Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Said Iqbal Minta Dedi Mulyadi Hentikan Pencitraan, Soroti Polemik UMSK 2026 Jawa Barat

Said Iqbal Minta Dedi Mulyadi Hentikan Pencitraan, Soroti Polemik UMSK 2026 Jawa Barat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Said Iqbal minta Dedi Mulyadi fokus isu buruh, bukan pencitraan medsos.

Said Iqbal minta Dedi Mulyadi fokus isu buruh, bukan pencitraan medsos.

INFO CIKARANG – Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan apa yang ia sebut sebagai pencitraan di media sosial, khususnya dalam isu ketenagakerjaan.

Menurut Said, Gubernur yang akrab disapa KDM itu kerap menampilkan diri seolah berpihak pada buruh, namun kebijakan yang diambil justru dinilai merugikan pekerja.

Salah satu kebijakan yang disoroti adalah penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Jawa Barat Tahun 2026.

Said menilai, besaran UMSK yang ditetapkan tidak sesuai dengan rekomendasi para bupati dan wali kota di Jawa Barat.

“Kami meminta Dedi Mulyadi jangan pencitraan. KDM ini jangan pencitraan. Kembalikan saja SK UMSK 19 kabupaten/kota se-Jawa Barat sesuai rekomendasi bupati dan wali kotanya,” kata Said Iqbal dalam konferensi pers daring, dikutip Sabtu (3/1/2026).

Keputusan yang dipersoalkan buruh adalah Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.863-Kesra/2025 yang diteken pada 24 Desember 2025.

Dalam keputusan tersebut, UMSK hanya ditetapkan untuk 12 kabupaten/kota, padahal Jawa Barat memiliki 27 kabupaten dan kota.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri tengah menyusun revisi atas keputusan tersebut. Namun, menurut Said, revisi yang dilakukan justru memperburuk kondisi buruh.

“Revisi UMSK itu membuat buruh pabrik kecap dan pabrik roti upahnya mendekati Rp6 juta. Tapi pabrik elektronik perusahaan multinasional seperti Samsung, Epson, dan Panasonic justru upahnya lebih rendah. Ini enggak masuk akal,” tegasnya.

Said menilai, kebijakan tersebut sengaja dibuat untuk membangun kesan bahwa Gubernur Jawa Barat berpihak kepada buruh dan berupaya mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Namun, menurutnya, sikap itu hanya sebatas kamuflase.

“Seolah-olah ingin terlihat melindungi buruh, padahal kenyataannya tidak demikian,” ujarnya.

Ia juga mengkritik cara komunikasi Dedi Mulyadi yang dinilai lebih sering menggunakan media sosial ketimbang berdialog langsung dengan serikat buruh.

“Anehnya, tidak mau bertemu langsung dengan buruh, tapi lewat media sosial. Sudah cukup lah sosial medianya. Pemilu 2029 masih lama. Tidak usah pencitraan,” kata Said.

Dalam waktu dekat, KSPI bersama serikat buruh lainnya berencana kembali menggelar aksi demonstrasi di Istana Negara dan Gedung DPR RI.

Salah satu tuntutan utama adalah agar Gubernur Jawa Barat mengembalikan penetapan UMSK 2026 sesuai rekomendasi kepala daerah kabupaten dan kota.

Selain itu, KSPI juga memastikan akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung atas penetapan UMSK 2026.

Gugatan tersebut dijadwalkan didaftarkan pada 5 atau 6 Januari 2026.

Sebagai informasi, penetapan upah minimum tahun 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, dengan formula kenaikan upah berupa inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi dikalikan koefisien alfa.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat 2026 sebesar Rp2.317.601 dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) sebesar Rp2.339.995.

Ia menilai besaran tersebut sudah berada di titik tengah antara kepentingan buruh dan pengusaha.

