Didatangi 3 Wanita Berbahasa Asing, Pedagang Sayur di Cibarusah Kehilangan Rp2 Juta, CCTV Jadi Petunjuk
- account_circle Admin
- calendar_month Sab, 20 Jun 2026
- comment 0 komentar

Tiga wanita berpakaian gamis hitam terekam CCTV berada di sekitar lokasi sebelum uang milik pedagang sayur di Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, dilaporkan hilang.
INFO CIKARANG – Dugaan aksi pencurian yang disebut bermodus hipnotis menghebohkan warga Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.
Seorang pedagang sayur mengaku kehilangan uang tunai sekitar Rp2 juta setelah didatangi tiga wanita berpakaian gamis hitam di kawasan ruko depan SDN Wibawamulya 01, Jumat 19 Juni 2026.
Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, ketiga wanita tersebut datang dari arah Kampung Tegal Panjang dan berjalan menuju deretan ruko yang berada di depan sekolah.
Sebelum masuk ke toko sayur, mereka sempat mendatangi sebuah konter telepon seluler yang berada di lokasi.
Penjaga konter mengaku sempat kebingungan saat melayani ketiga wanita tersebut karena mereka berbicara menggunakan bahasa asing.
“Mereka sempat berbicara menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab. Saya tidak mengerti apa yang mereka tanyakan, jadi hanya menjawab seperlunya saja,” ujar penjaga konter.
Setelah beberapa menit berada di konter, ketiga wanita itu kemudian berpindah ke toko sayur yang berada tepat di sampingnya.
Dua orang masuk ke dalam toko, sementara seorang lainnya terlihat berdiri di bagian depan.
Saat itu kondisi toko sedang cukup ramai karena beberapa pembeli datang secara bersamaan.
Situasi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Korban mengaku baru menyadari uangnya hilang saat hendak menutup toko sekitar pukul 20.21 WIB.
“Pas mau tutup toko dan menghitung hasil penjualan, saya kaget karena uang yang disimpan di laci sudah tidak ada. Setelah dihitung, jumlah yang hilang sekitar dua juta rupiah,” ungkap korban.
Merasa ada kejanggalan, korban kemudian meminta bantuan pemilik konter telepon seluler di sebelahnya untuk memeriksa rekaman CCTV.
Dari rekaman tersebut terlihat tiga wanita berpakaian gamis hitam dan mengenakan penutup wajah berada di sekitar lokasi sebelum uang korban dinyatakan hilang.
“Awalnya saya tidak curiga sama sekali. Tapi setelah uang hilang dan melihat CCTV, ternyata memang ada tiga perempuan yang mondar-mandir di sekitar toko sebelum kejadian,” katanya.
Meski demikian, hingga kini korban belum dapat memastikan apakah hilangnya uang tersebut merupakan aksi pencurian dengan modus hipnotis atau akibat kelengahan saat toko sedang ramai pembeli.
Rekaman CCTV kini menjadi petunjuk awal yang diharapkan dapat membantu mengungkap kronologi pasti kejadian tersebut.
Warga pun diimbau untuk lebih waspada, terutama para pemilik usaha yang menyimpan uang tunai di area kasir dan melayani banyak pelanggan dalam waktu bersamaan.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar