Ngaku Mau Kasih Sembako, Nenek di Bekasi Kehilangan Rp140 Juta! Diduga Jadi Korban Modus Hipnotis
- account_circle Admin
- calendar_month Ming, 21 Jun 2026
- comment 0 komentar

Ilustrasi aksi dugaan hipnotis yang menimpa seorang nenek di Bekasi Barat. Korban kehilangan uang dan emas senilai Rp140 juta setelah didatangi wanita tak dikenal yang mengaku hendak memberikan sembako.
INFO CIKARANG – Aksi kejahatan dengan modus yang diduga hipnotis kembali terjadi di wilayah Bekasi.
Kali ini korbannya adalah seorang nenek yang kehilangan uang dan perhiasan dengan total kerugian mencapai Rp140 juta setelah didatangi seorang wanita tak dikenal.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Bintara 12 RT 03 RW 09, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu 21 Juni 2026 siang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban baru saja pulang dari RSUD Kota Bekasi.
Di depan rumah sakit, korban bertemu dengan seorang wanita yang tidak dikenalnya.
Pelaku kemudian mengajak korban mengobrol hingga akhirnya keduanya diketahui menaiki angkutan umum yang sama untuk pulang.
Dalam perjalanan, pelaku terus menjalin komunikasi dengan korban dan bahkan sempat meminta nomor telepon.
Situasi tersebut membuat korban merasa nyaman dan tidak menaruh curiga terhadap wanita tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga turun dari angkot bersama korban dan ikut berjalan menuju rumah korban.
Menurut keterangan warga sekitar, keberadaan pelaku di rumah korban tidak menimbulkan kecurigaan karena keduanya terlihat berbincang akrab layaknya kerabat atau teman lama.
“Warga mengira wanita itu masih saudara korban karena mereka terlihat ngobrol santai dan masuk rumah bersama,” ungkap seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut.
Sesampainya di rumah, pelaku diduga mengatakan ingin memberikan bantuan sembako kepada korban.
Dalam situasi tersebut, korban diduga diminta menunjukkan sejumlah barang dan tempat penyimpanan di dalam rumah.
Tak lama kemudian, pelaku berpamitan meninggalkan rumah. Bahkan korban disebut sempat mengantar wanita tersebut hingga ke jalan raya tanpa merasa ada hal yang janggal.
Namun setelah kembali ke dalam rumah, korban mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres.
Saat memeriksa barang-barang miliknya, korban mendapati sejumlah emas dan uang tunai telah hilang. Setelah dihitung, total kerugian yang dialami mencapai sekitar Rp140 juta.
Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian warga sekitar karena diduga berkaitan dengan modus hipnotis yang kerap menyasar lansia dan masyarakat yang sedang berada dalam kondisi lengah.
Meski demikian, pihak berwenang biasanya tetap melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah kejadian tersebut murni akibat hipnotis, manipulasi psikologis, atau modus pencurian dengan pendekatan sosial lainnya.
Warga pun diimbau untuk lebih waspada terhadap orang asing yang tiba-tiba mengajak berbincang, menawarkan bantuan, atau berusaha masuk ke dalam rumah dengan berbagai alasan.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar