Saya

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang memberikan klarifikasi terkait dakwaan proyek senilai Rp107 miliar yang disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi. Dalam pernyataannya usai sidang, Ade menegaskan bahwa proyek APBD murni yang masuk dalam dakwaan tersebut bukan berasal dari masa pemerintahannya. “Saya tadi di keterangan sidang […]

expand_less