“Kalau menurut saya ideal. Tapi bagi pengusaha mungkin dianggap terlalu mahal, bagi pekerja mungkin dianggap terlalu murah. Itu biasa. Pemerintah berada di tengah,” ujar Dedi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi driver ojek online perempuan yang sedang membawa penumpang anak. Aksi perjuangan ibu di Bandung menjadi sorotan dan viral di media sosial.

    Viral Ibu di Bandung Tetap Narik Ojol Sambil Gendong Anak, Netizen: Perjuangan yang Bikin Haru

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Viral di media sosial sebuah momen haru yang memperlihatkan perjuangan seorang ibu di Bandung yang tetap bekerja sebagai driver ojek online sambil menggendong anaknya yang masih kecil. Dalam video yang direkam oleh seorang pria, terlihat sang ibu tetap menjalankan aktivitas mencari nafkah di tengah keterbatasan. Meski harus membawa sang buah hati, ia […]

  • Petugas memberlakukan sistem one way tahap 2 presisi di Tol Jakarta–Cikampek untuk mengurai arus balik Lebaran.

    One Way Tahap 2 Presisi Resmi Dibuka, Arus Balik Lebaran Diarahkan ke Jabodetabek

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way tahap 2 presisi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Dudy Purwagandhi dari Command Center KM 29 ruas Tol Jakarta–Cikampek, Jumat (27/3/2026). Menurutnya, keputusan pemberlakuan sistem satu arah ini diambil setelah kondisi lalu lintas dinilai cukup […]

  • Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Bekasi pada Minggu (18/1/2026) mengakibatkan banjir dan genangan air di sejumlah wilayah hukum Polsek Cikarang Barat, mengganggu aktivitas warga.

    Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Kapolsek Cikarang Barat Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Bekasi pada Minggu (18/1/2026) mengakibatkan banjir dan genangan air di sejumlah wilayah Cikarang Barat. Ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga mencapai 60 sentimeter, merendam permukiman warga dan sejumlah ruas jalan utama. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, banjir terpantau terjadi di Perumahan Metland Tambun, Desa Cibuntu, […]

  • Hari Santri 2025, Santri Kabupaten Bekasi Didorong Jadi Garda Terdepan Membangun Peradaban

    Hari Santri 2025, Santri Kabupaten Bekasi Didorong Jadi Garda Terdepan Membangun Peradaban

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2025 tingkat Kabupaten Bekasi yang akan digelar pada Selasa, 22 Oktober 2025 di Plaza Pemkab Bekasi, Ketua Forum Pondok Pesantren (Ponpes) Kabupaten Bekasi, KH Suryadi Zaini, menyerukan pentingnya meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga kemerdekaan dan membangun peradaban bangsa. Menurutnya, Hari Santri tidak sekadar peringatan seremonial, tetapi […]

  • Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa roti, susu, keripik tempe, dan jeruk yang dibagikan kepada siswa SDN Karangpatri 04 Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (23/2/2026).

    Menu MBG di SDN Karangpatri 04 Pebayuran Dikeluhkan Orang Tua, Dinilai Kurang Layak untuk Siswa

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di SDN Karangpatri 04, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menuai keluhan dari sejumlah orang tua murid, Senin (23/2/2026). Mereka menilai menu yang diberikan belum mencerminkan standar gizi yang layak untuk anak sekolah dasar. Berdasarkan pantauan di lokasi, menu MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri dari roti, […]

  • Surat Cinta Buat Calon Bupati Kabupaten Bekasi

    Surat Cinta Buat Calon Bupati Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr. Wb Salam Sejahtera bagi Kita Semua. Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Atas nama Dewan Pengurus Daerah Penggiat Anti Narkoba Indonesia (DPD PANI) Kabupaten Bekasi kami mengucapkan salam persahabatan dan perkenalan kepada segenap masyarakat Bekasi. Khususnya bagi para calon kepala daerah yang saat ini tengah sibuk bertarung di Pilkada 2024. Tentunya, di […]

expand_less