Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Berburu Ikan Sapu-Sapu di Kali Pasar Baru, 5 Warga Asal Kabupaten Bekasi Diamankan

Berburu Ikan Sapu-Sapu di Kali Pasar Baru, 5 Warga Asal Kabupaten Bekasi Diamankan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi aktivitas penangkapan ikan sapu-sapu di aliran kali.

Ilustrasi aktivitas penangkapan ikan sapu-sapu di aliran kali.

INFO CIKARANG — Lima warga asal Kabupaten Bekasi diamankan petugas saat melakukan aktivitas penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan Jakarta Pusat.

Penindakan dilakukan oleh Satpol PP Kecamatan Sawah Besar di aliran Kali Pasar Baru, setelah petugas menemukan adanya aktivitas yang dinilai berpotensi mencemari lingkungan.

Informasi tersebut disampaikan oleh petugas di lapangan, Darwis Silitonga, yang menyebut bahwa awalnya kegiatan tersebut terlihat seperti aktivitas memancing biasa.

Namun, setelah dilakukan pengamatan lebih lanjut, para pelaku diketahui menggunakan jaring untuk menangkap ikan dalam jumlah cukup banyak.

“Awalnya kami kira hanya memancing, tapi ternyata mereka menggunakan jaring dan langsung membersihkan ikan di lokasi,” ujarnya.

Ikan hasil tangkapan kemudian diolah di tempat dengan cara dipisahkan antara daging, kulit, dan telur sebelum dijual ke pengepul.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa hasil tangkapan tersebut rencananya akan dijual ke wilayah Cikarang, Bekasi, dengan kisaran harga daging sekitar Rp15.000 per kilogram dan telur sekitar Rp10.000 per kilogram.

Permasalahan utama dalam aktivitas ini terletak pada proses pembersihan ikan yang dilakukan langsung di bantaran kali.

Bagian jeroan ikan dibuang begitu saja ke aliran air, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan pencemaran serta potensi munculnya bau tidak sedap di lingkungan sekitar.

“Yang jadi masalah itu limbahnya dibuang langsung ke kali. Itu bisa bikin bau dan mencemari lingkungan,” jelasnya.

Petugas kemudian mengamankan lima orang tersebut untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas ekonomi, meskipun terlihat sederhana, tetap harus memperhatikan aspek kebersihan dan dampak lingkungan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Geruduk Toko Miras di Bekasi, Video Perusakan Jadi Sorotan

    Warga Geruduk Toko Miras di Bekasi, Video Perusakan Jadi Sorotan

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah video aksi perusakan sebuah toko minuman keras di Jalan Emerald, Bekasi, viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, sejumlah orang terlihat mendatangi sebuah ruko yang diketahui menjual minuman beralkohol. Aksi itu diduga terjadi karena keresahan warga setempat terhadap keberadaan toko tersebut. Dalam video berdurasi beberapa menit itu, terlihat seorang pria dengan […]

  • Fakta Unik Plat Nomor Bekasi: Dari ‘T’ ke ‘B’, kok Bisa Berubah?

    Fakta Unik Plat Nomor Bekasi: Dari ‘T’ ke ‘B’, kok Bisa Berubah?

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa plat nomor kendaraan di Kabupaten Bekasi menggunakan huruf “B”, padahal wilayah ini masuk dalam Provinsi Jawa Barat? Nah, ternyata plat nomor kendaraan di Bekasi dulu tidak selalu “B”, melainkan pernah menggunakan huruf “T”, lho! Menurut Endra Kusnawan, penulis buku Sejarah Bekasi Sejak Peradaban Buni Hingga Wayah Gini, perubahan […]

  • Judi Online Mengancam Masa Depan! Kejari Kabupaten Bekasi Beri Peringatan Keras

    Judi Online Mengancam Masa Depan! Kejari Kabupaten Bekasi Beri Peringatan Keras

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi mengingatkan para pelajar untuk menjauhi judi daring yang semakin marak di Indonesia. Selain merusak masa depan, praktik ilegal ini juga membawa konsekuensi hukum yang berat. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMPN 4 Tambun Selatan, Selasa (25/2/2025). Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dari […]

  • Petugas Diskominfosantik Kabupaten Bekasi melakukan pengelolaan layanan teknologi informasi guna mendukung sistem digital di lingkungan perangkat daerah.

    Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Genjot Layanan Helpdesk TIK, Respon Keluhan Teknologi Makin Cepat

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong percepatan layanan digital di lingkungan pemerintahan. Salah satunya lewat penguatan layanan Helpdesk TIK yang dikelola oleh Diskominfosantik. Layanan ini menjadi jalur utama bagi perangkat daerah untuk menyampaikan kebutuhan maupun kendala terkait teknologi informasi. Mulai dari aplikasi, jaringan, hingga pengelolaan data, semuanya ditangani dalam satu sistem terpadu. Kepala […]

  • Terbongkar! Pelaku Pembunuhan di Cibarusah Ternyata Simpan Jasad di Septictank

    Terbongkar! Pelaku Pembunuhan di Cibarusah Ternyata Simpan Jasad di Septictank

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pembunuhan Sri Pujiyanti (22), seorang penagih utang di Kabupaten Bekasi, semakin mengungkap fakta mengejutkan. Polisi tidak hanya menemukan jasad Sri, tetapi juga menemukan kerangka manusia di dalam septictank rumah pelaku di Kampung Cikeronjo, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Mustofa, mengungkapkan bahwa jasad kedua ini terungkap setelah pihak […]

  • TPST Bantar Gebang menghadapi tekanan serius akibat kapasitas yang semakin terbatas.

    Daya Tampung Kian Kritis, Penanganan Sampah Jakarta Didorong Fokus dari Sumbernya

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dinilai semakin mengkhawatirkan seiring menipisnya daya tampung. Upaya penanganan longsor yang selama ini dilakukan dianggap belum menyentuh persoalan mendasar karena masih bersifat reaktif dan sementara. Langkah-langkah seperti perbaikan dinding penahan, pembangunan turap, hingga pemindahan tumpukan sampah saat longsor terjadi dinilai tidak lagi efektif di […]

expand_less