Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Viral Modus Tukar Uang Receh di Cikarang Selatan, Pelaku Diduga Lakukan Pengancaman ke Karyawan

Viral Modus Tukar Uang Receh di Cikarang Selatan, Pelaku Diduga Lakukan Pengancaman ke Karyawan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi aksi dugaan penipuan dengan modus tukar uang receh yang terjadi di wilayah Sukaresmi, Cikarang Selatan.

Ilustrasi aksi dugaan penipuan dengan modus tukar uang receh yang terjadi di wilayah Sukaresmi, Cikarang Selatan.

INFO CIKARANG – Warga Cikarang diimbau lebih waspada setelah muncul informasi dugaan modus penipuan berkedok tukar uang receh yang terjadi di wilayah Sukaresmi, Cikarang Selatan, pada Minggu, (24/5/2026).

Dalam informasi yang beredar di media sosial, disebutkan dua orang pelaku mendatangi sebuah tempat usaha pada malam hari dengan menawarkan uang receh untuk ditukarkan.

Agar dipercaya, pelaku disebut membawa nama sejumlah tukang parkir dan pedagang di sekitar lokasi seperti tukang bakso hingga minimarket.

Namun situasi mulai memanas ketika pihak karyawan mencoba menghitung ulang jumlah uang receh yang dibawa pelaku.

Korban menyebut pelaku justru marah-marah dan diduga melakukan pengancaman saat uang tersebut hendak diperiksa kembali.

Akibat situasi yang mencekam dan kondisi sekitar lokasi yang sudah sepi pada malam hari, para karyawan disebut sempat ketakutan dan tidak berani keluar dari tempat usaha.

Peristiwa tersebut kini ramai diperbincangkan warga sebagai bentuk kewaspadaan agar modus serupa tidak kembali memakan korban lain, khususnya di wilayah Cikarang dan sekitarnya.

Warga pun diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap orang tak dikenal yang menawarkan jasa penukaran uang dalam jumlah besar, terutama saat kondisi toko sepi atau malam hari.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera menghubungi aparat keamanan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal atau intimidasi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Warga Kampung Cicadas, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi masih hidup dalam ketakutan. Longsor yang terjadi sejak tahun 2020 tak kunjung ditangani dan malah semakin meluas. Bencana ini bukan hanya sekadar merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. Bahkan, beberapa rumah sudah rubuh terbawa longsor, sementara rumah lainnya mengalami retakan parah. Maskun […]

  • Ilustrasi garis polisi. Seorang pemilik warung makan di Pasar Induk Cibitung menjadi korban dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak buahnya sendiri.

    Bos Warung Makan di Pasar Induk Cibitung Diduga Dianiaya Anak Buah Saat Tertidur, Polisi Selidiki Motif

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Peristiwa dugaan penganiayaan terhadap seorang pemilik warung makan menggegerkan kawasan Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi. Korban yang merupakan seorang wanita diduga menjadi sasaran kekerasan yang dilakukan oleh anak buahnya sendiri pada Rabu (24/6/2026) dini hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat korban sedang tertidur di warung […]

  • Skandal Korupsi BBM: Negara Rugi Rp193 Triliun, Ini Modusnya!

    Skandal Korupsi BBM: Negara Rugi Rp193 Triliun, Ini Modusnya!

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak kembali mencuat dengan angka kerugian negara yang fantastis. Rp193,7 triliun! Ya, angka ini adalah perhitungan sementara dari dugaan praktik korupsi yang terjadi selama periode 2018-2023. Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Harli Siregar, angka tersebut masih bisa bertambah seiring penyelidikan yang terus berjalan. […]

  • Kobaran api melahap Gedung Ramayana Pasar Baru Cikarang di Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Minggu malam.

    Kebakaran Hebat Hanguskan Gedung Ramayana Pasar Baru Cikarang, Api Membesar Saat Magrib

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kebakaran hebat melanda Gedung Ramayana di kawasan Pasar Baru Cikarang, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Minggu, 17 Mei 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan melahap sebagian bangunan pusat perbelanjaan yang dikenal sebagai salah satu ikon belanja masyarakat Cikarang tersebut. Dalam sejumlah video yang […]

  • KPK dalami dugaan aset tak tercantum dalam LHKPN mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

    KPK Dalami Dugaan Aset Ridwan Kamil di Luar LHKPN

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan keberadaan sejumlah aset milik mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang tidak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Aset-aset tersebut diduga berupa properti yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk di dalam dan luar negeri. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik telah mendeteksi […]

  • Tukang tambal ban diduga tertipu rekrutmen Polri hingga Rp1,1 miliar.

    Tukang Tambal Ban di Bekasi Diduga Jadi Korban Penipuan Masuk Polri, Rugi Rp1,1 Miliar

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harapan seorang ayah sederhana di Kota Bekasi untuk melihat anaknya mengenakan seragam Polri justru berujung pahit. Josman Sinaga (55), tukang tambal ban di kawasan Rawa Panjang, diduga menjadi korban penipuan rekrutmen Polri setelah menyerahkan uang hingga Rp1,1 miliar kepada seorang perempuan yang mengaku advokat. Josman mengungkapkan, uang tersebut diberikan karena terlapor menjanjikan […]

expand_less