Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Wanti-wanti Ade Kuswara Kunang Saat Menjabat, Dedi Mulyadi: Berkali-kali Saya Ingatkan Jauhi Korupsi

Wanti-wanti Ade Kuswara Kunang Saat Menjabat, Dedi Mulyadi: Berkali-kali Saya Ingatkan Jauhi Korupsi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 21 Des 2025
  • comment 0 komentar

Dedi Mulyadi akui sudah berulang kali ingatkan Bupati Bekasi soal korupsi.

INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali mengingatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang agar menjalankan pemerintahan sesuai prinsip kepatutan dan menjauhi praktik korupsi.

Pernyataan itu disampaikan Dedi menanggapi penetapan Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka kasus dugaan suap ijon proyek oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dedi menegaskan, peringatan tersebut bukan baru sekali disampaikan, melainkan dilakukan dalam berbagai kesempatan pertemuan.

“Selama ini kalau saya bertemu dia selalu ngingetin, tidak boleh ada hal-hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kepatutan,” ujar Dedi kepada awak media di GBI Baranangsiang, Kota Bandung, Kamis (19/12/2025) malam.

Dedi yang akrab disapa KDM mengatakan, setiap kali ia mengingatkan, Ade Kuswara Kunang selalu memberikan jawaban yang meyakinkan.

Ade, kata Dedi, berulang kali menyatakan tidak melakukan tindakan yang menyimpang dari aturan.

“Saya selalu ngingetin sama dia. Dia selalu mengatakan, enggak ada, Pak,” tutur Dedi.

Namun demikian, Dedi menilai kasus hukum yang kini menjerat Bupati Bekasi berada di luar pengetahuan dan kendalinya.

Ia menegaskan, peristiwa tersebut tidak sejalan dengan apa yang selama ini ia sampaikan kepada Ade.

“Tapi kalau sekarang terjadi ya di luar apa yang saya sampaikan selama ini pada Bupati,” tegasnya.

Dedi juga menyatakan keprihatinannya atas kasus tersebut, mengingat jabatan kepala daerah merupakan amanah besar yang melekat dengan tanggung jawab moral dan hukum.

Ia menilai, peristiwa ini seharusnya menjadi refleksi serius bagi seluruh kepala daerah di Jawa Barat.

Lebih lanjut, Dedi meminta agar kasus yang menjerat Bupati Bekasi menjadi pelajaran bersama, khususnya bagi para kepala daerah lainnya di Jawa Barat, agar tetap konsisten menjalankan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Yang lainnya, tidak boleh lagi terjadi di Jawa Barat. Semua orang harus konsisten pada upaya-upaya untuk melaksanakan pemerintahan secara baik,” katanya.

Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek infrastruktur.

Dalam perkara tersebut, KPK juga menetapkan ayah Ade Kuswara serta pihak swasta sebagai tersangka.

Total dana yang diduga terkait dengan perkara ini mencapai belasan miliar rupiah.

Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah di Jawa Barat yang tersandung perkara korupsi, sekaligus menjadi sorotan tajam terhadap tata kelola pemerintahan daerah dan integritas pejabat publik.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaringan Narkoba Rumahan di Bekasi Terungkap, Barang Bukti Capai Lebih dari Rp1,3 Miliar

    Jaringan Narkoba Rumahan di Bekasi Terungkap, Barang Bukti Capai Lebih dari Rp1,3 Miliar

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kegiatan ilegal berupa produksi dan peredaran narkotika skala rumahan telah ditemukan beroperasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Aktivitas tersebut terungkap dalam rangkaian operasi selama lebih dari sebulan oleh aparat kepolisian dari Polres Metro Bekasi. Selama operasi yang dilakukan antara 12 April hingga 16 Mei 2025, sejumlah barang bukti berupa narkotika dan […]

  • Banjir memaksa SMP Negeri 4 Cikarang Barat mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke sistem daring.

    Banjir Genangi SMPN 4 Cikarang Barat, Ribuan Siswa Belajar dari Rumah

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 4 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, terpaksa dialihkan ke sistem pembelajaran daring setelah banjir merendam lingkungan sekolah sejak Minggu (18/1/2026). Genangan air akibat hujan deras yang turun selama dua hari berturut-turut membuat hampir seluruh area sekolah terdampak. Ketinggian air bervariasi, mulai dari sekitar 30 sentimeter di area […]

  • Sebanyak 132 karyawan PT Multistrada Arah Sarana Tbk menggelar aksi protes di depan gerbang pabrik di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi

    Ratusan Buruh PT Multistrada Arah Sarana Gelar Aksi Protes di Cikarang Timur, Tolak Kebijakan PHK

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebanyak 132 karyawan PT Multistrada Arah Sarana Tbk dari bagian logistik menggelar aksi protes di depan gerbang pabrik yang berlokasi di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Selasa malam, 5 Mei 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan perusahaan terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dinilai tidak transparan. Dalam aksi itu, […]

  • Jelang Nataru, Jalan Inspeksi Kalimalang masih minim penerangan.

    Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Jalan Inspeksi Kalimalang Masih Gelap

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026, kondisi Jalan Inspeksi Kalimalang di Kabupaten Bekasi masih minim penerangan. Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut dilaporkan tidak berfungsi, membuat ruas jalan tampak gelap pada malam hari. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna, menjelaskan kerusakan PJU di Jalan Inspeksi Kalimalang […]

  • Jalan Imam Bonjol tetap tergenang meski lebih dari satu dekade berlalu.

    Enam Kali Ganti Bupati, Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat Tetap Jadi Langganan Banjir

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sudah lebih dari satu dekade berlalu, namun persoalan banjir di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, tak kunjung menemukan ujung. Sejak 2014 hingga penghujung 2025, jalan utama yang menjadi salah satu akses vital di wilayah tersebut masih rutin terendam air setiap kali hujan turun. Kondisi ini kembali menuai keluhan dari […]

  • Banjir besar akhir Januari 2026 memaksa 15.335 warga Kabupaten Bekasi mengungsi. BPBD mencatat warga tersebar di sejumlah titik pengungsian aman.

    Banjir Kabupaten Bekasi Per 30 Januari 2026: BPBD Catat 15.335 Warga Mengungsi di 21 Titik Pengungsian

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Banjir besar yang melanda Kabupaten Bekasi pada akhir Januari 2026 memaksa 15.335 jiwa warga terdampak banjir mengungsi ke sejumlah lokasi aman. Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pada Jum’at, 30 Januari 2026. Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, ribuan warga tersebut terdampak banjir […]

expand_less