Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Ismail Marjuki: Politik Uang Harus Dihindari dalam Muktamar, Rekam Jejak Calon Wajib Jadi Pertimbangan

Ismail Marjuki: Politik Uang Harus Dihindari dalam Muktamar, Rekam Jejak Calon Wajib Jadi Pertimbangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG — Kader muda Nahdlatul Ulama (NU), Ismail Marjuki, menilai praktik politik uang atau money politics harus dihindari dalam pelaksanaan Muktamar NU. Menurutnya, budaya transaksional berpotensi merusak tatanan demokrasi organisasi dan melahirkan pemimpin yang tidak amanah.

“Politik uang dalam muktamar harus dihindari karena dapat merusak tatanan demokrasi organisasi. Jangan sampai pilihan terhadap pemimpin ditentukan oleh transaksi, bukan karena kapasitas, integritas, dan rekam jejak,” ujar Ismail.

Ia menegaskan, peserta muktamar memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas forum tertinggi organisasi. Karena itu, setiap peserta diharapkan menggunakan hak pilih secara objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan sesaat.

Ismail juga mendorong peserta muktamar untuk lebih serius meneliti rekam jejak setiap calon pemimpin sebelum menentukan pilihan.

“Meneliti rekam jejak calon pemimpin adalah kunci agar kita tidak salah dalam menentukan pilihan. Jangan hanya melihat apa yang disampaikan menjelang pemilihan, tetapi lihat juga apa yang sudah dikerjakan dan bagaimana sikapnya selama ini,” katanya.

Menurut Ismail, setidaknya terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian peserta dalam menilai calon pemimpin.

Pertama, rekam karya. Peserta perlu melihat hasil kerja nyata, kontribusi, serta prestasi yang pernah dilakukan calon selama menjalankan amanah sebelumnya.

Kedua, integritas. Calon pemimpin harus memiliki rekam integritas yang baik, termasuk tidak memiliki catatan pelanggaran hukum, KKN, maupun persoalan etika yang serius.

Ketiga, latar belakang. Riwayat pendidikan, pengalaman organisasi, aktivitas sosial, serta perjalanan pengabdian calon juga penting untuk diketahui agar peserta memiliki gambaran yang utuh mengenai sosok yang akan dipilih.

Keempat, konsistensi gagasan. Gagasan yang disampaikan calon saat ini perlu dibandingkan dengan pemikiran dan tindakan yang pernah ditunjukkan sebelumnya.

“Jangan sampai gagasan yang disampaikan hanya bagus ketika menjelang muktamar. Yang lebih penting adalah apakah gagasan itu konsisten dengan sikap dan tindakan yang selama ini dijalankan,” ujar Ismail.

Lebih lanjut, Ismail melihat tantangan NU di tengah modernisme semakin kompleks. NU dituntut mampu mempertahankan tradisi keislaman dan nilai-nilai Aswaja, sekaligus tetap responsif terhadap perubahan sosial dan perkembangan zaman.

Dalam kondisi tersebut, menurutnya, budaya transaksional justru dapat menjadi ancaman bagi keberlangsungan organisasi.

“NU membutuhkan pemimpin yang lahir dari proses demokrasi yang sehat, bukan dari transaksi. Objektivitas, integritas, dan rekam jejak harus menjadi pertimbangan utama,” tegasnya.

Ia berharap Muktamar NU dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya demokrasi internal organisasi sekaligus memastikan kepemimpinan NU ke depan tetap berorientasi pada pengabdian, kemaslahatan umat, dan khitah organisasi.

“Kalau kita ingin NU tetap bermartabat dan kuat menghadapi tantangan zaman, maka proses memilih pemimpin juga harus dijaga. Jangan sampai kepentingan jangka pendek mengorbankan masa depan organisasi,” pungkas Ismail.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tawuran di Tambun Bekasi Kian Brutal: Korban Dilindas Motor oleh Pelaku

    Tawuran di Tambun Bekasi Kian Brutal: Korban Dilindas Motor oleh Pelaku

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi pengeroyokan brutal dilaporkan telah terjadi di kawasan Jalan Raya Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang menyasar seorang remaja berusia 17 tahun. Insiden ini melibatkan sekelompok pelaku yang tidak hanya menggunakan senjata tajam, tetapi juga melindas tubuh korban dengan sepeda motor. Kejadian ini menjadi sorotan karena kekerasannya yang sangat ekstrem. Kasat Reskrim […]

  • Gapura Roboh di Cikarang Utara Diduga Akibat Galian Pipa, Warga Minta Perbaikan Segera

    Gapura Roboh di Cikarang Utara Diduga Akibat Galian Pipa, Warga Minta Perbaikan Segera

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah gapura permanen yang terletak di Gang Kenanga Tiga, Perumahan Bumi Citra Lestari (BCL), Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dilaporkan roboh pada Rabu sore, 18 Juni 2025. Menurut keterangan warga di lokasi, peristiwa tersebut terjadi diduga karena adanya proyek galian pipa air bersih milik PDAM Tirta Bagasasi yang posisinya terlalu […]

  • Diterpa Angin dan Hujan Deras, Tenda dan Panggung Hajatan di Karangbahagia Roboh

    Diterpa Angin dan Hujan Deras, Tenda dan Panggung Hajatan di Karangbahagia Roboh

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Hujan dan angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Bekasi. Sebuah tenda dan panggung hajatan di Kampung Ciherang, RT 21/07, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, roboh setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (22/10/2025) sore. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba saat hujan mulai turun deras dan angin berembus cukup kuat. Tenda yang […]

  • Ade Kuswara Kunang bantah libatkan PDI Perjuangan di sidang Pengadilan Tipikor Bandung.

    Mantan Bupati Bekasi Bantah Libatkan Partai dalam Kasus Dugaan ‘Ijon Proyek’

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa pengusaha Sarjan kembali digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (15/4/2026). Dalam persidangan tersebut, mantan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang kembali dihadirkan sebagai saksi, didampingi ayahnya, HM Kunang. Bantah Libatkan Partai Ade dengan tegas membantah adanya keterkaitan antara perkara yang menjeratnya dengan PDI Perjuangan. Ia […]

  • Sejumlah warga menyaksikan situasi tawuran yang terjadi di dekat Gedung PGRI Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Minggu (10/5/2026) sore.

    Tawuran Pecah di Dekat Gedung PGRI Pebayuran Bekasi, Warga Sempat Panik

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi tawuran terjadi di dekat Gedung PGRI, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Minggu sore (10/5/2026). Bentrokan tersebut ramai menjadi perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tawuran berlangsung cukup ramai hingga membuat suasana sekitar sempat memanas. Sejumlah warga terlihat berkerumun menyaksikan kejadian tersebut dari […]

  • Berkedok Konter HP, Ruko di Babelan Ternyata Pabrik Narkoba!

    Berkedok Konter HP, Ruko di Babelan Ternyata Pabrik Narkoba!

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Sebuah ruko di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, yang tampak seperti konter HP biasa, ternyata menyimpan bisnis haram. Ruko tersebut digerebek polisi karena digunakan sebagai pabrik rumahan tembakau sintetis dengan total produksi mencapai 612 kg! Lebih lanjut, penggerebekan konter HP tersebut dilaksanakan pada 6 Januari 2025 oleh Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan dan dari penyergapan tersebut dua […]

expand_less